Freeport Boyong UMKM Papua ke Pameran Jelajah Kuliner Indonesia

Kompas.com - 08/09/2024, 20:45 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

Wakil Presiden Direktur PTFI, Jenpino  Ngabdi sedang menjelaskan komitment  PTFI dalam perekonomian berkelanjutan  melalui UMKM kepada Sophia Issabella  Wattimena, Ketua Dewan Audit  merangkap Anggota Dewan Komisioner  Otoritas Jasa Keuangan di etalase indoor  gelaran Bazar UMKM ?Jelajah Kuliner  Indonesia?, Sarinah (6/9), Jakarta.DOK. PTFI. Wakil Presiden Direktur PTFI, Jenpino Ngabdi sedang menjelaskan komitment PTFI dalam perekonomian berkelanjutan melalui UMKM kepada Sophia Issabella Wattimena, Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan di etalase indoor gelaran Bazar UMKM ?Jelajah Kuliner Indonesia?, Sarinah (6/9), Jakarta.

KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia ( PTFI) memboyong dua usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM), Koperasi Maria Bintang Laut dan Rumah Kopi Amungme, mengikuti pameran “Jelajah Kuliner Indonesia 2024” yang diselenggarakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Pusat Perbelanjaan Sarinah Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2024) hingga Minggu (8/9/2024).

Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Jenpino Ngabdi mengatakan, inisiatif tersebut merupakan upaya Freeport Indonesia untuk membuka akses pemasaran, promosi, dan peluang kolaborasi UMKM binaannya.

“Kami juga mengajak masyarakat mencicipi beragam kuliner khas Papua, seperti Kopi Amungme yang menjadi andalan," kata Jenpino dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (8/9/2024).

Baca juga: Dirut PTFI Sebut Tembaga Bakal Jadi Mineral Masa Depan

Jenpino melanjutkan, PTFI terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia serta mendukung promosi dan meningkatkan penjualan produk UMKM.

Dalam beberapa tahun terakhir, PTFI aktif terlibat dalam inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat di Papua. PTFI percaya, pemberdayaan UMKM menjadi kunci untuk menciptakan ekonomi berkelanjutan.

“Inisiatif tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial, terutama mendukung pengembangan ekonomi lokal," katanya.

Direktur and EVP Sustainable Development and Community Relations PTFI Claus Wamafma mengatakan, program pendampingan usaha PTFI telah memberdayakan 234 UMKM Papua dan mempekerjakan 1.798 orang sepanjang 2019-2024. Total dana bergulir untuk program ini mencapai Rp 72,5 miliar dengan pendapatan Rp 1,5 triliun.

Para pengunjung yang sedang antri  membeli Kopi Amungme di booth outdoor  Pojok Papua pada ?Jelajah Kuliner  Indonesia?, Sarinah (6/9), Jakarta.DOK. PTFI. Para pengunjung yang sedang antri membeli Kopi Amungme di booth outdoor Pojok Papua pada ?Jelajah Kuliner Indonesia?, Sarinah (6/9), Jakarta.

Selanjutnya, dalam program pembinaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komoditas perikanan dan perkebunan, UMKM koperasi telah melibatkan 1.200 anggota dengan pendapatan lebih dari Rp 86 miliar.

"Melalui partisipasi pada bazar UMKM, PTFI berharap dapat mendorong semangat kewirausahaan dan memperkuat daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas, baik di Timika maupun nasional," kata Claus.

Baca juga: IPN Milik Freeport Indonesia Terima 2 Sertifikat Akreditasi dari Kementerian ESDM

Sebagai informasi, bazar UMKM tersebut didukung empat BUMN, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Garuda Indonesia, Jamkrindo, dan Freeport Indonesia.

Acara yang diikuti lebih dari 100 UMKM itu menghadirkan berbagai sajian kuliner, seperti Bebek Sinjay dari Madura, Pecel Madiun Yu Gembrot dari Madiun, serta kuliner khas Indonesia Timur, di antaranya papeda dan roti abon gulung.

