Pelindo Terminal Petikemas Siap Layani Logistik Lebaran 2025

Kompas.com - 19/03/2025, 15:09 WIB
Dwi NH,
Inang Sh

Tim Redaksi

Illustrasi Kegiatan Bongkar Muat di TPK Semarang.
Illustrasi Kegiatan Bongkar Muat di TPK Semarang.(DOK. Pelindo)

KOMPAS.com - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyatakan, sebanyak 32 terminal peti kemas yang dikelola siap melayani kegiatan bongkar muat selama Idul Fitri 1446 Hijriah (H) atau Lebaran 2025. 

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra menyampaikan, seluruh aspek operasional terminal peti kemas masih terkendali. 

Saat ini, tingkat penggunaan dermaga atau berth occupancy ratio (BOR) dan tingkat penggunaan lapangan penumpukan peti kemas atau yard occupancy ratio (YOR) berada pada level aman. 

Tidak ada antrean kapal atau kemacetan di dalam area terminal meski terjadi peningkatan arus peti kemas menjelang Lebaran.

"Kami siap melayani kegiatan terminal peti kemas selama 24 jam nonstop selama tujuh hari (24/7), baik untuk bongkar muat di dermaga maupun penumpukan di lapangan," katanya dalam siaran pers, Rabu (19/3/2025).

Baca juga: Pembangunan Dermaga Khusus Kapal Wisata di PIK Dimulai 2027

Pelayanan tersebut, kata dia, bertujuan untuk menjamin kelancaran arus logistik menjelang dan selama Lebaran 2025.

Terminal peti kemas di Jakarta, Surabaya, dan Makassar siap menghadapi lonjakan arus peti kemas. 

Di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), arus peti kemas pada Februari 2025 mencapai 125.474 twenty-foot equivalent unit (TEUs), atau naik jika dibandingkan pada Januari 2025, yaitu sebesar 120.857 TEUs. 

TPS Surabaya juga bekerja sama dengan Bea Cukai untuk mengatur izin area penumpukan peti kemas ekspor dan impor, guna mengantisipasi peningkatan YOR.

Widyaswendra menambahkan, lonjakan kunjungan kapal biasanya terjadi menjelang Lebaran sehingga volume peti kemas meningkat. 

Baca juga: Arus Peti Kemas Meningkat, Pelindo Tambah Kapasitas TPK Semarang

Di sisi lain, pembatasan angkutan barang non-kebutuhan pokok di jalan raya membuat lapangan penumpukan di dalam terminal menjadi padat karena peti kemas tidak dapat keluar dari pelabuhan.

"Melalui pengaturan pola operasi berbasis planning and control serta kesiapan terminal, kami memastikan dermaga dan lapangan penumpukan siap melayani kapal dan penumpukan peti kemas selama periode Lebaran 2025," jelas Widyaswendra.

Siap menghadapi lonjakan arus barang dan penumpang

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesia National Shipowners' Association ( INSA) Semarang, Hari Ratmoko menyatakan, perusahaan pelayaran nasional siap menghadapi lonjakan arus barang dan penumpang selama musim Lebaran. 

"Armada kapal kami siap melayani lonjakan arus penumpang dan barang selama musim Lebaran 2025," ujarnya.

Hari juga memastikan, perusahaan pelayaran tidak akan berhenti beroperasi selama musim Lebaran. 

Baca juga: Peluang Perusahaan Pelayaran Indonesia di Tengah Ketegangan AS-China

"Paling lama berhenti beroperasi hanya satu shift atau disesuaikan dengan jadwal di pelabuhan," katanya. 

Namun, Hari mengingatkan juga potensi penumpukan barang di pelabuhan jika pembatasan di sisi darat berlangsung terlalu lama. 

Barang yang tidak segera diambil dapat menyebabkan penumpukan dan mengganggu kinerja bongkar muat kapal di dermaga.

"Jangan sampai truk berhenti beroperasi lebih dari 10 hari agar tidak terjadi penumpukan barang di pelabuhan," tegasnya.

Kesiapan serupa juga disampaikan perusahaan logistik dan forwarding yang tetap beroperasi 24/7 selama periode Lebaran. 

Baca juga: Cerita Warga di Klaten Terima THR Rp 200.000 dari Pemerintah Desa, Ada yang Buat Beli Baju hingga Kue Lebaran

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) Sulawesi Selatan dan Barat, Syaifuddin Syahrudi atau Ipho menegaskan, tidak ada perubahan signifikan dalam operasional perusahaan logistik dan forwarding selama musim Lebaran.

