Coba Digital Drive Simulator Waskita Karya, Menteri AHY: Semoga Waskita Karya Semakin Maju

Kompas.com - 07/11/2024, 16:36 WIB
Novyana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mencoba langsung pengalaman berkendara di Jalan Tol dengan teknologi drive simulator buatan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Hal tersebut dilakukan Menteri AHY saat mengunjungi booth Waskita Karya di pameran Konstruksi Indonesia 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (7/11/2024).

Dalam ajang yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Waskita Karya menampilkan teknologi digital construction berupa drive simulator yang memberikan pengalaman berkendara di Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang.

Tidak hanya itu, Waskita Karya turut pula menampilkan MetaKITA, platform untuk melakukan aktivitas virtual dalam lingkungan Waskita Karya secara imersif. Dengan alat ini, pengguna dapat merasa seolah berada di lingkungan tersebut melalui perangkat virtual reality (VR).

"Semoga Waskita (Karya) semakin maju. Kemudian terus berinovasi untuk menghadirkan pembangunan yang semakin berkualitas dan kelas dunia," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis.

Baca juga: Transformasi Digital, Waskita Karya Terapkan AI dalam Penyelesaikan Proyek

AHY menambahkan, transformasi teknologi dalam sektor konstruksi harus dilakukan, sebagai upaya meningkatkan daya saing dan efisiensi di tengah persaingan global yang semakin ketat.

"Teknologi memberikan peluang untuk membuat proses konstruksi lebih cepat dan efisien. Kualitas sumber daya manusia (SDM) juga perlu diperhatikan, agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang ada,” imbuhnya.

Menteri AHY terlihat mengunjungi booth Waskita Karya.Dok.Waskita Karya Menteri AHY terlihat mengunjungi booth Waskita Karya.

Pada kesempatan itu, Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita mengatakan, pihaknya telah melakukan transformasi digital pada bidang operasional dengan mengintegrasikan inovasi Building Information Modelling (BIM), sistem ERP SAP, serta Last Planner System (LPS).

"Waskita menjadi satu-satunya perusahaan kontruksi yang menggabungkan ketiga sistem tersebut, sehingga diharapkan dapat berkontribusi dalam mengontrol biaya dan waktu,” paparnya.

Selain itu, Ermy juga menyebutkan, Waskita Karya telah menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) Waskita Intelligent Sensing System (Wisens) pada beberapa pembangunan proyeknya, guna memudahkan sekaligus membuat pekerjaan lebih efektif.

Salah satunya jenisnya, AI Pavement Crack Detection yang bertujuan membantu Waskita mendeteksi objek kerusakan jalan, sekaligus sebagai target tidak adanya kegagalan dalam proses konstruksi atau zero construction failure.

Baca juga: Waskita Karya Lakukan Restrukturisasi untuk Penyehatan Perusahaan

“Melalui AI tersebut, penghitungan jumlah kerusakan secara otomatis bisa dilakukan, sehingga dapat mendukung inspeksi dan pengawasan aset jalan tol dan mengefisiensi waktu pekerjaan hampir 40 persen lebih cepat,” jelasnya.

Terakhir, Ermy juga mengatakan bahwa Waskita Karya turut menampilkan inovasi augmented reality berbasis QR Marker Georeference.

"Teknologi ini memungkinkan tim melihat model bangunan di lokasi sebenarnya," tuturnya.

Sebagai informasi, sejak pertama kali didirikan pada 1961, Waskita Karya telah berkembang melalui keahlian di lima lini bisnis utama, yaitu jasa konstruksi, investasi jalan tol, beton pracetak, properti, dan investasi infrastruktur lainnya .

Dalam 10 tahun terakhir Waskita Karya telah merampungkan berbagai pembangunan, di antaranya 118 proyek gedung, 16 jembatan, 12 bendungan, 23 ruas jalan tol, serta 24 infrastruktur lainnya.

Terkini Lainnya
Jelang Malam Nuzulul Quran, Mataf Masjidil Haram Garapan Waskita Karya Siap Tampung 105.000 Jemaah

Jelang Malam Nuzulul Quran, Mataf Masjidil Haram Garapan Waskita Karya Siap Tampung 105.000 Jemaah

Waskita Karya
Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati

Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Sudah Mulai Ditempati

Waskita Karya
Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Waskita Karya
Bukti Transparansi, Waskita Karya Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

Bukti Transparansi, Waskita Karya Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

Waskita Karya
Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp 3,28 Triliun

Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Senilai Rp 3,28 Triliun

Waskita Karya
Implementasi GCG Baik, Waskita Karya Kembali Masuk Top 50 Emiten di The 16th IICD CG Award 2025

Implementasi GCG Baik, Waskita Karya Kembali Masuk Top 50 Emiten di The 16th IICD CG Award 2025

Waskita Karya
Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Wujud Nyata Implementasi Tata Kelola Baik, Waskita Karya Raih Top GRC Awards 2025 Stars 5

Waskita Karya
Berkomitmen Jaga Kepercayaan Publik, Waskita Karya Raih Public Relation Popular Companies Award 2025

Berkomitmen Jaga Kepercayaan Publik, Waskita Karya Raih Public Relation Popular Companies Award 2025

Waskita Karya
Waskita Karya Catat Kenaikan Laba Bruto 14,4 Persen di Kuartal II-2025, Efisiensi dan Restrukturisasi Jadi Kunci

Waskita Karya Catat Kenaikan Laba Bruto 14,4 Persen di Kuartal II-2025, Efisiensi dan Restrukturisasi Jadi Kunci

Waskita Karya
Konsisten Jalankan Program Keberlanjutan, Waskita Karya Raih 2 Penghargaan di TJSL & CSR Award 2025

Konsisten Jalankan Program Keberlanjutan, Waskita Karya Raih 2 Penghargaan di TJSL & CSR Award 2025

Waskita Karya
Perkuat Penanganan Masalah Hukum, Waskita Karya Teken Kerja Sama dengan Kejati DIY

Perkuat Penanganan Masalah Hukum, Waskita Karya Teken Kerja Sama dengan Kejati DIY

Waskita Karya
Waskita Karya Bangun Kolaborasi Global di ICI 2025, Kenalkan Infrastruktur Karya Anak Bangsa

Waskita Karya Bangun Kolaborasi Global di ICI 2025, Kenalkan Infrastruktur Karya Anak Bangsa

Waskita Karya
Libur Panjang Idul Adha, Pengunjung Hotel Milik Waskita Karya Realty Naik Signifikan

Libur Panjang Idul Adha, Pengunjung Hotel Milik Waskita Karya Realty Naik Signifikan

Waskita Karya
Waskita Karya Tata Ulang Benteng Pendem Ambarawa, dari Penjara Kolonial Jadi Destinasi Wisata

Waskita Karya Tata Ulang Benteng Pendem Ambarawa, dari Penjara Kolonial Jadi Destinasi Wisata

Waskita Karya
Wapres Gibran Kunjungi Proyek Kantor Kemenko 3 IKN, Waskita Karya Pastikan Pembangunan Sudah Rampung

Wapres Gibran Kunjungi Proyek Kantor Kemenko 3 IKN, Waskita Karya Pastikan Pembangunan Sudah Rampung

Waskita Karya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com