100 Hari Kerja Prabowo, Waskita Karya: Bendungan Rukoh dan Jlantah Siap Diresmikan Dukung Swasembada Pangan 

Kompas.com - 22/01/2025, 12:23 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengungkapkan, ada dua proyek   bendungan yang sudah selesai dan siap diresmikan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Bendungan Rukoh di Aceh dan Bendungan Jlantah di Jawa Tengah (Jateng).  

Kedua bendungan itu dipastikan dapat mendorong sasaran swasembada pangan karena mampu meningkatkan produktivitas pertanian. 

Bendungan Rukoh, misalnya, akan mengairi lahan irigasi seluas 11.950 hektar (ha) dengan pola tanam padi-padi-palawija dan intensitas tanam 300 persen. 

Sementara itu, Bendungan Jlantah akan menyuplai air ke lahan persawahan seluas 1.494 ha di Kecamatan Jatiyoso dan Jumapolo. 

Keberadaan bendungan di Kabupaten Karanganyar itu juga bisa meningkatkan  indeks pertanaman (IP) dari 172 persen menjadi 272 persen pada lahan seluas 806 ha. Lalu, di lahan seluas 688 ha, IP berpotensi mencapai 272 persen. 

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, sebagai badan usaha milik negara (BUMN) konstruksi, perseroan selalu mendukung program pemerintah melalui pembangunan infrastruktur. 

Baca juga: Sepanjang 2024, Kinerja Waskita Karya Diapresiasi Menko Perekonomian hingga Fortune

Maka dari itu, Waskita melalui proyek bendungan ikut mendorong ketahanan pangan dan hilirisasi yang tengah menjadi fokus pemerintah sekarang. 

“Memasuki 100 Hari Kerja Kementerian BUMN yang dipimpin Pak Erick Thohir, Waskita terus mengerjakan berbagai proyek bendungan yang memiliki sejumlah manfaat sesuai Asta Cita Presiden,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (22/1/2025).  

Terutama, kata dia, terkait pemantapan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru. 

Ermy menambahkan, Bendungan Rukoh dan Jlantah ikut mendukung ketahanan air dan energi karena  tidak hanya berfungsi menyediakan air baku, tetapi juga berpotensi menjadi pembangkit listrik. 

Bendungan Rukoh di Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, Aceh.DOK. Humas Waskita Karya Bendungan Rukoh di Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, Aceh.

Dia menyebutkan, Bendungan Rukoh mampu menyediakan air baku sebanyak 0,90 meter kubik per detik (m3 per dt) dan berpotensi sebagai pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebesar 140 MegaWatt (MW). 

Baca juga: Waskita Karya Garap Proyek Land Development Papua Selatan Senilai Rp 109,6 Miliar

“Sedangkan Bendungan Jlantah dapat menyuplai air baku hingga 150 liter per detik. Kemudian berpotensi menjadi pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLMTH) sebesar 0,625 Megawatt,” katanya. 

Sejalan pula dengan Astra Cita Presiden, Waskita turut menyerap banyak tenaga lokal. 

Sesuai arahan pemerintah, penyerapan tersebut merupakan kewajiban yang harus dilakukan perusahaan guna memperluas lapangan pekerjaan di Tanah Air.

Ke depan, kata Ermy, Waskita akan terus berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur agar dapat mendukung berbagai program pemerintah. 

Dia berharap, seluruh proyek yang dikerjakan Waskita dapat memberikan multiplier effect terhadap masyarakat. 

Sebagai informasi, saat ini Waskita masih mengerjakan beberapa proyek bendungan, seperti Bener, Tiga  Dihaji, Mbay, Jragung, Cibeet, serta Karangnongko. 

Baca juga: Prabowo Resmikan Proyek Garapan Waskita “Terowongan Silaturahmi”, Simbol Toleransi Beragama 

Sebelumnya, sepanjang 2024, Waskita menggarap dan telah meresmikan empat bendungan, yakni Karian pada Januari, Margatiga dan Leuwikeris pada Agustus, serta Temef pada Oktober. 

Terkini Lainnya
HUT Ke-499 Jakarta, Waskita Ungkap Jejak Karya yang Membentuk Wajah Ibu Kota

HUT Ke-499 Jakarta, Waskita Ungkap Jejak Karya yang Membentuk Wajah Ibu Kota

Waskita Karya
Dari Besakih untuk Indonesia, Waskita Rawat Warisan Peradaban dan Gerakkan Ekonomi Budaya

Dari Besakih untuk Indonesia, Waskita Rawat Warisan Peradaban dan Gerakkan Ekonomi Budaya

Waskita Karya
Jelang 1 Muharram 1448 H, Jemaah Bisa Saksikan Penggantian Kiswah Ka'bah di Mataf Garapan Waskita Karya

Jelang 1 Muharram 1448 H, Jemaah Bisa Saksikan Penggantian Kiswah Ka'bah di Mataf Garapan Waskita Karya

Waskita Karya
Konsisten Terapkan K3, Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Konsisten Terapkan K3, Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Waskita Karya
Idul Adha 1447 H, Waskita Karya Salurkan Hampir 100 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Idul Adha 1447 H, Waskita Karya Salurkan Hampir 100 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Waskita Karya
Waskita Karya Bangun Mataf Ka'bah untuk Sambut Jemaah Haji Sedunia

Waskita Karya Bangun Mataf Ka'bah untuk Sambut Jemaah Haji Sedunia

Waskita Karya
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Waskita Karya
Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya, Waskita Karya Pastikan Proyek Rampung Tepat Waktu

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya, Waskita Karya Pastikan Proyek Rampung Tepat Waktu

Waskita Karya
Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Waskita Karya
Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Waskita Karya
Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Waskita Karya
Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Waskita Karya
Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com