Board Game Lokal Mejeng di Loko Cafe, KAI Dukung Industri Kreatif Indonesia

Kompas.com - 23/03/2025, 13:45 WIB
ADW,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat industri kreatif nasional melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) serta Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI).

Kolaborasi itu menjadi langkah konkret dalam memperluas akses dan memperkenalkan karya anak bangsa kepada masyarakat luas.

Dalam kolaborasi tersebut, PT Segara Indonesia Games ditunjuk sebagai representatif dan penanggung jawab program. Perusahaan ini akan mengelola berbagai inisiatif yang berfokus pada memperkenalkan board game buatan Indonesia melalui jaringan Loko Cafe dan stasiun-stasiun KAI.

“Sebagai perusahaan transportasi publik yang melayani jutaan pelanggan setiap bulan, KAI memiliki peran strategis sebagai platform untuk mempromosikan produk-produk lokal, termasuk board game karya anak bangsa,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (23/3/2025).

Baca juga: KAI Commuter Operasikan 41 Perjalanan Commuterline di Wilayah 6 Yogyakarta

Sebagai bagian dari program tersebut, KAI menghadirkan skema konsinyasi penjualan board game di berbagai Loko Cafe yang tersebar di stasiun-stasiun strategis, seperti Stasiun Gambir, KCIC, Bandung, Tugu, Malioboro, hingga Surabaya Gubeng.

Pengunjung dapat menemukan dan membeli berbagai board game lokal karya penerbit, seperti Segara Indonesia Games, Paduka Play, Tabletoys, Hompimpa, Game 4Change, Ogah Games, dan Coralis Entertainment.

“Dengan kehadiran board game di Loko Cafe, kami mengharapkan masyarakat semakin mengenal dan mengapresiasi karya kreatif dalam negeri. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi para kreator lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka,” tambah Anne.

Tidak hanya menjual board game, KAI juga menyediakan pengalaman bermain langsung melalui program Zona Asyik Gambir dan Zona Asyik Senen.

Mulai Sabtu (22/3/2025) hingga Minggu (6/4/2025), penumpang yang menunggu keberangkatan kereta dapat menikmati beragam board game Indonesia di area khusus yang disediakan di kedua stasiun tersebut.

KAI menghadirkan Zona Asyik Gambir bagi penumpang yang menunggu keberangkatan kereta sehingga mereka dapat bermain beragam board game Indonesia yang tersedia. dok. KAI KAI menghadirkan Zona Asyik Gambir bagi penumpang yang menunggu keberangkatan kereta sehingga mereka dapat bermain beragam board game Indonesia yang tersedia.

“Zona Asyik ini menjadi bentuk pelayanan tambahan bagi penumpang, menciptakan suasana yang lebih menyenangkan dan berkesan selama berada di stasiun. Di saat yang sama, para penumpang juga bisa mengenal lebih dekat produk-produk kreatif asli Indonesia,” jelas Anne.

KAI meyakini bahwa sinergi antara dunia transportasi publik dan industri kreatif dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan berbagai ruang publik, seperti Loko Cafe dan stasiun, produk kreatif lokal dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

“Kami optimistis inisiatif ini akan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional serta membuka peluang baru bagi para pelaku industri board game untuk terus berkembang. Ini adalah langkah awal yang berpotensi menjadi model kolaborasi yang bisa diterapkan di berbagai sektor lain,” ujar Anne.

Baca juga: KAI Logistik Pastikan Kesiapan Hadapi Lonjakan Pengiriman Barang Periode Lebaran

Anne juga menegaskan bahwa KAI akan terus memfasilitasi berbagai program yang bertujuan memajukan kreativitas lokal.

“Kami ingin Loko Cafe dan stasiun-stasiun KAI menjadi ruang inspirasi dan apresiasi bagi berbagai produk Indonesia. Kami berharap, kolaborasi ini tidak hanya berdampak positif bagi industri board game, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara lebih luas,” ungkap Anne.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com