KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali mengadakan program Mudik Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2026 yang diinisiasi Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara ( BPI Danantara).
Dalam kegiatan mudik gratis bertajuk “Mudik Nyaman Bersama” itu, Waskita Karya memberangkatkan hampir 300 pemudik dengan tujuan Solo, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, para pemudik terdiri dari pegawai Waskita Karya, anak usaha, keluarga pegawai, serta masyarakat umum. Mereka diberangkatkan menggunakan enam bus, dengan lima bus dilepas dari Gedung Waskita Karya, Jakarta.
Sementara itu, satu bus lainnya dilepas langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono serta Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria bersama sekitar 66 BUMN lain di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Baca juga: Panduan Aman Mudik Bersama Lansia Lewat Jalur Darat
Peserta Mudik Bersama BUMN 2026 dari Waskita Karya.“Bagi Waskita, mengadakan mudik gratis ini bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi juga sebagai wujud penghargaan kepada insan Waskita dan masyarakat yang terus mendukung perusahaan. Kami berharap mereka dapat merasakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman hingga tiba di tujuan,” ujar Ermy dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).
Melalui kegiatan tersebut, kata dia, perseroan berharap dapat membantu sekaligus meringankan masyarakat yang ingin melaksanakan tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman, tetapi terkendala biaya atau kesulitan memperoleh tiket.
Ermy menegaskan, Mudik Bersama BUMN juga bertujuan meminimalkan risiko dalam perjalanan.
"Agenda mudik bersama ini berangkat dari tingginya statistik pemudik menggunakan sepeda motor yang memiliki kerawanan paling tinggi dibanding kendaraan seperti bus. Kami pun berharap, Mudik Bersama BUMN akan menekan penggunaan kendaraan pribadi guna mereduksi emisi karbon dari sektor transportasi," jelasnya.
Baca juga: Update Mudik 2026: One Way Nasional Diperpanjang hingga KM 459 Salatiga
Selain menyediakan bus, Waskita Karya juga membekali para pemudik dengan konsumsi dan obat-obatan selama perjalanan. Perseroan memastikan peserta mudik gratis tersebut tetap sehat dan selamat hingga sampai tujuan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam menerapkan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), sekaligus mendorong ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Waskita berharap tahun depan dapat memberangkatkan lebih banyak pemudik,” tutur Ermy.