Angkutan Lebaran 2025 Sukses, KAI Layani 4,7 Juta Pelanggan dan Catat Ketepatan Waktu Hampir Sempurna

Kompas.com - 14/04/2025, 13:09 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat keberhasilan dalam menyelenggarakan Angkutan Lebaran 2025

Sepanjang periode 21 Maret hingga 11 April 2025, KAI melayani 4.707.628 pelanggan kereta api jarak jauh (KA JJ) maupun lokal di wilayah operasional Jawa dan Sumatera.

Dalam periode 22 hari tersebut, KAI menyediakan 4.591.510 tempat duduk, terdiri dari 3.443.832 seat untuk kereta api jarak jauh dan 1.147.678 seat untuk kereta lokal. 

Tingkat okupansi KA JJ mencapai 114 persen, dengan 3.915.546 pelanggan. 

Sementara itu, KA lokal digunakan oleh 792.082 pelanggan, dengan tingkat okupansi 69 persen.

Baca juga: Microsoft Tutup Skype, Pelanggan Ini Tuntut Uangnya Dikembalikan

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, volume pelanggan tertinggi terjadi saat arus balik pada 2 April 2025, dengan total 274.313 pelanggan.

“Dari jumlah itu, 223.348 merupakan pengguna KA JJ dan 50.965 pelanggan KA lokal. Peningkatan ini didukung kebijakan pemerintah terkait work from anywhere (WFA) hingga 8 April,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (14/4/2025).

Puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025, dengan total 215.561 pelanggan.

Adapun jumlah total tersebut terdiri dari 183.923 pengguna KA jarak jauh dan 31.638 pengguna KA lokal. Tingkat okupansi mencapai 102 persen.

Baca juga: Terdampak Efisiensi Anggaran, Okupansi Hotel di Jateng Turun 15 Persen Selama Libur Lebaran

Selama masa Angkutan Lebaran, stasiun dengan jumlah pelanggan naik tertinggi antara lain:

  • Pasar Senen – 392.118 penumpang
  • Gambir – 274.730 penumpang
  • Yogyakarta – 193.943 penumpang
  • Surabaya Gubeng – 142.445 penumpang
  • Surabaya Pasar Turi – 131.745 penumpang
  • Purwokerto – 131.433 penumpang
  • Semarang Tawang – 125.064 penumpang
  • Semarang Poncol – 125.052 penumpang
  • Bekasi – 124.518 penumpang
  • Bandung – 117.665 penumpang

Sementara itu, untuk kereta lokal, stasiun favorit pelanggan mencakup Sukabumi, Padang, Bogor, Jember, Pariaman, Solo Balapan, Cianjur, Air Tawar, Semarang Tawang, dan Medan.

Hingga Jumat (11/4/2025) pukul 24.00 WIB, sebanyak 755.137 pelanggan telah tiba di wilayah Daop 1 Jakarta dari total 902.715 pelanggan yang sebelumnya berangkat. 

Hal tersebut menunjukkan masih ada pelanggan yang akan kembali ke Jakarta dalam beberapa hari setelah Lebaran, terutama dari kota-kota seperti Bandung, Yogyakarta, Purwokerto, Semarang, Surabaya, dan Malang.

Kinerja ketepatan waktu KAI pun meningkat selama periode ini. KAI menjalankan total 9.736 perjalanan KA, termasuk kereta reguler dan tambahan. 

Ketepatan waktu keberangkatan atau on time performance (OTP) mencapai 99,69 persen atau naik dari 99,50 persen pada 2024. 

Baca juga: Waspada Penipuan SMS OTP: Kenali Modus dan Cara Menghindarinya

Sementara itu, OTP kedatangan meningkat menjadi 97,23 persen dari sebelumnya 96,90 persen.

Kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat karena bebas macet, nyaman, aman, dan memiliki ketepatan waktu tinggi, terutama saat puncak arus mudik dan balik,” jelas Anne.

KAI juga menghadirkan beragam inisiatif untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Menjelang waktu berbuka puasa, KAI membagikan takjil gratis di berbagai stasiun dan atas kereta. Program ini menjadi bentuk kepedulian kepada pelanggan yang menjalankan ibadah puasa.

Tak hanya itu, KAI juga menawarkan berbagai promo spesial, seperti Promo Mudik Lebih Awal dan Ramadan Festive, yang memberikan potongan harga tiket.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Agro Wisata Pelangi Pekanbaru 2025

Promo tersebut bertujuan untuk mendorong perjalanan lebih awal serta menciptakan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan tenang.

“Dengan berbagai upaya tersebut, KAI terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga kenyamanan, dan menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan. selama masa Angkutan Lebaran 2025,” tutur Anne.  

KAI, lanjut dia, juga akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mendukung mobilitas masyarakat dalam berbagai kesempatan.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com