Percepat Pemerataan Akses Air Bersih di Jakarta, PAM JAYA Hadirkan IPA Terbesar Se-ASEAN

Kompas.com - 07/05/2025, 13:04 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Jaya ( PAM JAYA) resmi menghadirkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, yang merupakan fasilitas pengolahan air terbesar di Asia Tenggara.

Peresmian pengolahan air tersebut dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai bagian dari Program Prioritas 100 Hari Gubernur untuk memperluas cakupan air minum perpipaan di ibu kota.

Pada kesempatan itu, ia menyatakan bahwa seluruh kebutuhan air bersih warga DKI Jakarta ditargetkan terpenuhi pada 2029.

"Tahun 2029, semua kebutuhan air di Jakarta bisa terpenuhi, termasuk pipanisasi. Sekarang sudah 70 persen lebih (cakupan layanan air bersih), sehingga ini menjadi tantangan bagi kita semua," ujar Pramono Anung melalui siaran persnya, Selasa (6/5/2025).

Baca juga: Pramono Resmikan Transport Hub Dukuh Atas, Perintahkan Integrasi Transportasi

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan air tidak bergantung pada satu sumber.

"Sudah saya sampaikan kepada Direktur Utama (Dirut) PAM JAYA agar jangan bergantung hanya pada satu titik," tegas Pramono Anung.

Dirut PAM JAYA, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa pembangunan IPA Buaran III merupakan salah satu dari delapan program prioritas perusahaan.

“IPA Buaran III adalah wujud nyata komitmen kami untuk mempercepat pemerataan layanan air minum, sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan di Jakarta,” ucapnya.

IPA Buaran III dibangun sejak April 2023 dan rampung pada April 2025. Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektar (ha) dengan kapasitas produksi mencapai 3.000 liter per detik dan volume reservoir sebesar 39.400 meter kubik (m3).

Baca juga: Aturan ASN Jakarta Naik Transportasi Umum: Ojol Panen Order, Jalanan Tetap Macet

Dengan kapasitas tersebut, IPA Buaran III diproyeksikan melayani hingga 31 kelurahan di wilayah timur Jakarta.

Tahap awal: layani 42.000 potensi pelanggan baru

Pada tahap awal operasional, IPA Buaran III akan menyuplai air sebesar 600 liter per detik untuk wilayah Kecamatan Kramat Jati (tujuh kelurahan) dan Makasar (lima kelurahan).

Suplai tersebut mencakup sekitar 42.052 potensi pelanggan baru, terutama di area Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu.

Selain itu, IPA juga memperkuat pasokan air di wilayah bertekanan rendah, seperti Halim, Pasar Rebo, Kiwi, dan Matraman.

Arief menambahkan bahwa manfaat dari suplai awal ini sudah mulai dirasakan masyarakat.

Baca juga: Tarif Listrik 5–11 Mei 2025, Biaya Per kWh Semua Golongan Pelanggan

“Pelanggan eksisting di wilayah low supply kini bisa menikmati air mengalir 24 jam. Kami juga mengundang 50 perwakilan pelanggan baru dari Cipinang Melayu yang kini menjadi bagian dari 27.015 penerima manfaat IPA Buaran III,” jelasnya.

Teknologi densadeg pertama di Asia Tenggara

Selain kapasitas besar, IPA Buaran III juga menjadi pionir dalam penerapan teknologi pengolahan air canggih, yakni Densadeg. Teknologi ini merupakan yang pertama digunakan di Indonesia dan Asia Tenggara.

Densadeg memungkinkan pengolahan air bisa dilakukan lebih cepat dan efisien dengan menggunakan lahan lebih kecil dibanding teknologi konvensional.

Sistem tersebut mampu mengolah air dengan kekeruhan tinggi hingga 4.000 nephelometric turbidity unit (NTU) tanpa mengurangi kapasitas produksi, melampaui kemampuan IPA eksisting di Jakarta.

Baca juga: 4 Cara Merebus Telur agar Matang Sempurna, Langsung Rendam Air Es

“Teknologi ini menjadi keunggulan strategis dalam mengelola sumber daya air yang terbatas. Ini adalah lompatan besar dalam efisiensi pengolahan air minum di Jakarta,” tegas Arief.

PAM JAYA menargetkan perluasan layanan IPA Buaran III secara bertahap hingga 2029.

Wilayah tambahan yang akan dijangkau meliputi Kecamatan Cipayung (sembilan kelurahan), Ciracas (lima kelurahan), dan Pasar Rebo (lima kelurahan).

Tak hanya IPA Buaran III, PAM JAYA juga menjalankan berbagai program prioritas lain, seperti:

  • Pembangunan reservoir komunal di Tambora dan Gandaria Utara
  • Pemasangan 20.000 sambungan rumah baru
  • Program Kartu Air Sehat (KAS)
  • Sanitasi Prima (penyedotan septic tank gratis)
  • Bantuan tandon air
  • Distribusi water purifier
  • Program Layanan Terbaik 1 Jam

Dengan berbagai inisiatif tersebut, PAM JAYA terus mendorong percepatan pemerataan layanan air bersih yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta.

Terkini Lainnya
PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM Jaya
Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

PAM Jaya
PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM Jaya
Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

PAM Jaya
Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

PAM Jaya
Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

PAM Jaya
Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

PAM Jaya
Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

PAM Jaya
Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

PAM Jaya
Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

PAM Jaya
Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

PAM Jaya
Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

PAM Jaya
Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

PAM Jaya
Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

PAM Jaya
PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM Jaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com