KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyiagakan 4.648 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum ( SPKLU) dengan dukungan 5.190 personel di seluruh Indonesia sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Untuk jalur utama Sumatera-Jawa-Bali, PLN secara khusus mengoperasikan 1.515 unit SPKLU. Jumlah ini meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru 2024/2025.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa jaringan SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah digunakan untuk melayani kebutuhan pengisian daya selama periode Nataru 2025/2026.
"Kesiapan infrastruktur ini membantu mendukung mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik di tengah kepadatan perjalanan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (7/1/2025).
Baca juga: Libur Nataru, Mobilitas Masyarakat di Kota Malang Meningkat 23 Persen
Berkat kesigapan PLN dalam menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), konsumsi energi listrik electric vehicle ( EV) di SPKLU selama Nataru 2025/2026 meningkat 479 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU mencapai 5.619 megawatt hour (MWh), melampaui capaian Nataru 2024/2025 sebesar 1.174 MWh.
Dari sisi frekuensi, PLN mencatat aktivitas pengisian daya sebanyak 234.136 kali atau meningkat 485 persen dari periode sebelumnya yang tercatat 48.254 kali.
Menurut Darmawan, peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru 2025/2026 menunjukkan perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
Baca juga: PLN Prediksi Pemudik Kendaraan Listrik di Libur Nataru Tembus 26.000 Unit
“Pada periode Nataru, ketika mobilitas masyarakat meningkat, kendaraan listrik mulai dimanfaatkan tidak hanya untuk perjalanan jarak dekat, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh lintas wilayah, termasuk mudik dan liburan,” jelasnya.
Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendukung operasional Nataru 2025/2026.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU.
Sementara itu, fitur AntreEV membantu pengguna mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas.
Baca juga: Ulasan Pengguna Denza D9: MPV Listrik dan Tantangan Pengisian Daya
“Seiring ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur dan layanan pendukung di berbagai wilayah,” tegas Darmawan.