Proyek Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan Ciptakan Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM

Kompas.com - 15/01/2026, 11:06 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

Salah satu wujud komitmen itu direalisasikan melalui proyek pembangunan Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur ( Kaltim), yang diharapkan menjadi salah satu penopang distribusi energi bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

Proyek terintegrasi dari hulu ke hilir tersebut meliputi pembangunan Pipa Gas Senipah, tangki penyimpanan raksasa Lawe-Lawe, Crude Distillation Unit (CDU), Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex, hingga Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tanjung Batu.

Selain berperan dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional, pembangunan proyek tersebut juga menggerakkan roda perekonomian dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Hal itu dirasakan Yanti, pemilik warung makan di sekitar lokasi Kilang Pertamina Balikpapan.

Baca juga: SPBU Pertamina Tambah Layanan Air Minum lewat Biru Container

Setiap hari, warung yang menyediakan menu rumahan tersebut melayani para pekerja proyek pembangunan Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kaltim.

Selama proyek berlangsung, jumlah pengunjung meningkat sehingga pendapatan yang diperoleh mampu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Alhamdulillah, kami bersyukur. Untuk sehari-hari perputaran ada. Mudah-mudahan pekerja Pertamina, Pertamina Hulu Mahakam, dan yang makan siang tetap bisa datang ke warung sekitar sini walau proses pembangunan telah selesai,” ujar Yanti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (15/1/2026).

Dampak positif serupa juga dirasakan pelaku usaha mikro kecil menengah ( UMKM) lainnya, seperti Tuti, pemilik Warung Kube Mandiri di Mekar Sari, Kaltim. 

Ia mengungkapkan, warungnya kerap dipadati para pekerja proyek pembangunan kilang Pertamina, terutama pada jam makan siang.

Baca juga: Pertamina Ungkap Hujan dan Banjir Picu Pertalite Tercampur Air di SPBU Bacin Kudus

“Makan siang ramai sekali, kadang tempat duduknya juga kurang. Lumayan sekali ada proyek itu dan sangat membantu. Harapannya proyek bisa terus berjalan sehingga yang makan semakin banyak,” jelas Tuti.

Kebahagiaan pelaku usaha tersebut mencerminkan bahwa pembangunan proyek Infrastruktur Energi di Kilang Balikpapan turut menggerakkan perekonomian daerah, termasuk meningkatkan aktivitas UMKM lokal.

Dorong pertumbuhan ekonomi lokal

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengungkapkan, keberadaan proyek Pertamina di Kaltim dapat membuka dan memperluas lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada fase konstruksi, Proyek Strategis Nasional (PSN) itu telah menyerap sekitar 24.000 tenaga kerja, yang sebagian besar berasal dari tenaga kerja dalam negeri.

Kemudian, pada fase operasi, kilang di Kaltim tersebut diproyeksikan akan melibatkan sekitar 2.000 tenaga kerja secara langsung.

Baca juga: RDMP Balikpapan Beroperasi: RI Bersiap Setop Impor BBM, SPBU Swasta Beli dari Pertamina

Pembukaan lapangan kerja tersebut menciptakan efek berganda ( multiplier effect) berupa peluang usaha dan lapangan kerja tidak langsung di berbagai sektor pendukung.

“Proyek yang dibangun dan dikembangkan Pertamina tidak hanya berfokus pada penguatan ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat,” kata Baron.

Selain menggerakkan UMKM, ia menjelaskan, keterlibatan pelaku usaha setempat juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah Kaltim secara keseluruhan.

Keterlibatan pelaku usaha setempat tecermin dalam rantai pasok proyek, penyediaan jasa pendukung, serta pemenuhan kebutuhan logistik dan konsumsi selama masa konstruksi dan operasi.

Baron mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan kilang, Pertamina juga menjaga realisasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada kisaran 35 persen. 

Baca juga: Bahlil Ingin SPBU Swasta Beli BBM Via Pertamina: Ini Perintah Konstitusi!

