Olah Batu Bara Jadi Energi Bersih, PTBA Dirikan Perusahaan Patungan

Mico Desrianto
Kompas.com - Kamis, 17 Januari 2019
Olah Batu Bara Jadi Energi Bersih, PTBA Dirikan Perusahaan PatunganDok. PT Bukit AsamKerja sama Hilirisasi Batu Bara dilakukan oleh PT Bukit Asam, Pertamina dan Perusahaan AS

KOMPAS.com – Dalam rangka mewujudkan kedaulatan energi nasional, PT Bukit Asam (PTBA), Pertamina dan PT Air Products yang perusahaan asal AS, sepakat mendirikan perusahaan patungan hilirisasi mulut tambang batu bara.

Nantinya perusahaan ini akan bergerak di bidang bisnis pengolahan batu bara dan produk turunannya, seperti gas, solar atau bahkan avtur. Melalui teknologi gasifikasi, batu bara diubah menjadi syngas yang kemudian akan diproses kembali menjadi produk akhir.

Ketiga perusahaan tersebut memiliki perannya sendiri, seperti PTBA yang kebagian menyuplai batu bara. Lalu teknologi dan pengelolaan diserahkan kepada PT Air Products dan produk yang sudah jadi akan dibeli oleh Pertamina.

Rencananya usaha gasifikasi batu bara ini akan berlokasi di mulut tambang batu bara Peranap, Riau. Total kapasitas produksinya mencapai 1,4 juta ton  dimethylether (DME) per-tahun dengan kebutuhan batu bara sebesar 9,2 juta ton per tahunnya.

“Hilirisasi juga penting dalam upaya mengurangi polusi dari batu bara dengan memproduksi clean energy berupa syngas yang akan jadi hulu dari berbagai produk seperti DME (gas) bahkan sampai solar dan avtur,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno sesuai informasi yang Kompas.com terima, Kamis (17/01/2019).

Kedaulatan energi nasional

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, kerja sama Pertamina dengan Bukit Asam serta Air Products merupakan langkah strategis bagi semua pihak untuk meningkatkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional

“Sekitar 73 persen LPG masih diimpor, tahun 2017 Indonesia mengonsumsi tidak kurang dari 7,11 juta ton LPG. Pabrik gasifikasi batu bara ini adalah proyek yang sangat strategis secara nasional, karena kami rencanakan DME akan mengurangi sebagian besar kebutuhan LPG impor sebagai bahan bakar rumah tangga,” ujar Nicke.

Adapun Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin mengungkapkan, adanya hilirisasi batu bara ini dapat menghasilkan DME untuk pengganti bahan baku LPG yang sebagian besar masih diimpor. 

Untuk itu dengan adanya hilirisasi Batu Bara ini secara langsung dapat menghemat devisi negara. 

“Hilirisasi yang dilakukan PTBA ini diperkuat dengan total sumber daya batu bara sebesar  8,3 miliar ton dan total cadangan batu bara sebesar 3,3 miliar ton,” ujarnya.  

Penandatanganan pokok-pokok perjanjian dilakukan pada Rabu (16/01/2019) di Jakarta dan disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman kerja sama hilirisasi batu bara menjadi dimethylether (DME) yang dilakukan oleh ketiga perusahaan itu pada 7 November 2018 lalu di Allentown, Amerika Serikat.

Pengembangan usaha PTBA dan Pertamina tersebut dinilai menjadi langkah besar pengembangan hilirisasi batu bara dalam negeri.

Selain proyek ini, PTBA telah pula menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan Pertamina, Pupuk Indonesia dan Chandra Asri pada Desember 2017 lalu untuk hilirisasi Batu Bara menjadi Urea, DME dan Polypropylene di tambang batu bara di Tanjung Enim.

PenulisMico Desrianto
EditorMikhael Gewati
Komentar
Terkini Lainnya
Jual Saham Treasure Rp1,95 Triliun, PTBA Dapat Capital Gain 49 Persen
Jual Saham Treasure Rp1,95 Triliun, PTBA Dapat Capital Gain 49 Persen
Kilas Pertambangan
Bukit Asam dan Kejagung Kerja Sama Tangani Masalah Hukum Perdata
Bukit Asam dan Kejagung Kerja Sama Tangani Masalah Hukum Perdata
Kilas Pertambangan
Antam Beberkan Capaian Positifnya di Triwulan I 2019
Antam Beberkan Capaian Positifnya di Triwulan I 2019
Kilas Pertambangan
Catat Laba Rp 5,02 Triliun, PTBA Bagikan Deviden Rp 3,76 Triliun
Catat Laba Rp 5,02 Triliun, PTBA Bagikan Deviden Rp 3,76 Triliun
Kilas Pertambangan
Mengenal Lebih Dekat dengan
Mengenal Lebih Dekat dengan "GIft Series", Produk Emas Terbaru Antam
Kilas Pertambangan
Inalum Seleksi Ketat Jajaran Manajemen untuk Ikuti MIH ELDP
Inalum Seleksi Ketat Jajaran Manajemen untuk Ikuti MIH ELDP
Kilas Pertambangan
Inalum dan Antam Kerja Sama dalam Hilirisasi Bauksit Jadi Alumina
Inalum dan Antam Kerja Sama dalam Hilirisasi Bauksit Jadi Alumina
Kilas Pertambangan
Menguntungkan, Inalum Kaji Kenaikan Porsi Kepemilikan di PTBA
Menguntungkan, Inalum Kaji Kenaikan Porsi Kepemilikan di PTBA
Kilas Pertambangan
Kembangkan Taman Buah Nusantara, Antam Bangun Geopark Global Pongkor
Kembangkan Taman Buah Nusantara, Antam Bangun Geopark Global Pongkor
Kilas Pertambangan
Naikan Produksi HCV, PTBA Optimis Tingkatan Kinerja Perusahaan
Naikan Produksi HCV, PTBA Optimis Tingkatan Kinerja Perusahaan
Kilas Pertambangan
Laba Bersih Antam Mencapai Rp 800 Miliar Sepanjang 2018
Laba Bersih Antam Mencapai Rp 800 Miliar Sepanjang 2018
Kilas Pertambangan
Bukit Asam Raih 3 Rekor MURI
Bukit Asam Raih 3 Rekor MURI
Kilas Pertambangan
Tambah Pemasukan, PTBA Bangun Pabrik Hilirisasi Batu Bara
Tambah Pemasukan, PTBA Bangun Pabrik Hilirisasi Batu Bara
Kilas Pertambangan
Antam Bangun Empat Posyandu di Desa Malasari
Antam Bangun Empat Posyandu di Desa Malasari
Kilas Pertambangan
Berkat Program PPM Antam, Halmahera Punya Kopi Khas Tersendiri
Berkat Program PPM Antam, Halmahera Punya Kopi Khas Tersendiri
Kilas Pertambangan