KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih penghargaan Top GRC Awards 2025 untuk dua kategori, yakni The Most Commited GRC Leaders 2025 Stars 5 yang diberikan kepada Direktur Utama Muhammad Hanugroho dan Top GRC Awards 2025 Stars 4.
Dalam ajang yang diselenggarakan Majalah Top Business itu, stars 5 merupakan penilaian tertinggi.
Waskita Karya berhasil meraih dua penghargaan tersebut karena dinilai sukses mengimplementasikan sistem tata kelola, risiko, dan kepatuhan (governance, risk, and compliance/GRC) secara berkelanjutan.
Menurut dewan juri, perusahaan berkode saham WSKT ini mempunyai sistem, infrastruktur, dan implementasi terkait tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).
Baca juga: BEI Dorong Peningkatan Peran Investor Relation dalam Tata Kelola Perusahaan
Waskita Karya juga dinilai konsisten menjalankan pengelolaan risiko, kepatuhan, serta pemanfaatan teknologi digital dengan sangat baik untuk mendukung keberhasilan penerapan GRC.
Selain itu, perseroan dinilai sukses melakukan pendekatan environmental, social, and governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs).
Ketua Dewan Juri Top GRC Awards 2025 Antonius Alijoyo mengatakan, penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan. Salah satunya presentasi dan wawancara langsung.
"Dalam wawancara, dewan juri yang berdedikasi penuh dan aktif tidak menguji, tapi mendalami bagaimana praktik GRC di perusahaan. Dewan juri juga mengapresiasi kehadiran direksi dan komisaris, ini menunjukkan komitmen top level management, dari situ kita bisa berharap adanya komitmen nyata," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: GRC: Pilar Kepercayaan dan Tata Kelola Haji-Umrah
Sebelumnya, Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho (Oho) menghadiri secara langsung tahap wawancara tersebut.
Saat wawancara penjurian, Oho menjelaskan implementasi GRC di Waskita Karya yang mendukung peningkatan kinerja bisnis berkelanjutan.
Ia memaparkan, penguatan tata kelola dilakukan melalui penerapan berbagai konsep GRC serta GCG pada induk, anak, hingga cucu perusahaan secara terintegrasi, lalu dipantau menggunakan teknologi digital agar implementasi berjalan baik dan konsisten.
Sementara itu, Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut.
Menurutnya, apresiasi itu menjadi pengakuan atas implementasi GCG, manajemen risiko, kepatuhan, serta pemanfaatan teknologi digital di perseroan.
Baca juga: Kasus Kecelakaan Meningkat, Kemenpar Siapkan Juknis Manajemen Risiko Pariwisata
Dua penghargaan yang diraih Waskita Karya dalam ajang Top GRC Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business.Penghargaan ini dinilai selaras dengan komitmen Waskita Karya dalam menerapkan ESG yang turut menjadi aspek penilaian dalam Top GRC Awards 2025.
"Kami bersyukur, komitmen kami dalam penerapan GRC diapresiasi oleh Majalah Top Business. Artinya, kami tidak hanya dilihat dari kapasitas sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa konstruksi, tapi juga kesungguhan dalam menjalankan pengelolaan bisnis secara baik dan prudent," ujar Ermy.
Ia menambahkan, kini Waskita Karya sudah berhasil melakukan restrukturisasi pada Oktober 2024. Langkah ini menjadi titik penting bagi perseroan untuk terus meningkatkan kinerja keuangan dan operasional.
"Ke depannya, melalui implementasi GRC yang konsisten dan berkelanjutan, penghargaan membanggakan yang kami terima ini juga akan menjadi motivasi bagi Waskita sebagai penyedia jasa konstruksi untuk terus berkontribusi pada pembangunan infrastruktur melalui kualitas layanan dan solusi konstruksi yang inovatif serta ramah lingkungan," jelas Ermy.
Baca juga: Waskita (WSKT) Garap Proyek Gedung UGM Senilai Rp 113,08 Miliar
Pada kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara Top GRC Awards 2025 M Lutfi Handayani mengatakan, kegiatan yang telah digelar ketujuh kalinya itu sudah menjadi barometer penghargaan tertinggi di Indonesia dalam bidang GRC.
Ia menyebut, ajang Top GRC Awards 2025 diikuti oleh 134 perusahaan.
"Alhamdulillah jumlah itu meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya komitmen manajemen dalam mengimplementasikan GRC yang lebih baik," ucap Lutfi.