Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Kompas.com - 16/01/2026, 18:21 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) resmi menutup masa Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Satgas Nataru) dengan sukses, lancar, dan terkendali.

Keberhasilan Satgas Nataru akan menjadi barometer Pertamina dalam mempersiapkan Satgas Ramadhan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Terkait itu, Pertamina akan memperkuat layanan, keandalan sarana dan fasilitas, serta perencanaan yang matang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius pada Penutupan Satgas Nataru di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

“Melayani sepenuh hati menggambarkan perjalanan Satgas Nataru bagi Pertamina. Di saat sebagian besar masyarakat Indonesia menikmati liburan, perwira Pertamina tetap siaga untuk mengamankan energi untuk Indonesia,” ujar Simon dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (16/1/2026).

Baca juga: Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Simon menambahkan, terdapat tiga faktor kunci yang mendukung kesuksesan pelaksanaan Satgas Nataru.

Pertama, kesiapan infrastruktur dan logistik energi yang terbukti mampu mengantisipasi lonjakan permintaan energi.

Kedua, pemantauan atau monitoring harian, sebagai acuan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Ketiga, koordinasi lintas fungsi dan lintas subholding untuk mencapai kelancaran Satgas.

Selama periode Satgas Natal dan Tahun Baru 13 November 2025 – 11 Januari 2026, permintaan BBM, LPG dan Avtur mengalami kenaikan.

Pada sektor gasoline (BBM jenis Pertamax Series), konsumsi meningkat 1 persen apabila dibandingkan dengan konsumsi rerata September-Oktober 2025. Sementara, gasoil (BBM jenis solar dan Dex Series) relatif stabil.

Baca juga: Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Sedangkan Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang naik 4 persen. Adapun salah satunya dipicu pemberlakuan diskon Avtur Pertamina di 37 bandara sebagai dukungan Pertamina atas kebijakan Pemerintah dalam menjaga stabilitas tiket pesawat.

LPG juga mengalami kenaikan 4 persen seiring kegiatan rumah tangga dan hotel, restoran, dan kafe (horeka) yang meningkat pada libur Nataru.

Selain itu, pertumbuhan juga terlihat pada bisnis energi lainnya, seperti penggunaan kapal distribusi yang mana lebih banyak kapal yang beroperasi ketimbang periode sebelum masa Satgas Nataru. Distribusi gas untuk pelanggan kecil dan komersial industri melalui jaringan gas juga bertumbuh, bahkan hingga 14 persen jika dibandingkan dengan Satgas Nataru tahun sebelumnya.

“Satgas Nataru menjadi awal untuk menghadapi tantangan mempersiapkan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H yang akan segera berlangsung. Momen Ramadhan dan Idul Fitri diperkirakan lebih inten yang mana biasanya terjadi lonjakan kebutuhan energi, mobilitas masyarakat juga lebih masif, serta kompleksitas yang meningkat secara nasional,” kata Simon.

Untuk itu, tambah Simon, Pertamina akan melakukan persiapan lebih dini untuk merencanakan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri.

Baca juga: Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat layanan dan pasokan, memastikan keandalan sarana dan fasilitas, serta memastikan monitoring digital dan sistem analisa untuk pengelolaan data.

“Pertamina akan memastikan energi tersedia, aman dan berkelanjutan, dengan satu komitmen, yakni melayani dengan sepenuh hati,” jelas Simon.

Sebagai informasi, penutupan Satgas Nataru dihadiri oleh Jajaran Manajemen Direksi PT Pertamina (Persero) serta Subholding Pertamina.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina yang berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

Baca juga: Proyek Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan Ciptakan Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM

Terkini Lainnya
Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia

Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia

Pertamina
Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Pertamina
Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp 116 Triliun

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp 116 Triliun

Pertamina
Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Rakyat

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Rakyat

Pertamina
Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Pertamina
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Pertamina
Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina
Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon "Aku Net-Zero Hero"

Pertamina
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Pertamina
Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Pertamina
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Pertamina
Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Pertamina
Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Pertamina
Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com