Demi Pelayanan Kesehatan yang Baik, Freeport Dukung Pelaksanaan Riskesdas Kabupaten Mimika 2022

Kompas.com - 12/07/2023, 09:49 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Syarifah Liza Munira menerima kunjungan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (5/7/2023). 

Pada kesempatan itu, Pemkab Kabupaten Mimika menyampaikan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2022.

Pemkab Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika bersama PT Freeport Indonesia dan Yayasan Pusat Inovasi Kesehatan (Pikat) yang berafiliasi pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana melaksanakan Riskesdas Kabupaten Mimika 2022.

Kepala BKPK Syarifah Liza Munira pun mengapresiasi kemitraan sejumlah pihak dalam pelaksanaan Riskesdas Kabupaten Mimika 2022. 

“Apresiasi atas inisiatif, upaya dan hasil yang sudah dilakukan Dinkes Kabupaten Mimika dengan melibatkan peran serta swasta dan masyarakat di sana. Keterlibatan stakeholder di daerah sangat penting untuk memastikan pengumpulan data yang dilakukan,” ujarnya dalam siaran pers, (12/7/2023). 

Baca juga: Kemendag Bakal Keluarkan Izin Ekspor Tembaga Freeport Pekan Ini

Liza mengatakan, kebijakan kesehatan harus ditetapkan berdasarkan data dan bukti (evidence). Berdasarkan data hasil riset, pemerintah dapat memberikan layanan kesehatan yang sesuai. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ingin mendorong pemerintah daerah (pemda) dapat meningkatkan pendataan kesehatan. 

Selain pendataan rutin, pemda juga diharapkan melakukan surveilans kesehatan dengan baik sehingga dapat memberikan intervensi yang tepat. 

Hasil Riskesdas Kabupaten Mimika tahun 2022 diserahkan Kepala Dinkes Kabupaten Mimika Reynold Ubra. 

Reynold berharap, hasil Riskesdas Kabupaten Mimika tahun 2022 dapat diteruskan kepada lintas kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Baca juga: Bahlil: Freeport Harus Bangun Smelter di Papua, Jangan Kita Ditipu-tipu Terus...

Dengan begitu, riskesdas tersebut dapat bermanfaat untuk penyusunan arah kebijakan bagi kabupaten di wilayah Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Tengah. 

“Riskesdas ini menjadi role model kemitraan pemerintah dan swasta untuk isu-isu kesehatan. Kami mendorong kabupaten atau kota lain secara mandiri dapat melakukan riskesdas sebagai tolok ukur dari visi dan misi kepala daerah di Indonesia,” ujarnya. 

Reynold mengatakan, sebagai perwujudan Satu Data Kesehatan oleh Kemenkes, pihaknya menyerahkan data-data hasil riset tersebut agar dapat diakses para peneliti. 

Untuk diketahui, Riskesdas Kabupaten Mimika 2022 mengukur beberapa variabel yang dapat menunjukkan derajat kesehatan Kabupaten Mimika.

Variabel itu berkaitan dengan pengetahuan, perilaku, lingkungan, ketersediaan air bersih, penyakit berbasis lingkungan, akses pelayanan kesehatan, dan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat. 

Tantangan pembangunan kesehatan pada masa depan adalah meningkatkan pengetahuan, perilaku, lingkungan, ketersediaan air bersih, akses pelayanan kesehatan, serta upaya kesehatan bersumber daya masyarakat untuk promosi dan pencegahan penyakit. 

Baca juga: Setelah 2041, Perpanjangan Kontrak Freeport Pertimbangkan Dua Hal Ini

Riskesdas Kabupaten Mimika 2022 dilakukan pada November 2021 hingga Juni 2022 dengan merujuk pada kuesioner Riskesdas 2018. 

Data pada Riskesdas 2022 dikumpulkan melalui kuesioner elektronik dari seluruh responden. Pemeriksaan sampel biomedis melibatkan 10.502 individu dan 3.105 rumah tangga yang tinggal di 30 kampung di 18 kecamatan/distrik. 

Ketua Yayasan Pikat Pande Putu Januraga mengatakan, Riskesdas Kabupaten Mimika adalah salah satu riset terpenting, terkompleks, dan terbesar yang pernah pihaknya dukung sebagai konsultan. 

Menurutnya, riset tersebut berhasil karena kerja keras Pemkab Mimika, terutama Dinkes dan PT Freeport Indonesia. 

“Semoga data yang dihasilkan membantu pembangunan di Mimika menjadi lebih strategis dan berdaya ungkit tinggi bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. 

Adapun PT Freeport Indonesia berperan dalam menyediakan sumber daya manusia (SDM) dan dukungan pendanaan. 

Baca juga: Freeport Indonesia Teken MoU Rehabilitasi Mangrove di Wilayah IKN

Director-EVP Sustainable Development and Community Relations PT Freeport Indonesia Claus Wamafma mengatakan, Freeport sebagai bagian dari Papua sangat senang terlibat dalam Riskesdas Kabupaten Mimika 2022. 

“Kami siap mendukung Dinkes Mimika dan Pemkab Mimika dalam penanganan isu-isu utama hasil riskesdas, termasuk juga isu-isu kesehatan lainnya,” ungkapnya.

Terkini Lainnya
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Kilas Pertambangan
Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Kilas Pertambangan
Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia

Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com