"Pada dasarnya, kami sudah terbiasa bekerja 24/7. Saat musim Lebaran, sebagian perusahaan mungkin libur pada hari H, H-1, dan H+1, tetapi sebagian besar tetap beroperasi," ujarnya.

Ipho menambahkan, meskipun ada pembatasan operasional truk di beberapa daerah, hal ini tidak berlaku di wilayah Sulawesi. 

"Di Sulawesi, kebijakan pembatasan operasional truk tidak berlaku," jelasnya. 

Namun, Ipho menyadari, meski sebagian besar wilayah logistik tetap beroperasi, beberapa daerah mungkin mengalami pengaturan operasional. 

Baca juga: TNI Klarifikasi Anggaran Rp 172 Juta untuk Celana Dalam: Sesuai Mekanisme dan Kebutuhan Operasional

Hal itu disebabkan kebijakan pembatasan atau larangan operasional truk di daerah-daerah tertentu yang menerapkan aturan khusus selama musim Lebaran.

Terkini Lainnya
Pelindo Terminal Petikemas Siap Layani Logistik Lebaran 2025
Pelindo Terminal Petikemas Siap Layani Logistik Lebaran 2025
Pelindo
Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025, Jalan Tol Cibitung–Cilincing Diskon hingga 46 Persen
Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025, Jalan Tol Cibitung–Cilincing Diskon hingga 46 Persen
Pelindo
Industri Jateng Melonjak, Pelindo Tambah Alat Bongkar Muat di TPK Semarang
Industri Jateng Melonjak, Pelindo Tambah Alat Bongkar Muat di TPK Semarang
Pelindo
Arus Peti Kemas Meningkat, Pelindo Tambah Kapasitas TPK Semarang
Arus Peti Kemas Meningkat, Pelindo Tambah Kapasitas TPK Semarang
Pelindo
Arus Peti Kemas Ekspor Tumbuh 10,58 Persen Sepanjang 2024
Arus Peti Kemas Ekspor Tumbuh 10,58 Persen Sepanjang 2024
Pelindo
Pelindo Terminal Petikemas Pastikan Pelayanan Berjalan Normal saat Libur Isra Miraj dan Imlek
Pelindo Terminal Petikemas Pastikan Pelayanan Berjalan Normal saat Libur Isra Miraj dan Imlek
Pelindo
Kinerja Apik IPCC Dukung Pemerintah Bangun Ekosistem Hilirisasi Pertambangan
Kinerja Apik IPCC Dukung Pemerintah Bangun Ekosistem Hilirisasi Pertambangan
Pelindo
Pelindo Terminal Petikemas Catat Rekor Arus Kontainer Tahun 2024 Capai 12,48 Juta TEUs
Pelindo Terminal Petikemas Catat Rekor Arus Kontainer Tahun 2024 Capai 12,48 Juta TEUs
Pelindo
Pelindo Layani 1,9 Juta Penumpang dan 130.000 Kendaraan Selama Libur Nataru
Pelindo Layani 1,9 Juta Penumpang dan 130.000 Kendaraan Selama Libur Nataru
Pelindo
Menko AHY Tinjau Langsung Terminal Penumpang Pelindo untuk Pastikan Kelancaran Arus Nataru
Menko AHY Tinjau Langsung Terminal Penumpang Pelindo untuk Pastikan Kelancaran Arus Nataru
Pelindo
Transformasi Pelabuhan Pelindo Bantu Wujudkan Ketahanan Logistik Nasional
Transformasi Pelabuhan Pelindo Bantu Wujudkan Ketahanan Logistik Nasional
Pelindo
Pelindo Petikemas Catatkan Peningkatan Arus Peti Kemas di TPK Kendari hingga 7 Persen
Pelindo Petikemas Catatkan Peningkatan Arus Peti Kemas di TPK Kendari hingga 7 Persen
Pelindo
Pelindo Siap Layani PLTU Binjeita di Perairan Wajib Pandu Labuan Uki, Sulut
Pelindo Siap Layani PLTU Binjeita di Perairan Wajib Pandu Labuan Uki, Sulut
Pelindo
Kinerja Operasional Tumbuh Positif, Pendapatan Pelindo Kuartal III-2024 Tembus Rp 23,5 Triliun
Kinerja Operasional Tumbuh Positif, Pendapatan Pelindo Kuartal III-2024 Tembus Rp 23,5 Triliun
Pelindo
Tingkatkan Keselamatan Kerja, Pelindo Terminal Petikemas Sosialisasikan Safety Awareness di Seluruh Indonesia
Tingkatkan Keselamatan Kerja, Pelindo Terminal Petikemas Sosialisasikan Safety Awareness di Seluruh Indonesia
Pelindo
Bagikan artikel ini melalui
Oke