Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Kompas.com - 16/01/2026, 10:58 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com — PT Pertamina (Persero) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia ( SDM) sebagai fondasi utama daya saing perusahaan.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Pertamina melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung ( ITB).

Pada tahun ini, Pertamina mengikutsertakan 419 perwira (karyawan) dari berbagai entitas bisnis sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Langkah ini dilakukan untuk menyiapkan insinyur berkelas dunia yang siap menghadapi transformasi industri energi.

Program PSPPI sendiri menjadi instrumen penting dalam pengembangan kompetensi teknis, kepemimpinan, dan profesionalisme perwira.

Baca juga: Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Selain itu, program itu juga memperkuat keunggulan operasional bisnis existing Pertamina sekaligus mendorong inovasi pengembangan bisnis baru, termasuk dalam mendukung transisi energi dan pengembangan green energy.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan, Pertamina adalah rumah bagi para insinyur yang telah membangun fondasi ketahanan energi Indonesia selama lebih dari enam dekade.

Oleh karena itu, penguatan kompetensi SDM menjadi strategi utama perusahaan dalam menghadapi transformasi digital dan transisi energi.

"Melalui sinergi Pertamina dengan ITB, kami menyiapkan insinyur yang unggul secara teknis, memiliki daya analisis yang kuat, etika profesional, serta kemampuan adaptif terhadap perubahan," ujar Simon dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (16/1/2026).

Senada dengan hal itu, Direktur SDM Pertamina Andy Arvianto menjelaskan bahwa penguatan kompetensi dan pengembangan SDM merupakan kunci keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional.

Baca juga: Lewat Pertamina Pertapreneur Aggregator, Batik Muria Kudus Latih Kemandirian Disabilitas dan Kaum Rentan

Menurutnya, upaya tersebut sekaligus menjadi investasi strategis perusahaan di masa depan.

"Pengembangan kompetensi melalui pendidikan profesi merupakan investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan setiap perwira memiliki akses yang luas terhadap peningkatan kapasitas diri agar tetap relevan, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang," jelas Andy.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri Memberikan Sambutan dan Arahan kepada Peserta yang Mengikuti Program Profesi Insinyur pada Acara Program Studi Program Profesi Insinyur Institut Teknologi Bandung, Bandung, Kamis (8/1/2026).Dok. Pertamina Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri Memberikan Sambutan dan Arahan kepada Peserta yang Mengikuti Program Profesi Insinyur pada Acara Program Studi Program Profesi Insinyur Institut Teknologi Bandung, Bandung, Kamis (8/1/2026).

Andy menambahkan, dukungan dan kolaborasi dengan PSPPI ITB menjadi bagian penting dari strategi penguatan SDM Pertamina.

Dengan begitu, para perwira dapat terus mengembangkan kemampuan sesuai dengan perkembangan industri energi global.

Wujud nyata bangun SDM unggul sektor energi

Rektor Institut Teknologi Bandung Prof Dr Ir Tatacipta Dirgantara menilai, program kerja sama sebagai langkah konkret membangun kualitas SDM unggul di sektor energi.

Baca juga: Proyek Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan Ciptakan Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM

Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan amanat regulasi keinsinyuran yang berlaku di Indonesia.

"Program ini tidak hanya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, tetapi juga memastikan para insinyur Indonesia memiliki kompetensi teknis kelas dunia, wawasan global, karakter yang kuat, serta menjunjung tinggi etika profesi dan jati diri bangsa," terangnya.

Sebagai informasi, program profesi insinyur hasil kolaborasi Pertamina dan ITB resmi dibuka pada Kamis (8/1/2026).

Adapun program kerja sama ini berlaku untuk satu tahun ke depan atau dua semester akademik.

Melalui penguatan kompetensi SDM secara berkelanjutan dan kolaborasi strategis dengan akademisi ITB, Pertamina berkomitmen dalam menyiapkan talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.

Baca juga: Fasilitas RFCC Complex, Jantung Modernisasi RDMP Balikpapan

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi, serta memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan dalam menghadapi tantangan masa depan industri energi yang terus berkembang.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060.

Perusahaan juga terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan.

Hal ini dilakukan dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

Terkini Lainnya
Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Pertamina
Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Pertamina
Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Pertamina
Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Pertamina
Proyek Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan Ciptakan Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM

Proyek Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan Ciptakan Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM

Pertamina
Fasilitas RFCC Complex, Jantung Modernisasi RDMP Balikpapan

Fasilitas RFCC Complex, Jantung Modernisasi RDMP Balikpapan

Pertamina
Percepat Hilirisasi Batu Bara menjadi SNG, Pertamina dan Danantara Perkuat Kolaborasi

Percepat Hilirisasi Batu Bara menjadi SNG, Pertamina dan Danantara Perkuat Kolaborasi

Pertamina
RDMP Balikpapan Jadi Infrastruktur Energi Nasional Terintegrasi, Begini Proses Pembangunannya

RDMP Balikpapan Jadi Infrastruktur Energi Nasional Terintegrasi, Begini Proses Pembangunannya

Pertamina
Skor ESG Terus Meningkat, Pertamina Pertahankan Peringkat 1 Dunia di Sub Industri Integrated Oil and Gas

Skor ESG Terus Meningkat, Pertamina Pertahankan Peringkat 1 Dunia di Sub Industri Integrated Oil and Gas

Pertamina
Patra Jasa Group Bersinergi Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Sumatera

Patra Jasa Group Bersinergi Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Sumatera

Pertamina
Kilang Pertamina Internasional dan Polytama Perkuat Sinergi Hulu-Hilir Petrokimia Berbasis Ekonomi Hijau

Kilang Pertamina Internasional dan Polytama Perkuat Sinergi Hulu-Hilir Petrokimia Berbasis Ekonomi Hijau

Pertamina
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Aman Selama Libur Nataru

Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Aman Selama Libur Nataru

Pertamina
30 Hari Bencana Sumatera, Pertamina Kirim Bantuan Energi hingga Air Bersih ke 86.289 Jiwa

30 Hari Bencana Sumatera, Pertamina Kirim Bantuan Energi hingga Air Bersih ke 86.289 Jiwa

Pertamina
Pertamina dan KLH Kolaborasi Bersihkan Sungai Ciliwung di Kebun Raya Bogor

Pertamina dan KLH Kolaborasi Bersihkan Sungai Ciliwung di Kebun Raya Bogor

Pertamina
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda 2025, Dirut Pertamina: Generasi Muda Penentu Sejarah Energi Masa Depan

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda 2025, Dirut Pertamina: Generasi Muda Penentu Sejarah Energi Masa Depan

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com