PLN Pulihkan 93 Persen Kelistrikan di Aceh, 4 Kabupaten Paling Terdampak Bencana Kembali Terang

Kompas.com - 09/12/2025, 15:23 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN berhasil memulihkan 93 persen sistem kelistrikan di Aceh sehingga lebih dari 1,7 juta masyarakat telah menikmati listrik kembali.

Pasokan listrik pada 4 (empat) lokasi di Aceh yang sebelumnya gelap karena paling terdampak bencana pun telah kembali terang. Keempat kabupaten tersebut terdiri dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto mengapresiasi kerja keras dan kecepatan semua pihak, termasuk PLN dalam memulihkan kembali listrik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas pascabencana yang menerpa.

 

"Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua lembaga, para gubernur, bupati yang hadir. Terutama, saya ingin menyampaikan penghargaan saya kepada semua pejabat, semua yang ada di lapangan, semua lembaga, TNI, Polri, BNPB, PLN, Kemensos, serta para dokter. Jadi, saya sampaikan terima kasih. Semuanya bekerja keras," kata Presiden Prabowo Dalam rapat terbatas yang digelar saat lawatannya ke Aceh pada Minggu (7/12/2025).

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto (kanan), Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (tengah) dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) setelah menghadiri rapat terbatas pemerintah di posko terpadu penanganan bencana alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025).DOK. PLN Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto (kanan), Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (tengah) dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) setelah menghadiri rapat terbatas pemerintah di posko terpadu penanganan bencana alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025).

Pada kesempatan sama, Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa arahan Presiden sejak awal bencana untuk segera mempercepat pemulihan seluruh kelistrikan Aceh dengan berbagai upaya dan kerja sama lintas sektoral.

Baca juga: PLN Terbangkan Genset untuk Hidupkan Listrik di RSUD Datu Beru Takengon

 

Oleh karena itu, lanjut Bahlil, pihaknya bersama PLN terus berkolaborasi dengan pemda daerah (pemda), TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian/Lembaga terkait dan semua stakeholders untuk mempercepat memulihkan pasokan listrik.

"Alhamdulillah, pemulihan kelistrikan di empat kabupaten berjalan lancar. Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi berkat kolaborasi kuat antara PLN, TNI, Polri, pemda, serta dukungan masyarakat, hal ini bisa tercapai dengan segera," kata Menteri Bahlil.

"Kita tahu pemulihan listrik dan energi sangat krusial karena berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat apalagi di masa-masa sulit seperti saat ini,” ujar Menteri Bahlil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto ke Aceh memberikan dorongan moril yang sangat besar bagi seluruh insan PLN di lapangan.

Dukungan tersebut, kata dia, menjadi tambahan energi bagi para petugas untuk bekerja lebih cepat dan semangat di tengah kondisi yang penuh tantangan.

“Dukungan dan kehadiran langsung dari Bapak Presiden menjadi penyemangat luar biasa bagi seluruh tim kami di lapangan. Setelah berhari-hari bekerja non-stop, para petugas tentu kelelahan menghadapi medan dan cuaca yang ekstrem.

Baca juga: PLN Icon Plus Hadirkan Internet dan Listrik Gratis di Aceh, Bantu Warga Dapatkan Akses

"Namun, rasa lelah tersebut berubah menjadi semangat. Hal yang sebelumnya tak mungkin, menjadi sangat mungkin. Alhamdulillah, progres pemulihan kelistrikan Aceh hari ini berhasil meningkat signifikan dari sebelumnya 81 persen menjadi 93 persen,” ujar Darmawan dalam siaran persnya kepada Kompas.com, Selasa (9/12/2025).

Darmawan juga menjabarkan, untuk membuat sistem kelistrikan Aceh andal seperti sedia kala, dibutuhkan waktu 24 jam ke depan untuk dilakukan proses sinkronisasi.

"Saat ini, sistem kelistrikan Aceh membutuhkan waktu 24 jam dalam proses sinkronisasi agar pasokan listrik lebih stabil dan kokoh. Proses sinkronisasi dilakukan untuk mengeliminasi pemadaman bergilir sehingga sistem kelistrikan Aceh menjadi pulih seperti sedia kala," jabar Darmawan.

Darmawan menerangkan bahwa pemulihan sistem kelistrikan dilakukan dengan mengutamakan fasilitas-fasilitas layanan publik, seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintahan, jaringan telekomunikasi dan fasilitas vital lainnya. Secara bertahap, pasokan listrik juga terus disalurkan ke rumah-rumah masyarakat.

"Jaringan telekomunikasi yang sebelumnya lumpuh, kini dapat beroperasi, sama seperti fasilitas-fasilitas publik vital lainnya. Kami juga tetap mengutamakan keselamatan warga dengan memastikan setiap lokasi telah aman dari genangan air sebelum kembali dialiri listrik," kata Darmawan. 

Abdul (40), salah seorang pedagang pakaian di Aceh mengaku telah dapat berjualan kembali setelah pasokan listrik berhasil dipulihkan.DOK. PLN Abdul (40), salah seorang pedagang pakaian di Aceh mengaku telah dapat berjualan kembali setelah pasokan listrik berhasil dipulihkan.

Tidak hanya itu, kata dia, petugas PLN juga terus bersiaga di wilayah-wilayah yang terdampak untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan kelistrikan susulan.

Darmawan juga merinci bahwa proses pemulihan menjadi sangat menantang ketika banjir dan longsor susulan merobohkan beberapa tower transmisi tegangan tinggi di sejumlah titik baru yang sebelumnya tidak terdampak.

Kondisi ini memaksa PLN melakukan identifikasi ulang jaringan, mengerahkan peralatan tambahan, serta meningkatkan jumlah personel untuk membangun tower darurat dalam waktu singkat.

“Di tengah upaya penyambungan transmisi yang sudah kami identifikasi, cuaca kembali memburuk dan merobohkan tower di titik baru. Ini memerlukan peralatan baru dan tambahan tenaga di lapangan. Namun berkat kerja bersama TNI, Polri, Pemda, BNPB, BPBA, hingga masyarakat, semua kendala tersebut dapat kami atasi,” ujar Darmawan.

Terkini Lainnya
Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

PLN
Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

PLN
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com