Puji Terobosan Klasterisasi dan Holdingisasi BUMN Erick Thohir, Anggota DPR: Sudah On Track

Kompas.com - 06/08/2024, 19:25 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), I Gede Sumarjaya Linggih memuji terobosan klasterisasi dan holdingisasi di tubuh badan usaha milik negara ( BUMN) yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Saya melihat kinerja yang sangat bagus di Kementerian BUMN, mulai on track. Apa yang disebut on track, yaitu sesuai dengan tujuan dan fungsi dari pada BUMN itu didirikan dari awal," katanya lewat siaran pers, Selasa (6/8/2024).

Dia mengatakan itu usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Komisi VI DPR RI bersama Kementerian BUMN, Sabtu (3/8/2024).

Gede mengatakan, terobosan klasterisasi dan holdingisasi menyebabkan BUMN bisa fokus dan tidak mengakibatkan persaingan di antara BUMN itu sendiri. 

“Holdingisasi itu menjadi lebih efisien, lebih efektif, dan tentu tidak semua orang bisa melakukannya karena perlu effort besar dan perlu keberanian yang sangat tinggi," jelasnya.

Baca juga: Gelar Workshop Influencer BUMN Ke-10 di Jawa Barat, Erick Thohir Dorong Influencer BUMN Kuasai Keterampilan Digital

Politisi Partai Golkar itu mengatakan kebijakan bersih-bersih, klasterisasi, dan holdingisasi membuat kinerja BUMN lebih bagus karena efisien dan efektif serta profesional di bidangnya. 

"Kalau selama ini, masa Pelindo atau yang lainnya harus mengurus rumah sakit. Mikir untuk dirinya sendiri saja sudah repot tahu-tahu harus mikirin yang lain lagi,” ujarnya. 

Gede mengatakan, pemikiran tersebut membutuhkan keberanian yang ada pada diri Erick Thohir. 

Sementara itu, Erick menyatakan, dukungan DPR RI dalam menguatkan peran perusahaan BUMN sebagai benteng ekonomi nasional pada masa mendatang menjadi garansi kemajuan ekonomi Indonesia Emas pada 2045.

Menurutnya, pandangan, opini, sokongan, dan kritik membangun yang dalam empat tahun terakhir disumbangkan para wakil rakyat, terutama Komisi VI, berandil besar tercapainya kinerja positif Kementerian BUMN dalam melampaui target pemberian deviden kepada negara. 

Baca juga: Resmikan Gedung Nawasena Mandiri Corporate University, Erick Thohir: BUMN Harus Jadi Benteng Ekonomi Nasional

Strukturisasi PLN

Terkait perbaikan pada BUMN, Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Darmawan Prasodjo mengatakan, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PLN sukses melakukan restrukturisasi organisasi. 

“Dengan arahan Bapak Erick Thohir, kami melakukan penataan di seluruh proses bisnis menjadi streamline, mengubah kultur organisasi dari bureaucratic like menjadi business like. Aset PLN yang sebelumnya terfragmentasi menjadi terintegrasi,” ucapnya.

Dengan penataan proses bisnis, PLN membentuk dua subholding pembangkitan yang menjadi generation company terbesar se-Asia Tenggara, yaitu PLN Indonesia Power dan PLN Nusantara Power. 

Menurutnya, hal itu membuat PLN bisa bergerak lebih lincah, cepat, dan efektif dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat hingga pelosok negeri, pengembangan bisnis yang lebih luas, terutama di bidang energi baru dan terbarukan dalam mendukung transisi energi. 

Baca juga: 5 Pembangkit PLN Akan Jadi Percontohan Penerapan CCS

“Sejak restrukturisasi kami bisa menyelesaikan dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata dan PLTS IKN serta menghadirkan inovasi hidrogen hijau mulai dari hulu hingga hilir,” jelasnya.

Penyediaan energi primer yang sebelumnya dilakukan terpisah-pisah oleh setiap entitas PLN kini terintegrasi pada PLN Energi Primer Indonesia sehingga mampu meningkatkan kepastian ketersediaan pasokan energi primer.

Lewat restrukturisasi itu, PLN juga membangun lini bisnis baru di luar kelistrikan atau Beyond kWh yang dikonsolidasikan lewat subholding PLN ICON Plus.

Darmawan mengatakan, aset-aset kelistrikan yang tadinya digunakan hanya untuk layanan kelistrikan sekarang dikembangkan untuk layanan beyond kWh. 

“Ada layanan internet, electric vehicle (EV) charging, baterry swap, rooftop, ListriQu, dan lainnya,” jelasnya.

Baca juga: PLN Siap Terapkan Carbon Capture and Storage untuk Dorong Dekarbonisasi Sektor Kelistrikan

Terkini Lainnya
PLN Gandeng Kader Posyandu di Tangerang Jadi Agen Edukasi Keselamatan Listrik

PLN Gandeng Kader Posyandu di Tangerang Jadi Agen Edukasi Keselamatan Listrik

PLN
Percepat Pemerataan Akses Listrik, PLN Genjot Program Lisdes dan BPBL

Percepat Pemerataan Akses Listrik, PLN Genjot Program Lisdes dan BPBL

PLN
Sistem Kelistrikan Jawa Mulai Pulih, PLN Sebut Pemadaman Bergilir Berhasil Diminimalisasi

Sistem Kelistrikan Jawa Mulai Pulih, PLN Sebut Pemadaman Bergilir Berhasil Diminimalisasi

PLN
RUPS PLN Resmi Rombak Kursi Direksi, Ini Daftar Lengkapnya

RUPS PLN Resmi Rombak Kursi Direksi, Ini Daftar Lengkapnya

PLN
Mengenal Tim ERS PLN, Pasukan Tanggap Darurat Pemulihan Sistem Kelistrikan

Mengenal Tim ERS PLN, Pasukan Tanggap Darurat Pemulihan Sistem Kelistrikan

PLN
PLN Gelar Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Rp 50.000 Bisa Dapat Voucher Listrik Rp 10.000

PLN Gelar Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Rp 50.000 Bisa Dapat Voucher Listrik Rp 10.000

PLN
Listrik Sumatera Kembali Normal, Dirut PLN Turun Langsung Kawal Pemulihan Sistem

Listrik Sumatera Kembali Normal, Dirut PLN Turun Langsung Kawal Pemulihan Sistem

PLN
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

PLN
Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

PLN
Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

PLN
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com