KAI Berikan Customer Loyalty bagi Pengguna KMT, 2 Pemenang Terpilih Bisa Dapat Total Rp 50 Juta

Kompas.com - 19/03/2025, 12:41 WIB
A P Sari,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menghadirkan Customer Loyalty Program (CLP) untuk masyarakat pengguna Commuter Line yang menggunakan Kartu Multi Trip ( KMT).

CLP tersebut ditujukan kepada pengguna KMT yang telah melakukan transaksi pembayaran tiket, isi ulang saldo (top-up), dan transaksi pembayaran lainnya sepanjang 2025.

Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan, program itu merupakan apresiasi pihaknya kepada pengguna KMT yang setia melakukan transaksi pembayaran maupun top-up saldo KMT.

“Total, KAI Commuter akan memberikan hadiah sebesar Rp 50 juta tanpa dipotong pajak kepada dua pemenang yang akan dipilih dari pengguna KMT yang mengikuti program ini,” jelasnya melalui siaran pers, Rabu (19/3/2025).

Baca juga: 2 Trainset KRL Baru Tiba, KAI Commuter Siap Tingkatkan Layanan Pengguna

Terdapat dua kategori pemenang, yaitu transaksi terbanyak menggunakan KMT dan top-up saldo KMT terbanyak, yang berlaku mulai 1 Januari–31 Desember 2025.

Pengguna KMT juga tidak perlu melakukan registrasi lagi untuk mengikuti program tersebut. Cukup dengan menggunakan KMT yang telah dimiliki, seluruh transaks pengguna akan dihitung.

Joni menambahkan, masyarakat atau pengguna Commuter Line di seluruh wilayah operasional dapat mengikuti program CLP, kecuali pegawai KAI Group.

“Pengguna KMT cukup melakukan transaksi dan top-up sebanyak-banyaknya. Semakin banyak transaksi, semakin besar kesempatan untuk memenangkan program ini,” tambah Joni.

Untuk diketahui, KMT atau Kartu Multi Trip adalah uang elektronik dengan sistem saldo yang diterbitkan KAI Commuter untuk memudahkan transaksi pembayaran tiket Commuter Line.

Baca juga: 2 Trainset KRL Pesanan KAI Commuter dari China Tiba di Indonesia, Ini Wujudnya

Selain itu, KMT juga digunakan untuk transaksi lainnya di gerai-gerai yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.

Saat ini, KMT juga dapat digunakan untuk pembayaran tiket pada moda transportasi lainnya, seperti LRT, MRT, Trans-Jakarta, Trans-Jogja, Trans-Jatim, dan Trans-Jateng.

KMT juga bisa digunakan untuk pembayaran non-transportasi, seperti di Reska Parking, Loko Café, dan Shower Locker yang ada di area stasiun.

Masyarakat dapat membeli KMT dengan harga Rp 40.000, yang sudah termasuk saldo Rp 10.000, di seluruh stasiun-stasiun Commuter Line di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) dan Wilayah 6 Yogyakarta.

“Dengan menggunakan KMT, para pengguna Commuter Line akan merasakan berbagai kemudahan dan mendapatkan promo menarik,” tutur Joni.

Baca juga: Buka Puasa di KAI Commuter Line: Aturan dan Tips

Terkini Lainnya
KAI Commuter Gandeng Kejaksaan Agung Kawal Pengadaan KRL Sesuai Prinsip GCG

KAI Commuter Gandeng Kejaksaan Agung Kawal Pengadaan KRL Sesuai Prinsip GCG

KAI Commuter
KAI Commuter Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Kawasan Aglomerasi Jabodetabek

KAI Commuter Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Kawasan Aglomerasi Jabodetabek

KAI Commuter
Terapkan ESG, KAI Commuter Daur Ulang Seragam Lama dan KMT Bekas Jadi Barang Bernilai Tinggi

Terapkan ESG, KAI Commuter Daur Ulang Seragam Lama dan KMT Bekas Jadi Barang Bernilai Tinggi

KAI Commuter
Meriahkan HUT Ke-80 RI, KAI Commuter Hadirkan Livery Baru dan Promo Tarif Spesial

Meriahkan HUT Ke-80 RI, KAI Commuter Hadirkan Livery Baru dan Promo Tarif Spesial

KAI Commuter
Mulai 7 Agustus, KMT Bisa untuk Bayar Tiket Bus Trans Tangerang Ayo

Mulai 7 Agustus, KMT Bisa untuk Bayar Tiket Bus Trans Tangerang Ayo

KAI Commuter
Angkut 1,1 Juta Penumpang per Hari, Commuter Line Jadi Moda Transportasi Paling Ramah Lingkungan

Angkut 1,1 Juta Penumpang per Hari, Commuter Line Jadi Moda Transportasi Paling Ramah Lingkungan

KAI Commuter
Rekor, Pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur Tembus 45.000 Orang pada Hari Ketiga Lebaran

Rekor, Pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur Tembus 45.000 Orang pada Hari Ketiga Lebaran

KAI Commuter
Pengguna Commuter Line Jabodetabek Melonjak di Stasiun Integrasi KA Jarak Jauh Selama Angkutan Lebaran 2025

Pengguna Commuter Line Jabodetabek Melonjak di Stasiun Integrasi KA Jarak Jauh Selama Angkutan Lebaran 2025

KAI Commuter
KAI Berikan Customer Loyalty bagi Pengguna KMT, 2 Pemenang Terpilih Bisa Dapat Total Rp 50 Juta

KAI Berikan Customer Loyalty bagi Pengguna KMT, 2 Pemenang Terpilih Bisa Dapat Total Rp 50 Juta

KAI Commuter
4 Tahun Beroperasi, Commuter Line Yogyakarta-Palur Alami Lonjakan Pengguna Signifikan

4 Tahun Beroperasi, Commuter Line Yogyakarta-Palur Alami Lonjakan Pengguna Signifikan

KAI Commuter
Mulai 24 Februari 2025, Pengguna KMT Dapat Diskon 10 Persen di Loko Café

Mulai 24 Februari 2025, Pengguna KMT Dapat Diskon 10 Persen di Loko Café

KAI Commuter
Bangunan Baru Stasiun Tanah Abang Dioperasikan, KAI Commuter dan DJKA Rubah Flow Pengguna Commuter Line

Bangunan Baru Stasiun Tanah Abang Dioperasikan, KAI Commuter dan DJKA Rubah Flow Pengguna Commuter Line

KAI Commuter
Kedatangan 12 Unit KRL Baru,  KAI Commuter Optimalkan Layanan Angkutan Commuter Line di Jabodetabek

Kedatangan 12 Unit KRL Baru, KAI Commuter Optimalkan Layanan Angkutan Commuter Line di Jabodetabek

KAI Commuter
KAI Sertifikasi 6.611 Pegawai Sepanjang 2024

KAI Sertifikasi 6.611 Pegawai Sepanjang 2024

KAI Commuter
KAI Commuter Sigap Lakukan Blacklist Pelaku Kejahatan Kriminal dan Tindak Asusila

KAI Commuter Sigap Lakukan Blacklist Pelaku Kejahatan Kriminal dan Tindak Asusila

KAI Commuter
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com