PLN dan Masdar Teken MoU Pengembangan PLTS Terapung di Indonesia

Kompas.com - 14/04/2025, 20:07 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) (Persero) bersama perusahaan energi baru dan terbarukan (EBT) asal Uni Emirat Arab (UEA), Masdar, menjajaki kerja sama dalam pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Indonesia. 

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (8/4/2025). Acara ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

Ruang lingkup MoU mencakup eksplorasi potensi pengembangan proyek PLTS terapung (floating solar) di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Proyek tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi sumber daya surya yang melimpah dengan memanfaatkan lahan air sebagai media pembangkit energi. 

Inisiatif itu diharapkan mampu menghasilkan energi bersih sekaligus mempercepat transisi menuju energi rendah karbon.

Baca juga: Toyota Perkenalkan Solusi Mobilitas Rendah Karbon di Jakarta

Selain MoU tersebut, PLN dan Masdar juga menandatangani principles of agreement untuk menjajaki potensi perluasan kapasitas proyek PLTS Terapung Cirata. 

Sebelumnya, PLTS Terapung Cirata telah resmi beroperasi sejak November 2023 dengan kapasitas 192 megawatt peak (MWp). 

Proyek tersebut telah memberikan kontribusi signifikan dalam penyediaan energi bersih bagi sekitar 50.000 rumah tangga serta mengurangi emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN terus berkomitmen terhadap transisi energi di Indonesia. 

Salah satu wujud nyatanya adalah kolaborasi global bersama Masdar.

“PLN berkomitmen penuh memimpin transisi energi di Indonesia. Kolaborasi dengan Masdar ini merupakan bukti nyata dari upaya bersama menanggulangi krisis iklim global,” ujar Darmawan melalui siaran persnya, Senin (14/4/2025).

Baca juga: 4 Faktor Pemicu Bencana Kebakaran di Los Angeles, Kekeringan hingga Krisis Iklim Global

Melalui peningkatan kapasitas energi terbarukan, lanjut dia, PLN tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Darmawan menambahkan, PLN secara aktif menjalin kerja sama internasional untuk mengakselerasi transisi energi. 

Kolaborasi tersebut mencakup berbagai aspek, seperti pendanaan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Baca juga: Menaker: SDM Unggul Jadi Kunci Masa Depan Industri Indonesia

Apresiasi dari Masdar

Foto tampak udara PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. PLN tengah melakukan kajian bersama Masdar untuk potensi ekspansi pembangkit ramah lingkungan tersebut.
DOK. Humas PLN Foto tampak udara PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. PLN tengah melakukan kajian bersama Masdar untuk potensi ekspansi pembangkit ramah lingkungan tersebut.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Masdar, Mohamed Jameel Al Ramahi menyampaikan apresiasi atas kemitraan strategis dengan PLN dan peluang pengembangan lebih lanjut di Indonesia.

“Proyek Jatigede ini akan memperkuat kolaborasi kami dengan PLN. Rencana perluasan proyek Cirata, yang telah mencetak rekor, akan memungkinkan kami terus membangun keahlian dalam mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung,” ungkap Jameel. 

Ia mengatakan, perjanjian kedua pihak sekaligus mencerminkan komitmen berkelanjutan Masdar dalam mendukung target energi terbarukan Indonesia yang ambisius.

 “Kami menantikan untuk terus membangun kemitraan yang telah kuat bersama PLN, guna menjajaki proyek energi terbarukan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia,” ucap Jameel.

Baca juga: ASEAN Tertinggal, Cuma 23 Persen Listrik dari Energi Terbarukan

Kerja sama PLN dan Masdar menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam mengatasi perubahan iklim, khususnya antara Indonesia dan UEA.

PLN terus berinovasi menghadirkan solusi energi berkelanjutan. Hal ini dilakukan demi mendukung target pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060, atau bahkan lebih cepat. 

Kerja sama dengan mitra global seperti Masdar menjadi bagian penting dari strategi PLN dalam meningkatkan kapasitas energi hijau sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Terkini Lainnya
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

PLN
Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Andal

Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Andal

PLN
Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69.000 Personel Amankan Listrik Nataru 2025/2026

Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69.000 Personel Amankan Listrik Nataru 2025/2026

PLN
PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi

PLN
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Listrik Nataru 2025/2026, PLN Siapkan Cadangan Daya 7,1 GW

Antisipasi Lonjakan Konsumsi Listrik Nataru 2025/2026, PLN Siapkan Cadangan Daya 7,1 GW

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com