Jelang Idul Adha 2025, Pelindo Petikemas Siapkan 30 Juru Sembelih Halal

Kompas.com - 05/06/2025, 16:42 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menyambut perayaan Idul Adha 1446 Hijriah (H) yang jatuh pada Jumat (6/6/2025), PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyiapkan 30 orang juru sembelih halal (juleha) bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara perseroan dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Penyiapan juleha dilakukan SPTP agar pelaksana pemotongan hewan kurban memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat agama dan aspek teknis lainnya.

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan, penyiapan juleha untuk pertama kali dilakukan perseroan di area Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siapkan Lahan Parkir untuk Peziarah Sunan Ampel, Berikut Lokasinya

Penyiapan para juleha juga akan dilakukan secara bertahap di area kerja SPTP yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

“Juru sembelih halal atau kami sebut juleha ini tidak hanya soal pemotongan sesuai aturan agama, tetapi juga berkaitan dengan aspek keselamatan, kesehatan, kebersihan sanitasi, dan mengoordinasi seluruh kegiatan,” kata Widyaswendra melalui siaran pers, Kamis (5/6/2025).

Selain menyiapkan juleha, SPTP dan grup usaha juga menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat. Pada 2025, perseroan menyiapkan masing-masing 109 ekor sapi dan kambing.

Hewan kurban tersebut nantinya disalurkan melalui masjid atau lembaga keagamaan di sekitar lingkungan perusahaan.

Baca juga: Hewan Kurban yang Disalurkan ke Masjid Al-Azhar Wajib Miliki Surat Keterangan Sehat

Tahapan dan syarat menjadi juleha

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Achmad Jazidie menyebut para juleha yang disiapkan berasal dari beberapa pesantren di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Mereka mendapatkan pelatihan teori dan praktik dalam melakukan pemotongan hewan kurban.

Setelah pelatihan, peserta mengikuti ujian sesuai standar kompetensi yang ditetapkan oleh BNSP untuk profesi juru sembelih halal.

“Ada (materi) teori dan juga praktik langsung pemotongan hewan kurban. Pemateri juga sesuai dengan bidangnya, ada yang memberikan materi terkait syariat islam, pemotongan hewan kurban, atau materi lain sesuai dengan kemampuan teknis yang dimiliki,” kata Jazidie.

Baca juga: Idul Adha, Ini Syarat Pemotongan Hewan Kurban yang Baik dan Benar dari Kementan

Jazidie menambahkan, untuk menjadi juleha bersertifikat BNSP, seseorang harus memiliki 13 kompetensi yang terbagi dalam dua kategori, yaitu pengembangan profesionalitas dan pengelolaan penyembelihan.

Pada kategori pengembangan profesionalitas, terdapat tujuh kompetensi yang harus dimiliki calon juleha.

Tujuh kompetensi tersebut, di antaranya melakukan ibadah wajib, menerapkan syariat islam, menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, melakukan komunikasi efektif, mengoordinasikan pekerjaan, menerapkan higiene sanitasi, serta prinsip kesejahteraan hewan.

Sementara itu, kategori pengelolaan penyembelihan terdiri atas enam unit kompetensi, yaitu menyiapkan alat penyembelihan, melakukan pemeriksaan fisik hewan, dan menentukan kesiapan hewan untuk disembelih.

Selain itu, juga mencakup menerapkan teknik penyembelihan, memeriksa kelayakan proses penyembelihan, serta menetapkan status kematian hewan.

Baca juga: Masjid Al-Azhar Terjunkan Dokter Hewan Saat Penyembelihan Sapi dan Kambing

“Sebelum para juleha yang disiapkan oleh SPTP menerima sertifikat profesi BNSP, kompetensi mereka diuji oleh asesor yang juga telah memiliki sertifikat sebagai asesor juru sembelih halal,” pungkas Jazidie.

Terkini Lainnya
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo, dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir dan Pelabuhan Laut

Pelindo
Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Buruh Sampaikan Aspirasi, SPTP Pastikan Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Beroperasi Normal

Pelindo
Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Perkuat Sistem Keamanan Terhadap Serangan Siber, Pelindo Gelar Pelatihan dan Exercise Live ISPS Code

Pelindo
Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Berdayakan Masyarakat

Pelindo
Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo Terminal Petikemas Dukung Program Prioritas Jateng, Tanam 50.000 Bibit Mangrove

Pelindo
Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo Raih Juara Umum Lomba Olahraga Harhubnas Kemenhub 2025

Pelindo
Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100

Pelindo
Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna, Upaya Pelindo Petikemas Berdayakan Perempuan di Lapas Malang

Pelindo
Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Sambut HUT RI, Pelindo Petikemas Tanam 1.500 Pohon di Area Terminal

Pelindo
Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo Sukses Layani Kapal Roro Jumbo Berkapasitas 7.000 Unit Mobil

Pelindo
Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo: Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester I-2025 Tumbuh 13,64 Persen

Pelindo
Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Sempat Ada Kendala Teknis, Alat Bongkar Muat di Terminal Peti Kemas Tarakan Kembali Berfungsi

Pelindo
Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal, Menhub Apresiasi Pelindo

Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal, Menhub Apresiasi Pelindo

Pelindo
Sempat Terganggu akibat Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

Sempat Terganggu akibat Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

Pelindo
Mulai 1 Juli 2025, Pelindo Serahkan Pengelolaan TPK Berlian ke Terminal Teluk Lamong

Mulai 1 Juli 2025, Pelindo Serahkan Pengelolaan TPK Berlian ke Terminal Teluk Lamong

Pelindo
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com