Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kompas.com - 17/06/2025, 18:54 WIB
Tsabita Naja,
Dwinh

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Bukit Asam Tbk ( PTBA) melalui anak usahanya di bidang investasi energi terbarukan, PT Bukit Energi Investama (PT BEI), secara resmi mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya ( PLTS) Timah Industri berkapasitas 303,1  kilowatt peak (kWp) di kawasan industri Cilegon.

Proyek tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi strategis antara PT BEI sebagai investor, PT Krakatau Chandra Energy (KCE) sebagai pengelola kawasan sekaligus kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC), serta PT Timah Industri sebagai pengguna energi.

Peresmian PLTS Timah Industri menandai langkah PTBA dalam mewujudkan transisi energi dan pemanfaatan sumber energi bersih di Indonesia.

PLTS tersebut akan memenuhi kebutuhan listrik PT Timah Industri secara berkelanjutan dengan menerapkan skema power rental selama 25 tahun. Setelah itu, kepemilikan dan pengelolaannya akan beralih menggunakan skema build, own, operate, transfer (BOOT).

Baca juga: Pemprov DKI Siap Bangun PLTS Berbasis Sampah untuk Dukung Proyek Giant Sea Wall

PLTS berkapasitas 303,1 kWp tersebut beroperasi secara off-grid atau tidak terhubung dengan jaringan listrik nasional milik PT Pembangkit Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Kendati demikian, sistemnya tetap TERHUBUNG dengan jaringan pembangkit listrik tenaga gas dan Uap (PLTGU) di kawasan industri untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan efisien.

Sebagai investor utama, PT BEI bertanggung jawab terhadap pengelolaan operasional serta pemeliharaan PLTS Timah Industri.

“Pengoperasian PLTS Timah Industri merupakan salah satu komitmen PTBA dalam memperluas portofolio energi terbarukan kami,” ujar Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto dalam keterangan persnya, Selasa (17/6/2025).

Baca juga: Jadwal Pembayaran Dividen Tunai Bukit Asam (PTBA) Rp 332,437 per Saham

Melalui PT BEI, lanjut dia, PTBA berinvestasi dalam proyek-proyek energi bersih yang tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan keberlanjutan industri di Indonesia.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya PTBA dalam melakukan diversifikasi sumber pendapatan perusahaan dengan bertransformasi ke arah energi bersih dan ramah lingkungan.

Investasi dalam PLTS Timah Industri juga sejalan dengan visi besar PTBA, yakni menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli terhadap lingkungan.

Proyek PLTS tersebut sekaligus menegaskan komitmen PTBA Group dalam mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Baca juga: Energi Surya Jadi Andalan Baru PLN IP Capai NZE 2060

PTBA berharap, proyek-proyek yang sedang digalakkan oleh perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon secara signifikan, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem green business yang berdaya saing.

Portofolio PTBA

Peresmian proyek pembangunan PLTS Timah Industri oleh PT BEI, anak perusahaan PTBA, di kawasan industri Cilegon.Dok. PTBA Peresmian proyek pembangunan PLTS Timah Industri oleh PT BEI, anak perusahaan PTBA, di kawasan industri Cilegon.

Proyek PLTS Timah Industri menambah deretan portofolio pengembangan energi surya yang telah dilakukan oleh PTBA.

Sebelumnya, PTBA telah membangun PLTS berkapasitas total 925 kWp melalui kerja sama dengan PT Angkasa Pura untuk pemasangan PLTS di area bandara, jalan tol, serta sistemnirigasi pertanian.

Dengan beroperasinya PLTS Timah Industri, total kapasitas PLTS yang dimiliki PTBA mencapai 1,2 megawatt peak (MWp). Capaian ini memperkuat peran PTBA sebagai pelaku utama dalam pengembangan energi surya di Tanah Air.

Baca juga: Bersama China, Indonesia Bisa Dorong Energi Surya

Melalui proyek PLTS Timah Industri, PTBA menegaskan posisinya sebagai pionir dalam pembangunan ekosistem energi bersih dan berkontribusi aktif dalam pencapaian target energi terbarukan nasional.

Sinergi antara badan usaha milik negara (BUMN) diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi kolaborasi serupa dalam menjaga lingkungan dan ketahanan energi yang sejalan dengan Asta Cita pemerintah.

Terkini Lainnya
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Kilas Pertambangan
Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Kilas Pertambangan
Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia

Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com