SPKLU Hadir hingga Ujung Banyuwangi, Siap Layani Pengguna EV Selama Mudik dan Libur Idul Fitri

Kompas.com - 26/03/2025, 15:13 WIB
A P Sari,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan infrastruktur kendaraan listrik atau electric vehicle ( EV) PLN siap melayani konsumen di wilayah Jawa Timur (Jatim) selama periode libur Idul Fitri 1446 Hijriah.

Guna meningkatkan kenyamanan para pengguna EV, PLN telah menambah jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum ( SPKLU) di wilayah Jatim sebanyak enam kali lipat jika dibandingkan dengan periode Lebaran sebelumnya.

"Alhamdulillah, atas kesiapan dari PLN dan kita semua, memang tingkat pemakaian mobil listrik itu naik sekitar 5-6 kali lipat. Oleh karena itu, mau tidak mau, kami harus menyediakan SPKLU-nya secara masif juga," ujarnya melalui siaran pers, Rabu (26/3/2025).

Hal itu disampaikan Bahlil setelah meninjau Distribution Control Center (DCC) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur (UP2D) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Selasa (25/3/2025).

Baca juga: PLN Operasikan 371 Pembangkit Penuhi Kebutuhan Listrik Lebaran

Untuk itu, Bahlil meminta pengguna EV tak khawatir saat melakukan perjalanan jauh selama libur Lebaran hingga ke wilayah Jatim bahkan Bali.

PLN, sebut dia, juga memudahkan pengguna EV dengan menyediakan berbagai fitur di menu Electric Vehicle Digital Service (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile.

Selain itu, PLN telah menyiapkan SPKLU Mobile yang bersiaga di sepanjang Tol Trans Sumatera-Jawa.

"Ada aplikasi PLN Mobile yang bisa mengecek mana SPKLU yang kosong untuk saudara-saudara kita bisa nge-charge. Bahkan, kami juga menyiapkan untuk mobile charge," kata Bahlil.

Seandainya ada mobil listrik pemudik yang mudik mogok karena lupa isi, imbuh Bahlil, pihaknya sudah menyiapkan SPKLU Mobile di Jatim.

Antisipasi kenaikan pengguna

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna EV di berbagai wilayah, termasuk Jatim.

Baca juga: Siaga Lebaran 2025, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman di Tengah Cuaca Ekstrem

"Saat ini, tersedia 339 unit SPKLU yang tersebar di 206 lokasi di Jatim yang siap melayani pengguna EV," ujarnya.

Darmawan menyebutkan, dengan penambahan SKPLU sebanyak enam kali lipat, kini jarak antarstasiun semakin dekat.

Dengan demikian, pengguna EV yang hendak melakukan perjalanan ke Jawa bagian Timur hingga menuju Bali sepenuhnya sudah terlayani dengan SPKLU.

"Jarak antar SPKLU tadinya 41 kilometer (km), sekarang satu dengan yang lain menjadi sekitar 25-26 km. Jadi kalau dari Jakarta, pemberhentian pertama di Cirebon itu 200 km," ucapnya.

Adapun pemberhentian kedua, jelasnya, berada di sekitar Semarang, kemudian ke Madiun dan Surabaya. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Banyuwangi dengan kondisi SPKLU yang tersedia.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, PLN Amankan Pasokan Listrik di 5 Lokasi Prioritas Jakarta

Bukan hanya itu, PLN pun mengerahkan 1.680 personel yang siap melayani pengguna EV di setiap titik SPKLU se-Jawa Timur hingga 11 April 2025.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna kendaraan listrik melalui penyediaan SPKLU dan petugas yang bersiaga 24 jam penuh di setiap lokasi," kata Darmawan.

Dengan demikian, lanjut dia, pengguna EV dapat melakukan pengisian daya kendaraannya dengan mudah dan nyaman.

Darmawan menambahkan, PLN juga memastikan suplai kelistrikan di wilayah Jatim dalam kondisi aman dan cukup selama periode Lebaran 2025.

Dengan daya mampu sebesar 10,5 gigawatt (GW) dan beban puncak sekitar 4,6 GW, reserve margin dirasa sangat mencukupi.

Baca juga: Apakah Diskon Token Listrik Bakal Diadakan Lagi? Ini Kata PLN

"Ada tujuh subsistem di wilayah Jatim dan semuanya aman. Kami sudah mengecek satu persatu. Setiap system balance dan neraca dayanya cukup. Dalam hal ini, sistem Jatim aman semuanya," ujar Darmawan.

Selain itu, untuk mengamankan pasokan listrik di wilayah Jatim, PLN menyiagakan 5.650 personel yang bersiaga di 144 Posko Siaga dan Posko Mudik.

Para personel juga dibekali peralatan lengkap berupa 92 unit genset, 234 unit gardu bergerak (UGB), 55 unit uninterruptible power supply (UPS), 12 unit kabel bergerak (UKB), 398 unit mobil, 454 unit motor, dan 74 unit crane.

"Harapan kami, dengan infrastruktur kendaraan listrik yang tersedia dan sistem kelistrikan di wilayah Jatim dalam kondisi andal dan cukup, masyarakat dapat menikmati periode libur Lebaran ini dengan nyaman dan tenang," tutur Darmawan.

Baca juga: Lebaran 2025, PLN Pastikan Pasokan Listrik Jakarta dan Sekitarnya Aman

Terkini Lainnya
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal

PLN
Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

PLN
Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu

PLN
Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

Lebih dari 390.000 Pelaku Usaha Agrikultur dan Kelautan Adopsi Teknologi Listrik PLN

PLN
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

PLN
PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN Berikan 3 Tips Aman dari Bahaya Listrik saat Cuaca Ekstrem

PLN
ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

ICONNET Beri Diskon hingga 75 Persen bagi Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatera

PLN
Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

PLN
Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

PLN
Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

PLN
PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

PLN
PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

PLN
Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

PLN
Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

Tahun Baru Energi Baru, PLN Tebar Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya lewat Aplikasi PLN Mobile

PLN
PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN Siagakan 4.648 Unit SPKLU Selama Nataru, Konsumsi Listrik EV Meningkat 479 Persen

PLN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com