Insiden KA Argo Bromo, Dirut KAI: Mohon Maaf dan Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan

Kompas.com - 03/08/2025, 16:35 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jumat (1/8/2025).

Insiden tersebut menyebabkan gangguan operasional yang berdampak pada ribuan pelanggan, meski kini kedua jalur telah berhasil dipulihkan dan dapat dilalui kembali oleh kereta api.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyampaikan bahwa sejak terjadinya insiden, KAI langsung mengerahkan lebih dari 200 personel teknis dan tim manajemen untuk menangani evakuasi, memperbaiki jalur, dan melakukan rekayasa pola operasi guna meminimalkan dampak terhadap perjalanan pelanggan.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian yang telah diberikan,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (3/8/2025).

Evakuasi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek berhasil diselesaikan pada Jumat (2/8/2025) pukul 07.00 WIB. Proses perbaikan jalur berlanjut hingga Sabtu (3/8/2025), dan jalur kembali beroperasi sejak pukul 10.57 WIB. KA Argo Lawu menjadi kereta pertama yang melintasi jalur tersebut dengan kecepatan terbatas.

Selama masa gangguan, sebanyak 80 perjalanan KA dibatalkan, dan 42 perjalanan dialihkan melalui jalur memutar via Purwokerto–Kroya–Bandung.

Baca juga: Daftar Keberangkatan Kereta Api yang Dibatalkan Imbas Argo Bromo Anggrek Anjlok

Meski sempat mengalami dampak signifikan, tingkat ketepatan waktu keberangkatan per Sabtu siang diperkirakan telah mencapai 94 persen, menandai pemulihan layanan yang progresif.

Hingga 3 Agustus 2025 pukul 09.15 WIB, KAI mencatat telah memproses 22.664 pembatalan tiket untuk periode perjalanan 1–3 Agustus. Dalam waktu yang sama, sebanyak 440.581 pelanggan tetap melanjutkan perjalanan, dari total kapasitas 483.296 tempat duduk yang tersedia.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian dana penuh (100 persen) bagi pelanggan yang membatalkan tiket akibat insiden ini. Proses refund dapat dilakukan hingga 7x24 jam setelah jadwal keberangkatan.

Selain itu, KAI juga menyalurkan kompensasi berupa service recovery (SR) untuk pelanggan yang mengalami keterlambatan signifikan.

“Kami memahami betapa tidak nyamannya situasi ini, terutama bagi pelanggan yang harus menunggu lama di atas kereta, mengalami ketidakpastian waktu keberangkatan, atau mengantre untuk refund. Kami juga menyadari bahwa penyiapan layanan SR di beberapa titik masih perlu ditingkatkan,” kata Didiek.

Per Sabtu (3/8/2025), dari total 72 perjalanan KA dari arah timur menuju Jakarta, 65 kereta tiba tepat waktu dan tujuh mengalami keterlambatan.

Baca juga: KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Penumpang: Kecepatan Tiba-tiba Berkurang, Kaget Juga...

Saat ini, KAI masih menerapkan pembatasan kecepatan 60 km per jam di jalur Pegadenbaru sebagai bagian dari mitigasi risiko, yang akan ditingkatkan secara bertahap menuju kecepatan normal 120 km per jam sesuai hasil evaluasi teknis.

Didiek menambahkan, seluruh jajaran Direksi KAI turun langsung ke lapangan sejak hari pertama kejadian guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

Sementara itu, penyelidikan atas penyebab insiden masih dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami terus berupaya memperbaiki seluruh aspek layanan, termasuk dalam menghadapi situasi krisis seperti ini. Bagi kami, keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama. Setiap tantangan akan kami jadikan bahan introspeksi untuk memperkuat sistem dan meningkatkan keandalan layanan,” tutur Didiek.

Informasi lebih lanjut terkait layanan pelanggan tersedia melalui Contact Center KAI 121 (021-121), WhatsApp 0811-1211-1121, atau aplikasi Access by KAI.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com