Reservoir Komunal, Langkah PAM JAYA Menuju 100 Persen Akses Air Bersih

Kompas.com - 26/03/2025, 19:05 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta bersama Perumda Air Minum Jaya (PAM JAYA) terus berupaya meningkatkan akses air minum perpipaan bagi warga Jakarta.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membangun reservoir komunal, yang diharapkan mampu memperluas cakupan layanan air bersih hingga 100 persen pada 2030.

Dua reservoir komunal baru telah resmi dioperasikan di Rusun Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), dan Gandaria Utara, Jakarta Selatan (Jaksel). Untuk diketahui, kedua reservoir ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Gubernur DKI Jakarta, Pramono Agung.

Baca juga: Pemkot Tangsel Tiadakan Mudik Gratis Lebaran 2025, Anggaran Dialihkan ke Program Prioritas

Distribusi air yang lebih merata

Selama ini, beberapa wilayah di Jakarta menghadapi kendala dalam distribusi air bersih, terutama akibat tekanan air yang rendah dan lokasi yang jauh dari area produksi.

Untuk mengatasi hal tersebut, PAM JAYA membangun Reservoir Komunal Tambora dengan kapasitas 690 meter kubik (m³) dan debit 28 liter per detik (Lps) yang bersumber dari pipa 600 mililiter (mm) di Jalan Prof Dr Latumenten.

Infrastruktur itu akan menyuplai 970 sambungan rumah (SR) di empat RW di Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat. Proyek ini rampung dalam waktu sembilan bulan dengan total investasi sebesar Rp 11 miliar.

Sementara itu, Reservoir Komunal Gandaria Utara memiliki kapasitas 300 m³ dengan debit 24 Lps dan sumber air dari pipa 800 mm di Jalan Margaguna Raya.

Baca juga: Warga Bantul Terjepit Tembok Saat Perbaiki Pipa, Dievakuasi Damkar

Reservoir tersebut dibangun dalam waktu delapan bulan dengan investasi Rp 8 miliar, yang akan melayani 1.397 SR di 10 RW Gandaria Utara dan 1 RW Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jaksel.

Secara keseluruhan, kedua reservoir tersebut akan mensuplai 2.367 SR, menjadi solusi konkret bagi warga yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih secara optimal.

Gubernur Jakarta: meningkatkan kualitas hidup warga

Peresmian reservoir itu disambut baik oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dia menegaskan pentingnya proyek ini dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pramono mengatakan, dengan pembangunan reservoir komunal, pihaknya tidak hanya memperluas akses air bersih, tetapi juga menciptakan solusi jangka panjang yang akan berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan warga Jakarta.

"Saya mengapresiasi PAM JAYA atas dedikasi dan inovasi yang telah dihadirkan,” ujar Pramono dalam keterangan persnya, Rabu (26/3/2025).

Baca juga: Hiace Transport, Solusi Sewa Hiace Jakarta Nyaman dan Tepercaya

Inovasi dan program pendukung PAM JAYA

Selain pembangunan reservoir, PAM JAYA juga menghadirkan berbagai program lain untuk mendukung akses air bersih yang lebih merata, di antaranya:

  • Program Kartu Air Sehat (KAS) bagi pelanggan kategori rumah tangga sederhana, dengan tarif khusus mulai dari Rp 1.000 per m³.
  • Distribusi 1.000 tandon air gratis untuk pelanggan prioritas, dengan 358 tandon telah terdistribusi hingga Maret 2025.
  • Program Sanitasi Prima, kolaborasi dengan PALJAYA, yang memberikan layanan sedot septic tank gratis bagi 3.000 pelanggan.
  • Pemasangan 12 unit Water Purifier berbasis Reverse Osmosis dan UV di fasilitas umum, termasuk di Rusun Tambora.
  • Proyek SPAM Buaran III, yang akan diresmikan pada April 2025, dengan kapasitas 3.000 m³ untuk melayani 250.000 pelanggan di lima kecamatan di Jakarta Timur. 

Menuju Jakarta dengan 100 persen akses air bersih

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menegaskan, PAM JAYA akan terus berkomitmen menyediakan layanan air minum berkualitas bagi seluruh warga Jakarta melalui berbagai program inovatif.

“Pembangunan reservoir komunal di Tambora dan Gandaria Utara adalah langkah penting untuk memastikan suplai air yang merata, terutama di wilayah dengan tekanan rendah,” ucapnya.

PAM JAYA, lanjut Arief, juga meluncurkan program Kartu Air Sehat (KAS), bantuan tandon air gratis, serta Sanitasi Prima untuk meningkatkan akses dan kualitas air serta sanitasi di Jakarta.

Baca juga: Pemerintah Benahi Kawasan Permukiman dan Sanitasi, Segini Dananya

Ia mengungkapkan, inovasi water purifier dan proyek SPAM Buaran III memperkuat upaya PAM JAYA dalam mencapai 100 persen cakupan layanan air pada 2030.

“Semua program ini mendukung kualitas hidup dan kesehatan warga Jakarta. Terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi ini,” ujar Arief.

Dengan inovasi-inovasi yang terus dikembangkan, PAM JAYA diharapkan dapat terus menjadi penyedia layanan air minum yang andal, mendukung kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jakarta.

Terkini Lainnya
PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM Jaya
Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

PAM Jaya
PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM Jaya
Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

PAM Jaya
Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

PAM Jaya
Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

PAM Jaya
Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

PAM Jaya
Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

PAM Jaya
Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

PAM Jaya
Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

PAM Jaya
Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

PAM Jaya
Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

PAM Jaya
Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

PAM Jaya
Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

PAM Jaya
PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM Jaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com