PLN Cetak Pertumbuhan Aset Signifikan, Hasil Transformasi dan Inovasi Bisnis

Kompas.com - 27/09/2024, 18:55 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Aset PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) mengalami pertumbuhan signifikan berkat transformasi bisnis yang dijalankan selama empat tahun terakhir.

Sejak 2020, aset PLN meningkat dari Rp 1.588 triliun menjadi Rp 1.691 triliun pada semester I- 2024 atau naik sebesar Rp 102 triliun. Pertumbuhan ini mengokohkan PLN sebagai badan usaha milik negara (BUMN) utilitas terbesar di Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari manajemen aset yang efektif dan transformasi menyeluruh yang diterapkan dalam perusahaan.

Ia mencatat adanya peningkatan jumlah pelanggan sebesar 15,3 persen, dari 79 juta pelanggan pada tahun 2020 menjadi 91,1 juta pelanggan pada pertengahan 2024.

Baca juga: Muncikari Prostitusi Online di Bogor Dapat Komisi Rp 100.000 dari Tiap Pelanggan

“Ini adalah hasil dari transformasi yang kami lakukan. Kami telah mengubah pendekatan pengembangan bisnis, dari yang stagnan dan berorientasi masa lalu, menjadi lebih ekspansif, dinamis, dan berorientasi masa depan,” ucap Darmawan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (27/9/2024).

Transformasi tersebut, lanjut dia, berhasil meningkatkan pendapatan, melakukan efisiensi, dan mengoptimalkan aset yang dimiliki oleh PLN.

Langkah-langkah transformasi tersebut tidak hanya memperkuat posisi keuangan PLN tetapi juga meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Selain itu, transformasi ini mempersiapkan PLN menghadapi tantangan bisnis masa depan serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung masa depan energi Indonesia.

Baca juga: Indonesia-Korea Kerja Sama Kelola Limbah Makanan Jadi Energi Terbarukan

Ilustrasi aset jaringan transmisi milik PLN
DOK. Humas PLN Ilustrasi aset jaringan transmisi milik PLN

Darmawan juga menekankan pentingnya memanfaatkan aset PLN melalui inovasi bisnis di luar sektor kelistrikan, atau yang dikenal sebagai Beyond kWh.

Inovasi tersebut, menurutnya, menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan di tengah perubahan iklim industri dan kebutuhan masyarakat yang berkembang.

“Aset-aset kelistrikan yang dulunya hanya digunakan untuk layanan listrik kini dikembangkan untuk layanan Beyond kWh, seperti layanan internet, PLN Marketplace, EV Charging, battery swap, rooftop panel, hingga super app kami, New PLN Mobile. Aplikasi ini menjadi ujung tombak dalam memberikan layanan terpadu kepada pelanggan,” tutur Darmawan.

Terkini Lainnya
Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

PLN
Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

PLN
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Dukung Percepatan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com