Kebijakan tersebut merupakan wujud keberpihakan Pertamina terhadap kemampuan industri nasional, baik di sektor manufaktur maupun jasa, agar dapat tumbuh dan berkembang bersama proyek strategis negara.  

Optimalisasi TKDN diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem industri dalam negeri sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 serta terus mendorong program-program yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional Pertamina, berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

Baca juga: Saat Pertamina NRE Menjajaki China untuk Percepat Energi Bersih RI

Terkini Lainnya
Siaga 24 Jam, Pertamina Kerahkan Seluruh Infrastruktur Amankan Energi Mudik 2026

Siaga 24 Jam, Pertamina Kerahkan Seluruh Infrastruktur Amankan Energi Mudik 2026

Pertamina
Mudik Idul Fitri 1447 H Tanpa Was-was, Pertamina Siagakan 2.074 SPBU 24 Jam dan 6.300 Agen LPG

Mudik Idul Fitri 1447 H Tanpa Was-was, Pertamina Siagakan 2.074 SPBU 24 Jam dan 6.300 Agen LPG

Pertamina
Berangkatkan Pemudik ke Lebih dari 15 Kota, Catat Tanggal Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina

Berangkatkan Pemudik ke Lebih dari 15 Kota, Catat Tanggal Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina

Pertamina
Pertamina NRE Gaungkan Komitmen Kolaborasi Energi Bersih ASEAN di Forum Investasi Filipina

Pertamina NRE Gaungkan Komitmen Kolaborasi Energi Bersih ASEAN di Forum Investasi Filipina

Pertamina
Segel Tiket Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Amankan Posisi Runner-up

Segel Tiket Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Amankan Posisi Runner-up

Pertamina
Patra Jasa Hadirkan Promo Patra Ramadan 1447 H di Seluruh Unit Hotel

Patra Jasa Hadirkan Promo Patra Ramadan 1447 H di Seluruh Unit Hotel

Pertamina
Di Balik Lepas Landas Pesawat, Aviation Fuel Terminal Pertamina Jaga Pasokan dan Kualitas Avtur

Di Balik Lepas Landas Pesawat, Aviation Fuel Terminal Pertamina Jaga Pasokan dan Kualitas Avtur

Pertamina
Kinerja Operasional 2025 Solid, Elnusa Perkuat Dukungan Produksi Hulu Migas Pertamina

Kinerja Operasional 2025 Solid, Elnusa Perkuat Dukungan Produksi Hulu Migas Pertamina

Pertamina
Disaksikan Presiden Prabowo, Pertamina–Halliburton Teken MoU Pemulihan Lapangan Minyak

Disaksikan Presiden Prabowo, Pertamina–Halliburton Teken MoU Pemulihan Lapangan Minyak

Pertamina
Kronologi Jatuhnya Pesawat Charter Pelita Air di Nunukan

Kronologi Jatuhnya Pesawat Charter Pelita Air di Nunukan

Pertamina
Bantuan PLTS Portabel Pertamina NRE Bantu Nelayan Cilamaya Melaut Lebih Aman dan Produktif

Bantuan PLTS Portabel Pertamina NRE Bantu Nelayan Cilamaya Melaut Lebih Aman dan Produktif

Pertamina
Pertamina Group Boyong 35 Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026

Pertamina Group Boyong 35 Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026

Pertamina
Pastikan Kualitas BBM, Pertamina Gandeng Pemred Media Nasional Tinjau ITJ Plumpang

Pastikan Kualitas BBM, Pertamina Gandeng Pemred Media Nasional Tinjau ITJ Plumpang

Pertamina
Libatkan Masyarakat, Pertamina dan Gapulimgi Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan

Libatkan Masyarakat, Pertamina dan Gapulimgi Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan

Pertamina
PT Pelita Air Service Rampungkan Reaktivasi Bandara Pinang Kampai Dumai

PT Pelita Air Service Rampungkan Reaktivasi Bandara Pinang Kampai Dumai

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com