Survei: Pemudik Puas dengan Layanan KAI Selama Arus Balik Lebaran 2025

Kompas.com - 12/04/2025, 20:44 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mendapatkan apresiasi tinggi dari para pemudik Lebaran 2025.

Lebih dari 90 persen responden menyatakan puas terhadap layanan petugas KAI, baik di stasiun maupun di dalam kereta selama masa arus balik Lebaran

Apresiasi tersebut berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan yang dilakukan oleh Perusahaan umum (Peum) Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (LKBN) ANTARA melalui unit bisnis NEXT, pada 5–8 April 2025. Survei melibatkan 557 responden dari berbagai daerah.

Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi Perum LKBN ANTARA, Jaka Sugiyanta menyampaikan, petugas KAI dinilai tanggap dan proaktif, terutama dalam menjaga kenyamanan serta keamanan penumpang.

“Ini menunjukkan upaya nyata KAI dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di stasiun maupun selama perjalanan di dalam kereta,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (12/4/2025).

Baca juga: Kisah Perjalanan Hidup Ancak, Memanipulasi Kondisi Fisik demi Keluarga

Survei juga menyoroti aspek lain, seperti fasilitas, kemudahan pembelian tiket, serta dampak sosial dari moda transportasi kereta api.

Menanggapi hasil survei, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh Insan KAI.

“Apresiasi dari masyarakat menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperbaiki layanan agar semakin andal, aman, dan nyaman,” ujar Didiek.

Baca juga: Demi Pelanggan, UMKM Makin Tingkatkan Aksi Iklim

Ia menegaskan bahwa KAI akan terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Kami sangat menghargai setiap masukan. Inovasi layanan digital, peningkatan sarana dan prasarana, serta transformasi budaya kerja akan terus kami lakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tambah Didiek.

Selama masa angkutan Lebaran, yakni 21 Maret hingga 12 April pukul 14.00 WIB, KAI melayani 4.707.628 pelanggan. Jumlah ini mencakup perjalanan KA Jarak Jauh maupun KA Lokal di wilayah operasional KAI di Pulau Jawa dan Sumatera.

Adapun total tempat duduk yang disediakan KAI selama periode tersebut sebanyak 4.591.510 seat, terdiri dari 3.443.832 seat untuk KA Jarak Jauh dan 1.147.678 seat untuk KA Lokal.

Baca juga: Cara Daftar Face Recognition KAI lewat HP, Check In Kereta Api Jadi Lebih Mudah

Dari jumlah itu, 3.915.546 pelanggan menggunakan KA Jarak Jauh, dengan tingkat okupansi mencapai 114 persen dari kapasitas. Sementara pelanggan KA Lokal tercatat 792.082 orang, dengan okupansi 69 persen.

“Keberhasilan ini tidak hanya tercermin dari angka, tetapi juga dari kepercayaan dan sinergi antara KAI dan pelanggan,” tutur Didiek.

KAI, lanjut dia, berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Terkini Lainnya
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
6.989 Pohon Ditanam Sepanjang 2025, KAI Perkuat Peran dalam Transisi Hijau Nasional

6.989 Pohon Ditanam Sepanjang 2025, KAI Perkuat Peran dalam Transisi Hijau Nasional

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com