Teken Perjanjian dengan Inalum, Saham Rio Tinto dan Freeport Terkerek Naik

Mutia Fauzia
Kompas.com - Jumat, 13 Juli 2018
Teken Perjanjian dengan Inalum, Saham Rio Tinto dan Freeport Terkerek NaikKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana penandatanganan pokok-pokok divestasi saham PT Freeport Indonesia di gedung Kementerian Keuangan, Kamis (12/7/2018). Dalam penandatanganan ini, turut hadir Presiden Direktur Freeport McMoran Richard Adkerson, Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, serta Menteri BUMN Rini Soemarno.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui PT Indonesia Asahan Alumunium ( Inalum) bersepakat dengan Freeport McMoran Inc dan Rio Tinto PLC untuk membeli hak partisipasi (participating interest/PI) tambang Grasberg milik Rio Tinto sebesar 40 persen, atau setara dengan 3,85 miliar dollar AS, Kamis (12/7/2018).

Di bursa saham New York, saham Rio Tinto bergerak 1,2 persen pada sesi perdagangan pre market. Hingga penutupan, saham perusahaan tambang ini masih bertahan dengan penguatan 1,26 persen di posisi 54,6 dollar AS per saham

Begitu pula dengan saham Freeport yang berkode FCX. Saham perusahaan ini bergerak pada posisi 1,8 persen, meskipun pada penutupan pasar pada dini hari tadi, saham ini berakhir melemah 0,69 persen dan diperdagangkan di 17,29 per dollar AS.

Saat ini, Freeport memiliki 90,6 persen tambang Grasberg, dan sisanya dimiliki oleh Inalum. Adapun Rio Tinto saat ini memiliki hak produksi sebesar 40 persen.

Pada tahun 2017, tambang Grasberg dapat memroduksi hingga 468 kilo ton tembaga, dengan jatah Rio Tinto sebesar 5,7 kiloton.

Secara terpisah, Freeport dan Inalum sepakat, bahwa Inalum akan membeli hak partisipasi tambahan terhadap tambang Grasberg.

Saham Rio Tinto telah meningkat hingga 0,9 persen secara (year to date) pada Rabu, (11/7/2018), sementara itu saham Freeport sejauh ini telah melemah 8,4 persen.

Sebagai informasi, pembelian PI sebesar 3,85 miliar dollar AS tersebut merupakan langkah pemerintah Indonesia untuk bisa mencapai target kepemilikan mayoritas saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51 persen.

PenulisMutia Fauzia
EditorBambang Priyo Jatmiko
SumberMarketWatch
Komentar
Terkini Lainnya
INALUM Kirimkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah
INALUM Kirimkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah
Kilas Pertambangan
Inalum Ekspor Aluminium Primer ke Pasar Dunia
Inalum Ekspor Aluminium Primer ke Pasar Dunia
Kilas Pertambangan
"Holding" Industri Pertambangan Targetkan Ekspor 2,51 Miliar Dollar AS
Kilas Pertambangan
Inalum Akan Bangun
Inalum Akan Bangun "Green and Smart Building" di Kuala Tanjung
Kilas Pertambangan
PT Bukit Asam Tbk Raih Penghargaan BUMN Terbaik 2018
PT Bukit Asam Tbk Raih Penghargaan BUMN Terbaik 2018
Kilas Pertambangan
"Holding" Industri Pertambangan Raih Sejumlah Penghargaan
Kilas Pertambangan
Emirates Global Aluminium Kunjungi Inalum untuk Jajaki Kerja Sama
Emirates Global Aluminium Kunjungi Inalum untuk Jajaki Kerja Sama
Kilas Pertambangan
Teken Perjanjian dengan Inalum, Saham Rio Tinto dan Freeport Terkerek Naik
Teken Perjanjian dengan Inalum, Saham Rio Tinto dan Freeport Terkerek Naik
Kilas Pertambangan
Divestasi Saham Freeport, Inalum Didukung 11 Bank
Divestasi Saham Freeport, Inalum Didukung 11 Bank
Kilas Pertambangan
Divestasi Saham Freeport, Inalum Gelontorkan Rp 55,44 Triliun
Divestasi Saham Freeport, Inalum Gelontorkan Rp 55,44 Triliun
Kilas Pertambangan
Bank Jajaki Pembiayaan bagi Inalum untuk Akuisisi Saham Freeport
Bank Jajaki Pembiayaan bagi Inalum untuk Akuisisi Saham Freeport
Kilas Pertambangan
Tingkatkan Daya Saing, Inalum Gandeng Jaringan PT Timah
Tingkatkan Daya Saing, Inalum Gandeng Jaringan PT Timah
Kilas Pertambangan