Upaya PLN Pastikan Keamanan Pasokan Listrik Selama Libur Idul Fitri

Kompas.com - 23/04/2023, 14:12 WIB
Hotria Mariana

Penulis

KOMPAS.com – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan pasokan listrik nasional selama Ramadhan dan libur Idul Fitri 1444 Hijriah tetap aman dan andal.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat apel siaga kelistrikan nasional di Gardu Induk 150 Kilovolt (kV) Bantul, Yogyakarta, Sabtu, (22/4/2023).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah memantau seluruh unit dan posko siaga PLN di 38 provinsi di Indonesia. Pemantauan dilakukan melalui conference meeting kondisi kelistrikan nasional yang diikuti seluruh direktur subholding, direktur anak perusahaan, dan general manager unit PLN, serta perwakilan dari seluruh posko siaga.

Tak hanya itu, lanjut Darmawan, PLN juga menyiagakan 82.000 personel di lebih dari 2.000 posko di Indonesia. Mereka bersiaga selama 24 jam guna menjaga keandalan pasokan listrik.

PLN pun hadir di sejumlah titik kegiatan masyarakat, seperti peribadatan, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, terminal bus, dan rumah sakit.

Baca juga: Bertemu IEA, Dirut PLN Bahas Proyek Transisi Energi Indonesia

“Sistem kelistrikan secara nasional dalam kondisi terjaga, prima, dan aman. Hal ini dibuktikan dari catatan beban puncak listrik nasional yang mencapai 29,9 gigawatt (GW) dengan daya mampu sebesar 44,5 GW,” terang Darmawan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (23/4/2023).

Dengan demikian, masyarakat bisa nyaman melewati momen mudik Lebaran dan berkumpul bersama keluarga.

Pastikan cadangan daya cukup

Selain keandalan sistem kelistrikan, cadangan daya juga dipastikan kecukupannya oleh PLN secara end-to-end.

Darmawan menuturkan, pasokan energi primer setiap pembangkit di atas angka aman. Hari operasi (HOP) batu bara pembangkit, misalnya, rata-rata di atas 20 HOP. Begitu pula dengan dengan gas dan bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Akselerasi Transisi Energi Indonesia, PLN Gandeng IEA Matangkan Skema JETP

Hal tersebut tak lepas dari transformasi digital yang diterapkan PLN selama tiga tahun belakangan, mulai dari energi primer, pembangkit, transmisi, distribusi, sampai layanan pelanggan.

“Dulu pemeliharaan infrastruktur kelistrikan dilakukan secara manual, sekarang semuanya sudah terdigitalisasi dan dikontrol secara real-time. Hal ini membuahkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan yang jauh lebih baik ketimbang masa lalu,” ujar Darmawan.

Sistem kelistrikan PLN kian andal karena para personel dibekali dengan peralatan dan armada pendukung. Sebut saja, 1.500 unit genset, 560 unit uninterruptible power supply (UPS), 925 unit gardu bergerak (UGB), 16 trafo mobile, 260 crane, 3.300 mobil, dan 3.400 sepeda motor, serta peralatan lainnya.

Baca juga: Kembangkan Teknologi Hidrogen, PLN Gandeng Perusahaan Perancis

"Kalau dulu ada laporan gangguan mungkin butuh waktu lama. Sekarang, tim PLN akan langsung bergerak dalam hitungan menit. Saya tegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir akan layanan kelistrikan atau gangguan selama Lebaran ini, dan seterusnya," ujar Darmawan.

Sediakan infrastruktur pengisian daya listrik

Guna menunjang kenyamanan pemudik pengguna kendaraan listrik, PLN pun menyediakan sejumlah infrastruktur untuk pengisian daya. Inisiatif ini juga dilakukan untuk arus balik mendatang.

Adapun PLN menyediakan 616 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum ( SPKLU) di 284 lokasi di seluruh Indonesia. Sebut saja, Palimanan, Jawa Barat; Pemalang, Batang, Semarang, Solo, Jawa Tengah; Tuban, Madiun, Surabaya, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jawa Timur; serta Bali dan jalur lintas Sumatra. PLN juga memastikan SPKLU di jalur tol terus siaga.

Pengguna bisa mengecek keberadaan fasilitas tersebut melalui aplikasi PLN Mobile.

Baca juga: PLN Siapkan 100 Unit SPKLU untuk Sukseskan KTT ASEAN di Labuan Bajo

“Pengguna kendaraan listrik yang ingin mengisi daya, cukup buka aplikasi PLN Mobile, kemudian pilih fitur ‘Electric vehicle’, lalu pilih ‘SPKLU’. Nantinya, akan tampil sejumlah SPKLU terdekat yang aktif dengan lokasi pengguna. Kami memastikan bahwa stok daya di seluruh SPKLU aman,” jelas Darmawan.

Terkini Lainnya
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

PLN
Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

PLN
Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

PLN
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com