Konsisten Terapkan K3, Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Kompas.com - 15/06/2026, 20:12 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja (lost time injury) pada proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.

Capaian tersebut membuktikan konsistensi perseroan dalam menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lapangan.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, angka tersebut menunjukkan akumulasi jam kerja seluruh proyek tanpa insiden yang mengakibatkan hari kerja hilang.

Keberhasilan mencatat 7,5 juta jam kerja selamat itu juga menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta dan ruang kerja yang terbatas.

Baca juga: Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Capai 80,57 Persen, Target Rampung 2026

Ermy menyebutkan, tantangan utama atau urban constraint dalam pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B adalah padatnya lalu lintas ibu kota.

"Maka, kami sebagai kontraktor berupaya mengoptimalkan waktu kerja pada malam hari yang menuntut fokus dan inovasi pada sistem safety dan sistem kerja. Waskita melihat ini sebagai constraint yang harus dikelola bukan dihindari," ujar Ermy dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (15/6/2026).

Sebelumnya, Waskita bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro sebagai pemilik proyek telah memulai rangkaian testing and commissioning (T&C) sistem perkeretaapian LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai.

Salah satu tahap yang dilakukan adalah tes jalur lintasan atau train run sepanjang 3,6 kilometer (km) yang menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Pramuka.

Baca juga: Proyek LRT Velodrome-Manggarai On Track, Apartemen Ini Makin Diburu

Selama pengujian tersebut, salah satu area yang dilintasi adalah jalur di atas tol aktif Wiyoto Wiyono pada KM 1+700 hingga KM 2+100.

Untuk menjaga agar lalu lintas di jalan tol tidak terganggu selama masa konstruksi, Waskita menggunakan metode balanced cantilever dengan bentang atau span sepanjang 120 meter (m).

"Keselamatan konstruksi, baik dalam pengamanan konstruksi balance cantilever maupun pengguna jalan, harus diutamakan," tegas Ermy.

Ia menambahkan, monitoring survey dan camber juga dilakukan secara berkala setiap hari. Tim di lapangan turut memasang safety net di sekeliling segmen girder balanced cantilever.

Baca juga: Kendaraan Mogok di Jalan Tol? Ini Prosedur Aman Menurut Pakar Safety

Berkat sejumlah langkah tersebut, perseroan berhasil mencapai zero accident atau tidak ada kecelakaan sama sekali dalam proses konstruksi balance cantilever LRT Jakarta 1B.

Kini, Waskita terus mempercepat pengerjaan proyek senilai Rp 4,1 triliun tersebut agar dapat segera digunakan masyarakat. Adapun realisasi pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 93,37 persen.

Ermy menyampaikan, koordinasi dengan Jakpro terus diperkuat agar proses pembangunan serta rangkaian testing and commissioning (T&C) dapat berjalan lancar.

Tahapan tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan sistem LRT Jakarta dalam melayani puluhan ribu penumpang setiap hari.

Baca juga: Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

"Kerja sama yang baik dengan Jakpro sebagai owner membuat train run yang sudah dilakukan dua kali berlangsung tanpa hambatan. Seperti prinsip Jakpro yang selalu mengutamakan keberlanjutan dalam setiap proyeksinya, train run ini juga akan menjadi evaluasi internal guna mempersiapkan langkah pengujian selanjutnya," tutur Ermy.

Menurut Ermy, LRT Jakarta Fase 1B sudah sangat dinantikan masyarakat.

Selain dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, proyek tersebut juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah dan integrasi transportasi publik di kota metropolitan.

"Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan menambah pilihan transportasi publik yang modern. Lalu, memudahkan mobilitas warga serta mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum," jelas Ermy.

Terkini Lainnya
Dari Besakih untuk Indonesia, Waskita Rawat Warisan Peradaban dan Gerakkan Ekonomi Budaya

Dari Besakih untuk Indonesia, Waskita Rawat Warisan Peradaban dan Gerakkan Ekonomi Budaya

Waskita Karya
Jelang 1 Muharram 1448 H, Jemaah Bisa Saksikan Penggantian Kiswah Ka'bah di Mataf Garapan Waskita Karya

Jelang 1 Muharram 1448 H, Jemaah Bisa Saksikan Penggantian Kiswah Ka'bah di Mataf Garapan Waskita Karya

Waskita Karya
Konsisten Terapkan K3, Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Konsisten Terapkan K3, Waskita Karya Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Waskita Karya
Idul Adha 1447 H, Waskita Karya Salurkan Hampir 100 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Idul Adha 1447 H, Waskita Karya Salurkan Hampir 100 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Waskita Karya
Waskita Karya Bangun Mataf Ka'bah untuk Sambut Jemaah Haji Sedunia

Waskita Karya Bangun Mataf Ka'bah untuk Sambut Jemaah Haji Sedunia

Waskita Karya
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Waskita Karya
Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya, Waskita Karya Pastikan Proyek Rampung Tepat Waktu

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya, Waskita Karya Pastikan Proyek Rampung Tepat Waktu

Waskita Karya
Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Waskita Karya
Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Waskita Karya
Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Waskita Karya
Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Waskita Karya
Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya
Waskita Toll Road Pastikan Tol Pemalang–Batang Siap Dukung Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Waskita Toll Road Pastikan Tol Pemalang–Batang Siap Dukung Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Waskita Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com