PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

Kompas.com - 19/01/2026, 11:51 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN terus mempercepat pemulihan pasokan listrik di Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.

Hingga Sabtu (18/1/2026), PLN mencatat sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9 persen desa di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, percepatan pemulihan kelistrikan dilakukan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.

“Sejak sistem kelistrikan besar Aceh pulih, kami langsung memfokuskan upaya pada penormalan jaringan distribusi hingga ke desa-desa. Alhamdulillah, hingga saat ini hampir seluruh desa di Aceh telah kembali menyala,” ujar Darmawan dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (19/1/2026).

Meski demikian, PLN mencatat masih terdapat 68 desa atau sekitar 1,04 persen yang belum teraliri listrik secara normal.

Desa-desa tersebut tersebar di delapan kabupaten, yakni Aceh Utara, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

PLN memastikan proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut terus berjalan hingga seluruh desa kembali teraliri listrik sepenuhnya.

“Desa-desa yang masih padam berada di wilayah dengan tantangan geografis paling berat. Akses jalan di sejumlah lokasi terputus, rusak parah, bahkan hilang akibat banjir dan longsor. Meski begitu, kami terus bergerak dan menyambung kembali listrik hingga titik terdalam Aceh,” tegas Darmawan.

Sambil menunggu pemulihan jaringan distribusi secara permanen, PLN memastikan pasokan listrik sementara tetap tersedia bagi 68 desa tersebut melalui dukungan program 1.000 Genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca juga: Sumur Bor di Bangkalan Keluar Cairan Diduga Minyak Bumi, ESDM Jatim Ambil Sampel

Akses jalan rusak hambat pemulihan

Armada pengangkut material PLN berupaya melewati jalur penuh lumpur pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh. Kerusakan masif pada jembatan penghubung dan akses jalan nasional maupun provinsi menjadi tantangan utama dalam mobilisasi material kelistrikan menuju lokasi-lokasi terdampak.
DOK. PLN Armada pengangkut material PLN berupaya melewati jalur penuh lumpur pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh. Kerusakan masif pada jembatan penghubung dan akses jalan nasional maupun provinsi menjadi tantangan utama dalam mobilisasi material kelistrikan menuju lokasi-lokasi terdampak.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh Eddi Saputra menjelaskan, tantangan utama pemulihan saat ini adalah kerusakan infrastruktur jalan menuju wilayah terisolasi.

Tercatat terdapat 171 titik longsor yang menutup akses serta 14 jembatan rusak, sehingga mobilisasi alat berat dan material kelistrikan mengalami hambatan.

“Komitmen kami adalah memulihkan jaringan permanen secepat mungkin. Namun, keselamatan petugas dan akses alat berat sangat bergantung pada kondisi jalan. Kami terus berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, dan pemerintah daerah untuk membuka akses. Sambil berjalan, warga tetap mendapatkan listrik melalui genset darurat,” kata Eddi.

Ia merinci, fokus pemulihan jaringan permanen saat ini berada di Aceh Tengah dengan 36 desa, disusul Bener Meriah sebanyak 13 desa, serta sejumlah desa di Gayo Lues dan Aceh Tamiang.

“Petugas kami bersiaga di titik terdekat lokasi longsor. Begitu akses memungkinkan, tim teknis langsung masuk memperbaiki tiang dan jaringan yang rusak,” ucap Eddi.

Baca juga: Harga Token Listrik PLN 19-25 Januari 2026 untuk Semua Pelanggan

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengapresiasi upaya percepatan pemulihan listrik yang dilakukan PLN, termasuk dukungan pasokan listrik sementara melalui genset.

“Kami melihat perjuangan luar biasa petugas PLN di lapangan. Kami juga sangat terbantu dengan adanya backup 1.000 genset Kementerian ESDM, sehingga desa-desa kami tetap terang sementara perbaikan jaringan permanen terus diupayakan,” ungkap Haili.

Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, sistem kelistrikan utama Aceh telah berhasil dipulihkan, ditandai dengan beroperasinya kembali seluruh gardu induk yang didukung pembangkit dan jaringan transmisi.

Pemulihan sistem utama tersebut menjadi fondasi penting bagi percepatan penyaluran listrik hingga ke seluruh desa di Aceh.

Terkini Lainnya
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

PLN
Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Andal

Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Andal

PLN
Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69.000 Personel Amankan Listrik Nataru 2025/2026

Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69.000 Personel Amankan Listrik Nataru 2025/2026

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com