Kerahkan Ribuan Personel, PLN Pulihkan 100 Persen Jaringan Listrik di Jabodebek

Kompas.com - 07/03/2025, 18:04 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) (Persero) berhasil memulihkan 100 persen jaringan kelistrikan yang terdampak banjir di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). 

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat (Jabar) Agung Murdifi menjelaskan, pasokan listrik di wilayah tersebut kembali pulih 100 persen pada Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 22.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). 

Selama masa pemulihan, PLN UID Jabar menerjunkan 261 personel siaga yang bekerja 24 jam untuk mempercepat pengerjaan.

"Pasokan listrik di Bekasi, Depok, dan Bogor kembali normal sehingga pelanggan di wilayah kerja PLN UID Jabar yang sebelumnya terdampak kini dapat menikmati aliran listrik kembali," ujar Agung dalam siaran persnya, Jumat (7/3/2025).

Ia mengungkapkan, banjir yang melanda berbagai wilayah di Jabar dalam beberapa hari terakhir membuat PLN terpaksa melakukan penghentian sementara suplai listrik pada 760 gardu distribusi guna menghindari potensi bahaya bagi masyarakat. 

Baca juga: PLN: Seluruh Pelanggan Terdampak Banjir Jabodetabek Sudah Teraliri Listrik

Agung menegaskan, selama masa pemulihan, PLN mengedepankan aspek keselamatan.

“Meski telah dilakukan penormalan kembali, PLN tetap mengimbau untuk selalu waspada akan kemungkinan cuaca ekstrem yang masih akan terjadi,” ucap Agung. 

Ia menambahkan, PLN membuka layanan pengaduan terkait kelistrikan selama 24 jam melalui berbagai saluran, seperti aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor unit PLN terdekat.

Listrik di Jakarta pulih

Hingga Kamis (6/3/2025), lebih dari 200.000 pelanggan yang terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik PLN.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran menjelaskan, penyalaan kembali jaringan kelistrikan di wilayah Jakarta dan sekitarnya berhasil dilakukan pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Dia menyebutkan, pihaknya menerjunkan sebanyak 2.148 personel yang bersiaga mengamankan pasokan listrik.

Baca juga: PLN Bagikan Tips Amankan Listrik Saat Banjir

“Alhamdulillah, seluruh pelanggan terdampak di wilayah Jakarta kini telah teraliri listrik kembali,” ungkapnya. 

Lasiran mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh petugas di lapangan serta dukungan dari berbagai pihak yang membantu kelancaran proses pemulihan.

Dia mengatakan, sebelum melakukan penyalaan kembali, PLN menggelar penilaian menyeluruh guna memastikan keamanan jaringan listrik di daerah terdampak. 

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Untuk itu, kami memastikan keamanan listrik saat terjadi banjir dengan melakukan tindakan preventif berupa penghentian sementara aliran listrik,” kata Lasiran. 

Dia berharap, dengan pulihnya pasokan listrik, masyarakat yang terdampak dapat segera kembali ke rumah dan melanjutkan proses pemulihan pascabanjir. 

Lasiran menambahkan, selama banjir, tim PLN terus bersiaga selama 24 jam untuk memastikan tidak terjadi korsleting listrik pada jaringan listrik. 

Ketika air mulai surut, kata dia, petugas PLN akan langsung bergerak melakukan pengecekan di perumahan warga serta gardu-gardu PLN. 

Baca juga: Listrik Hijau Kian Diminati, PLN Salurkan 592 Unit REC untuk PT Inecda Plantation 

Setelah melakukan pembersihan dan pengecekan menyeluruh, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memulai kembali penyaluran aliran listrik secara bertahap dengan aman.

Terkini Lainnya
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

PLN
Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Andal

Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Andal

PLN
Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69.000 Personel Amankan Listrik Nataru 2025/2026

Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69.000 Personel Amankan Listrik Nataru 2025/2026

PLN
PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi

PLN
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Listrik Nataru 2025/2026, PLN Siapkan Cadangan Daya 7,1 GW

Antisipasi Lonjakan Konsumsi Listrik Nataru 2025/2026, PLN Siapkan Cadangan Daya 7,1 GW

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com