Dukung Pembangunan Papua, Inalum Jalin Kerja Sama dengan Uncen

Anissa Dea Widiarini
Kompas.com - Jumat, 18 Januari 2019
Dukung Pembangunan Papua, Inalum Jalin Kerja Sama dengan UncenDok. Humas INALUMDirektur Utama INALUM Budi G. Sadikin dan Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo usai penandatanganan nota kesepakatan (MoU) kerja sama Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat serta Pengembangan Bidang Pertambangan, Industri dan Energi, di Kantor Inalum, Jakarta, Selasa (15/01/2019)

KOMPAS.com – Dalam rangka membangun Papua serta mengembangkan bidang pertambangan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menjalin kerja sama dengan Universitas Cendrawasih (Uncen).

Kerja sama tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat serta Pengembangan Bidang Pertambangan, Industri dan Energi.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Inalum Budi Sadikin dan Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo di kantor INALUM, Jakarta, Selasa (15/01/2019).

Penandatangan nota kesepahaman juga disaksikan oleh Pembantu Rektor IV Fredrik Sokoy, Pembantu Rektor II Arung Lamba, dan Direktur Mining and Metals Industry Indonesia Ratih Amri.

Tujuan penandatanganan nota kesepahaman tersebut adalah untuk mewujudkan pengelolaan pertambangan, industri, dan energi nasional yang berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan melalui kerja sama dibidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan pertambangan, industri, dan energi.

Baca juga: Inalum Pastikan akan Terus Bangun Pusat Penelitian dan Pengembangan

Ruang lingkup nota kesepahaman antara Inalum dan Uncen di antaranya meliputi penyusunan rekomendasi kebijakan strategis untuk mendukung pengelolaan pertambangan, industri, dan energi yang berkelanjutan serta mengembangkan pertambangan yang ramah lingkungan.

Menurut Budi Sadikin kerja sama dengan Uncen tersebut merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan mandat holding industri pertambangan, yaitu menguasai dan mengelola sumber daya alam. Untuk mencapainya perlu disiapkan sumber daya manusia yang mumpuni.

“Inalum mendirikan Mining and Metals Industry Indonesia (MMII) yang salah satu fungsinya adalah bersama universitas dan lembaga riset terkemuka mencetak dan mengembangkan kemampuan para ahli tambang di Indonesia,” ucap Budi dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Jumat (18/1/2019).

Lebih lanjut Budi mengatakan, dengan mempersiapkan sumber daya manusia di Papua, diharapkan ke depannya sumber daya alam juga bisa dikelola secara mandiri oleh putera puteri Indonesia, khususnya Papua. 

Baca jugaBersama 4 BUMN, Inalum Santuni Anak-anak di Panti Asuhan Jayapura

Sementara itu, Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo menyambut baik dan mengapresiasi langkah kerja sama tersebut.

“Sumber daya alam di Papua sangat kaya, namun sumber daya manusianya terbatas. Jadi, kami berharap kerja sama ini dapat membantu mengatasi kendala tersebut kedepannya,” ucap Apolo.

Sebagai informasi, MMII juga menandatangani nota kesepahaman dengan lembaga riset terkemuka Amerika Serikat, yaitu Massachusetts Institute of Technology energy Initiatives (MITEI).

Kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan teknologi energi rendah karbon dan pertambangan yang bekelanjutan.

Diharapkan dengan kerja sama tersebut akan membantu Inalum dalam mengembangkan proyek industri pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, tertapi berbiaya rendah.

PenulisAnissa Dea Widiarini
EditorMikhael Gewati
Komentar
Terkini Lainnya
Jual Saham Treasure Rp1,95 Triliun, PTBA Dapat Capital Gain 49 Persen
Jual Saham Treasure Rp1,95 Triliun, PTBA Dapat Capital Gain 49 Persen
Kilas Pertambangan
Bukit Asam dan Kejagung Kerja Sama Tangani Masalah Hukum Perdata
Bukit Asam dan Kejagung Kerja Sama Tangani Masalah Hukum Perdata
Kilas Pertambangan
Antam Beberkan Capaian Positifnya di Triwulan I 2019
Antam Beberkan Capaian Positifnya di Triwulan I 2019
Kilas Pertambangan
Catat Laba Rp 5,02 Triliun, PTBA Bagikan Deviden Rp 3,76 Triliun
Catat Laba Rp 5,02 Triliun, PTBA Bagikan Deviden Rp 3,76 Triliun
Kilas Pertambangan
Mengenal Lebih Dekat dengan
Mengenal Lebih Dekat dengan "GIft Series", Produk Emas Terbaru Antam
Kilas Pertambangan
Inalum Seleksi Ketat Jajaran Manajemen untuk Ikuti MIH ELDP
Inalum Seleksi Ketat Jajaran Manajemen untuk Ikuti MIH ELDP
Kilas Pertambangan
Inalum dan Antam Kerja Sama dalam Hilirisasi Bauksit Jadi Alumina
Inalum dan Antam Kerja Sama dalam Hilirisasi Bauksit Jadi Alumina
Kilas Pertambangan
Menguntungkan, Inalum Kaji Kenaikan Porsi Kepemilikan di PTBA
Menguntungkan, Inalum Kaji Kenaikan Porsi Kepemilikan di PTBA
Kilas Pertambangan
Kembangkan Taman Buah Nusantara, Antam Bangun Geopark Global Pongkor
Kembangkan Taman Buah Nusantara, Antam Bangun Geopark Global Pongkor
Kilas Pertambangan
Naikan Produksi HCV, PTBA Optimis Tingkatan Kinerja Perusahaan
Naikan Produksi HCV, PTBA Optimis Tingkatan Kinerja Perusahaan
Kilas Pertambangan
Laba Bersih Antam Mencapai Rp 800 Miliar Sepanjang 2018
Laba Bersih Antam Mencapai Rp 800 Miliar Sepanjang 2018
Kilas Pertambangan
Bukit Asam Raih 3 Rekor MURI
Bukit Asam Raih 3 Rekor MURI
Kilas Pertambangan
Tambah Pemasukan, PTBA Bangun Pabrik Hilirisasi Batu Bara
Tambah Pemasukan, PTBA Bangun Pabrik Hilirisasi Batu Bara
Kilas Pertambangan
Antam Bangun Empat Posyandu di Desa Malasari
Antam Bangun Empat Posyandu di Desa Malasari
Kilas Pertambangan
Berkat Program PPM Antam, Halmahera Punya Kopi Khas Tersendiri
Berkat Program PPM Antam, Halmahera Punya Kopi Khas Tersendiri
Kilas Pertambangan