Naik 28 Persen, Setoran Pelindo Petikemas kepada Negara Capai Rp 1,94 Trilun

Kompas.com - 28/04/2025, 13:44 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) memberikan kontribusi melalui setoran kewajiban kepada negara sepanjang 2024 sebesar Rp 1,94 triliun. 

Jumlah tersebut terdiri dari Rp 1,69 triliun setoran pajak, Rp 70,55 miliar penerimaan negara bukan pajak ( PNBP), dan Rp 175,80 miliar berupa konsesi. 

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan, kontribusi kepada negara merupakan wujud ketaatan perusahaan pada aturan yang telah ditetapkan pemerintah. 

Dia menyebutkan, kewajiban kepada negara adalah bentuk dukungan nyata perusahaan yang merupakan bagian dari Pelindo Group untuk pembangunan nasional melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). 

"Kontribusi kepada negara sebesar Rp 1,94 triliun merupakan jumlah keseluruhan (konsolidasi) PT Pelindo Terminal Petikemas dengan entitas anak perusahaan di bawah pengelolaan perseroan,” jelasnya dalam siaran pers, Senin (28/4/2025).

Baca juga: Restorasi Ekosistem Pesisir, Pelindo Salurkan GPS hingga Sistem Analisis Satelit untuk Nelayan

Adapun pajak penghasilan (PPh) menjadi penyumbang terbesar dalam setoran pajak Pelindo Petikemas dengan nilai sebesar Rp 992,27 miliar. 

Selanjutnya pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar Rp 641,25 miliar dan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp 64,13 miliar.

 “Jumlah setoran kewajiban kepada negara pada 2024 lebih besar atau naik 28 persen jika dibandingkan dengan setoran 2023 yang tercatat sebesar Rp 1,51 triliun,” jelas Widyaswendra.

Pada 2024, SPTP melaporkan, jumlah setoran kewajiban kepada negara pada 2023 sebesar Rp 1,51 triliun yang terdiri dari Rp 1,29 triliun setoran pajak, Rp 5,98 miliar penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan Rp 214,18 miliar berupa konsesi.

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI), disebutkan bahwa kinerja pendapatan negara pada 2024 mampu mencapai Rp 2.842,5 triliun atau 101,4 persen dari target APBN 2024, atau tumbuh positif 2,1 persen year-on-year (yoy). 

Baca juga: Triwulan I-2025, Pelindo Petikemas Catat Kenaikan Arus Kontainer Sebesar 6,57 Persen

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Senin (6/1/2025).

Adapun penerimaan pajak sampai 31 Desember 2024 mencapai Rp 1.932,4 triliun atau 100,5 persen dari target, tumbuh 3,5 persen yoy. 

Pertumbuhan penerimaan pajak ini didorong oleh pertumbuhan dari jenis penerimaan pajak utama.

Anggito mengatakan, jika dilihat lebih dalam, penerimaan pajak yang sifatnya transaksional, seperti PPh 21, PPh final, dan PPh dalam negeri, PPh dalam negeri tumbuh double digit.

“Hal ini karena ada beberapa aktivitas di dalam pembayaran gaji, tunjangan hari raya (THR), dan aktivitas ekonomi retail yang juga membaik,” ungkapnya.

Kemudian, dari sisi kepabeanan dan cukai 2024, terealisasi Rp 300,2 triliun atau 101,3 persen dari target, atau tumbuh 4,9 persen yoy. 

Baca juga: Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok Menurut Evaluasi Internal Pelindo

Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai dipengaruhi kinerja ekspor-impor dan terjadinya fenomena down trading.

Anggito mengatakan, jika dilihat dari bea dan cukai yang mencapai Rp 300 triliun, pertumbuhan 4,9 persen dikarenakan aktivitas ekspor dan impor. 

“Namun, juga ada tekanan dari sisi turunnya tarif efektif Bea Masuk karena free trade agreement (FTA) dan juga karena sisi positifnya ada relaksasi dari ekspor mineral dan juga peningkatan harga crude palm oil (CPO),” katanya. 

Dia menyebutkan, pada semester II-2025, pihaknya melihat bahwa dampak dari kenaikan CPO pada Bea Keluar cukup signifikan. 

“Kinerja cukai tumbuh 2 persen karena ada beberapa policy-policy di beberapa jenis rokok maupun di beberapa layer dan terjadi down trading,” jelasnya.

Sementara itu, PNBP pada 2024 mencapai Rp 579,5 triliun atau 117 persen dari target, ditopang kinerja badan usaha milik negara (BUMN), inovasi layanan, dan peningkatan kinerja Badan Layanan Umum (BLU) yang semakin baik.

Baca juga: Pelindo Petikemas Jalankan 15 Program CSR untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan Selama 2024

“Untuk kinerja pendapatan 2024, kami harapkan akan menjadi suatu based line yang akan kita upayakan akan peningkatan pada 2025,” jelas Anggito.

Terkini Lainnya
Pelindo Pastikan Layanan Pelabuhan Beroperasi Penuh Selama Angkutan Lebaran 2026

Pelindo Pastikan Layanan Pelabuhan Beroperasi Penuh Selama Angkutan Lebaran 2026

Pelindo
Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

Pelindo
Angkutan Lebaran Diprediksi Naik, Pelindo Siapkan 63 Terminal untuk Layani Pemudik

Angkutan Lebaran Diprediksi Naik, Pelindo Siapkan 63 Terminal untuk Layani Pemudik

Pelindo
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Pelindo
Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Pelindo
Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Pelindo
Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Pelindo
Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo
Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo
Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo
Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Pelindo
Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Pelindo
Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo
Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo
Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Pelindo
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com