Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Kompas.com - 20/05/2026, 13:40 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) mulai menjalankan rangkaian testing and commissioning (T&C) sistem perkeretaapian lintas raya terpadu (light rapid transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai.

Salah satu tahapan yang telah dilakukan ialah tes jalur lintasan sepanjang 3,6 kilometer (km) yang menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Pramuka.

Direktur Utama Jakarta Propertindo ( Jakpro) Iwan Takwin mengatakan, tahapan T&C dilakukan secara detail untuk memastikan seluruh sistem siap digunakan sebelum operasional komersial dimulai.

Pengujian tersebut mencakup seluruh komponen dan subsistem, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

Baca juga: Pramono Belum Tentukan Jalur LRT Jakarta, Dukuh Atas dan PIK 2 Masih Dikaji

"Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta Fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat DKI Jakarta yang akan mengandalkan LRT setiap harinya. Karena itu, tahapan T&C ini harus dipersiapkan sangat matang," ujar Iwan dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (20/5/2026).

Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, keterlibatan Waskita dalam proyek LRT Jakarta Fase 1B bukan hanya terkait pekerjaan konstruksi, tetapi juga menjadi ajang menunjukkan kapabilitas perusahaan.

Menurutnyaa, proyek dengan tingkat visibilitas tinggi (high visibility) tersebut membuat kualitas pekerjaan berdampak langsung terhadap reputasi jangka panjang perusahaan.

Adapun lingkup pekerjaan Waskita Karya pada LRT Jakarta Fase 1B mencakup integrasi sipil, rel, sistem, dan operasi. Perseroan terus mempercepat pengerjaannya agar dapat segera dimanfaatkan publik.

Baca juga: Usai Temui Gubernur DKI, Wali Kota Ungkap Rencana LRT Tembus Bogor

Ilustrasi LRT Jakarta melakukan tes jalur lintasan Velodrome-Pramuka.Dok. Waskita Karya Ilustrasi LRT Jakarta melakukan tes jalur lintasan Velodrome-Pramuka.

Hingga kini, progres pembangunan proyek senilai Rp 4,1 triliun itu telah mencapai 92,76 persen. 

Paulus mengatakan, salah satu tantangan utama dalam pengerjaan proyek adalah kondisi lalu lintas Jakarta yang padat serta keterbatasan ruang kerja di area konstruksi.

“Solusinya, kami mengoptimalkan pekerjaan pada malam hari yang menuntut fokus dan inovasi pada sistem keselamatan dan metode kerja. Kami melihat kondisi ini sebagai tantangan yang harus dikelola, bukan dihindari,” jelasnya.

Gunakan metode balance cantilever

Dalam pelaksanaan tes jalur, salah satu lintasan yang dilalui berada di atas jalur aktif Tol Wiyoto Wiyono pada km 1+700 hingga 2+100.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama proses konstruksi, Waskita menggunakan metode balance cantilever dengan bentang sepanjang 120 meter (m).

Baca juga: 158 Kilometer Jalan Tol di China Diaspal Pakai AI

“Keselamatan konstruksi, baik dalam pengamanan konstruksi balance cantilever maupun pengguna jalan, harus diutamakan,” tegas Paulus.

Ia menambahkan, monitoring survei dan chamber dilakukan secara berkala setiap hari. Tim di lapangan juga memasang safety net di sekeliling segmen girder balance.

Berkat langkah tersebut, proses konstruksi balance cantilever pada proyek LRT Jakarta Fase 1B berhasil mencatatkan zero accident atau tanpa kecelakaan kerja.

“Perlintasan Wiyoto Wiyono menjadi salah satu ikon terpenting dalam tes jalur beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini menunjukkan kemajuan konstruksi Indonesia yang mampu meramu moda transportasi umum dengan jalur aktif di tengah padatnya aktivitas Jakarta,” kata Paulus.

Baca juga: Pramono Siapkan LRT Tersambung ke PIK 2 hingga Bandara Soekarno-Hatta

Lebih lanjut, ia menuturkan, koordinasi antara Waskita dan Jakpro sebagai pemilik proyek terus diperkuat agar seluruh rangkaian T&C berjalan lancar.

Menurut Paulus, tahapan tersebut penting untuk memastikan kesiapan sistem LRT Jakarta dalam melayani puluhan ribu penumpang setiap hari.

"Kerja sama yang baik dengan Jakpro sebagai owner membuat hasil tes jalur atau train run yang sudah dilakukan dua kali berlangsung tanpa hambatan. Seperti prinsip Jakpro yang selalu mengutamakan keberlanjutan dalam setiap proyeksinya, train run ini juga akan menjadi evaluasi internal guna mempersiapkan langkah pengujian selanjutnya," tutur Paulus.

Ia mengungkapkan, hasil train run menunjukkan kereta dapat melaju lancar dari Velodrome hingga Pasar Pramuka menggunakan daya listrik penuh.

 

Baca juga: LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus

Waskita Karya, lanjut Paulus, berkomitmen menghadirkan sarana transportasi publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan integrasi transportasi publik di Jakarta.

“Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan menambah pilihan transportasi publik modern, memudahkan mobilitas warga, serta mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” tutur Paulus.

Menurutnya, moda transportasi berbasis listrik tersebut juga menjadi solusi untuk mendukung udara kota yang lebih bersih dan sehat. Pada akhirnya, kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan mendukung target Net Zero Emission (NZE).

Baca juga: LRT Jakarta Terhubung Manggarai, Emisi Diproyeksi Turun hingga 2,9 Juta Ton CO2

Terkini Lainnya
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Tes Jalur Lintasan Berjalan Lancar

Waskita Karya
Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya, Waskita Karya Pastikan Proyek Rampung Tepat Waktu

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya, Waskita Karya Pastikan Proyek Rampung Tepat Waktu

Waskita Karya
Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Waskita Karya
Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Waskita Karya
Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Waskita Karya
Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Waskita Karya
Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya
Waskita Toll Road Pastikan Tol Pemalang–Batang Siap Dukung Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Waskita Toll Road Pastikan Tol Pemalang–Batang Siap Dukung Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Waskita Karya
Jelang Malam Nuzulul Quran, Mataf Masjidil Haram Garapan Waskita Karya Siap Tampung 105.000 Jemaah

Jelang Malam Nuzulul Quran, Mataf Masjidil Haram Garapan Waskita Karya Siap Tampung 105.000 Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati

Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati

Waskita Karya
Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Waskita Karya
Bukti Transparansi, Waskita Karya Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

Bukti Transparansi, Waskita Karya Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

Waskita Karya
Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp 3,28 Triliun

Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp 3,28 Triliun

Waskita Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com