Suasana booth outdoor ?Jelajah Kuliner  Indonesia?, tampak para pengunjung  sedang beristirahat sambal menikmati  sajian menu diantara 100 UMKM yang  mengikuti Bazar UMKM di Sarinah (6/9),  Jakarta.DOK. PTFI. Suasana booth outdoor ?Jelajah Kuliner Indonesia?, tampak para pengunjung sedang beristirahat sambal menikmati sajian menu diantara 100 UMKM yang mengikuti Bazar UMKM di Sarinah (6/9), Jakarta.

Pada bazaar tersebut, Koperasi Maria Bintang Laut menghadirkan sensasi makanan khas Papua, seperti nastar sagu, abon ikan, sambal ikan asin, kerupuk tambelo, keripik mamade, tepung sagu, serta beras sagu.

Baca juga: Alasan Smelter PTFI di Gresik Didirikan

Selain itu, kehadiran Kopi Amungme dari Pegunungan Intan Jaya juga menarik perhatian pengunjung. Kedai kopi di area outdoor Sarinah juga menyajikan bubuk kopi dan biji kopi kemasan, mulai dari 100 gram hingga 250 gram dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 150.000.

Jika ingin mencoba kopinya, pengunjung dapat menikmati kopi susu gula aren, Milk 68, cappuccino, serta coffee latte. Selain itu, pengunjung juga bisa mencicipi abon gulung, nastar sagu, papeda dan sagu forndi di area outdoor Sarinah.

“Kami berharap, keikutsertaan UMKM Papua ini membuat ragam kuliner khas Papua semakin dikenal luas oleh publik,” kata Jenpino.

Terkini Lainnya
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk
Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 
Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024
Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia
Kilas Pertambangan
Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai
Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai
Kilas Pertambangan
Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Kilas Pertambangan
Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia
Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia
Kilas Pertambangan
Riset FEB Brawijaya Soroti Kolaborasi Hexahelix di Gresik Untungkan Hilirisasi 
Riset FEB Brawijaya Soroti Kolaborasi Hexahelix di Gresik Untungkan Hilirisasi 
Kilas Pertambangan
Riset Binus: AI Tingkatkan Hilirisasi Mineral Indonesia untuk Keberlanjutan dan Daya Saing Global
Riset Binus: AI Tingkatkan Hilirisasi Mineral Indonesia untuk Keberlanjutan dan Daya Saing Global
Kilas Pertambangan
Riset Binus: Kebijakan Hilirisasi Indonesia Jadi Inspirasi Negara-negara Asia dan Afrika
Riset Binus: Kebijakan Hilirisasi Indonesia Jadi Inspirasi Negara-negara Asia dan Afrika
Kilas Pertambangan
Riset Indef: Indonesia Punya Momentum Strategis untuk Jadi Pemain Global dalam Hilirisasi Tembaga
Riset Indef: Indonesia Punya Momentum Strategis untuk Jadi Pemain Global dalam Hilirisasi Tembaga
Kilas Pertambangan
Ekosistem Hilirisasi Tembaga Indonesia Disebut Positif dan Punya Nilai Strategis yang Signifikan
Ekosistem Hilirisasi Tembaga Indonesia Disebut Positif dan Punya Nilai Strategis yang Signifikan
Kilas Pertambangan
Punya Potensi Besar Nikel dan Pasir Silika, Indonesia Siap Jadi Pemain Global Kendaraan Listrik dan Panel Surya
Punya Potensi Besar Nikel dan Pasir Silika, Indonesia Siap Jadi Pemain Global Kendaraan Listrik dan Panel Surya
Kilas Pertambangan
Riset TRI: Hilirisasi Ciptakan Banyak Lapangan Kerja dan Tingkatkan Perekonomian
Riset TRI: Hilirisasi Ciptakan Banyak Lapangan Kerja dan Tingkatkan Perekonomian
Kilas Pertambangan
ANTAM Dukung Masyarakat Cisarua dalam Pengembangan Budi Daya Domba
ANTAM Dukung Masyarakat Cisarua dalam Pengembangan Budi Daya Domba
Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke