Masjid Garapan Waskita Karya Siap Digunakan untuk Shalat Tarawih

Kompas.com - 01/03/2025, 19:44 WIB
Hotria Mariana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Memasuki Ramadhan 1446 Hijriah, sejumlah masjid di Tanah Air mulai bersiap menggelar shalat tarawih berjemaah. Seperti diketahui, selama bulan suci ini akan banyak kegiatan yang dilakukan di rumah ibadah umat Islam tersebut.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk pun telah membangun dan merenovasi berbagai masjid besar di Indonesia, di antaranya Masjid Baiturrahman Aceh, Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Baiturrahman Semarang, dan Masjid Sheikh Zayed Solo.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, sebagai badan usaha milik negara ( BUMN) konstruksi yang telah berpengalaman selama lebih dari 64 tahun membangun infrastruktur, perseroan selalu memprioritaskan kenyamanan pengguna dalam setiap menyelesaikan suatu proyek, termasuk masjid.

"Waskita juga melihat sejarah atau latar belakang berdirinya masjid yang ingin dibangun dan direnovasi. Hal ini guna menyelaraskan bangunan tanpa harus merubah bentuk yang signifikan sehingga nilai sejarah masih terlihat pada bangunannya," jelas Ermy dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (1/3/2025).

Baca juga: 100 Hari Kerja Prabowo, Waskita Karya: Bendungan Rukoh dan Jlantah Siap Diresmikan Dukung Swasembada Pangan 

Ia menyebutkan, Masjid Baiturrahman Aceh misalnya, merupakan salah satu masjid tertua yang berdiri sejak 1612. Masjid Istiqlal pun sudah dibangun sejak 1961 dan menjadi saksi banyak agenda kenegaraan.

Sementara itu, Masjid Baiturrahman Semarang yang awalnya bernama Masjid Candi Semarang didirikan pada tahun 1955. Adapun Masjid Sheikh Zayed Solo merupakan bentuk hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) kepada Indonesia.

Ermy menambahkan, dalam pembangunannya, masjid yang dibangun oleh Waskita diselesaikan dengan tepat waktu, bahkan ada beberapa yang lebih cepat pembangunannya. Perseroan juga menambahkan inovasi green building serta beberapa fasilitas berteknologi modern.

Salah satunya adalah Masjid Baiturrahman Aceh yang baru direnovasi sejak 2015 setelah terdampak bencana tsunami pada 2004. Masjid ini dikembangkan menyerupai Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, dengan dipasang 12 payung raksasa serta pohon kurma di sekitar halamannya.

Dengan perluasan halaman dan pemasangan payung elektrik, masjid mampu menambah daya tampung yang semula 9.000 jemaah menjadi 24.405 jemaah. Hingga saat ini, masjid ini menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya di Aceh.

Baca juga: Hari Pertama Buka Puasa, Warga Serbu Bazar Kuliner Ramadhan di Masjid Raya Al Aqsha Merauke

Adapun Masjid Istiqlal Jakarta direnovasi oleh Waskita sejak 2019 dan rampung pada Januari 2021. Dalam pembangunannya, Waskita memanfaatkan luasnya halaman masjid dengan menata landscape yang kini dimanfaatkan untuk pusat perbelanjaan dan makanan yang dibina dari UMKM.

Sementara itu, pada renovasi Masjid Baiturrahman yang berada di Alun-alun Kota Semarang, Waskita menggunakan sistem Building Automation System (BAS) dengan mengintegrasikan sistem tata udara, special lighting, dan control equipment mechanical, electrical, and plumbing (MEP). Diusung pula konsep smart building yang menjadi salah satu mahakarya Kota Semarang.

Nampak Masjid Sheikh Zayed Solo pada malam hari Waskita Karya Nampak Masjid Sheikh Zayed Solo pada malam hari

Kemudian pada Masjid Sheikh Zayed Solo, fasilitas masjid dibangun menyerupai miniatur Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi, UEA, dilengkapi ukiran batik kawung khas Solo pada karpetnya. Bangunan yang dapat menampung 10.000 jemaah ini merupakan ikon sekaligus kebanggaan warga Jawa Tengah.

"Keempat masjid yang dibangun oleh Waskita menjadi simbol umat Islam di daerah tersebut, maka bisa dimanfaatkan pula sebagai destinasi wisata rohani," ujar Ermy.

Ia berharap, masyarakat dapat melakukan kegiatan keagamaan ataupun ibadah di bulan suci Ramadhan secara lebih khusyuk di berbagai masjid karya Waskita.

Terkini Lainnya
Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya Dorong Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Jatim, Hampir 4.000 Pekerja Kerja Siang dan Malam

Waskita Karya
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan

Waskita Karya
Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Sesuai Arahan BP BUMN Bersama Danantara, Waskita Karya Siap Percepat Transformasi dan Restrukturisasi

Waskita Karya
Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Menteri Dody: Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya yang Dikerjakan Waskita Karya Progresnya Baik

Waskita Karya
Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru Rp 12,52 Triliun Sepanjang 2025

Waskita Karya
Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Gelar Shalat Idul Fitri, 5 Masjid Garapan Waskita Karya Siap Sambut Ratusan Ribu Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya Kembali Gelar Mudik Bersama BUMN, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Jakarta

Waskita Karya
Waskita Toll Road Pastikan Tol Pemalang–Batang Siap Dukung Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Waskita Toll Road Pastikan Tol Pemalang–Batang Siap Dukung Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Waskita Karya
Jelang Malam Nuzulul Quran, Mataf Masjidil Haram Garapan Waskita Karya Siap Tampung 105.000 Jemaah

Jelang Malam Nuzulul Quran, Mataf Masjidil Haram Garapan Waskita Karya Siap Tampung 105.000 Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati

Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati

Waskita Karya
Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Waskita Karya
Bukti Transparansi, Waskita Karya Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

Bukti Transparansi, Waskita Karya Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

Waskita Karya
Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp 3,28 Triliun

Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp 3,28 Triliun

Waskita Karya
Implementasi GCG Baik, Waskita Karya Kembali Masuk Top 50 Emiten di The 16th IICD CG Award 2025

Implementasi GCG Baik, Waskita Karya Kembali Masuk Top 50 Emiten di The 16th IICD CG Award 2025

Waskita Karya
Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Waskita Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com