KOMPAS.com - Perusahaan Air Minum (PAM) JAYA terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dengan memastikan kualitas dan keandalan pasokan air minum perpipaan tetap terjaga.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, PAM JAYA menginformasikan adanya pekerjaan kelistrikan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yang berdampak ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, Jakarta Timur.
Pekerjaan PLN itu menyebabkan terjadinya penghentian produksi sementara di IPA Pulogadung yang memiliki kapasitas produksi 4.500 liter per detik.
Pekerjaan itu akan berlangsung selama 4 jam, mulai Jumat (31/10/2025) pukul 22.00 WIB hingga Sabtu (1/11/2025) pukul 02.00 WIB.
Setelah pekerjaan PLN selesai, 1 jam kemudian, IPA Pulogadung akan kembali beroperasi normal secara bertahap dan supply air di pelanggan akan mulai normal maksimal di 48 jam setelahnya.
Baca juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta
Selama proses tersebut, sebanyak 311.528 pelanggan PAM JAYA di 53 kelurahan akan mengalami gangguan suplai.
Untuk mengantisipasi kekurangan air, pelanggan diimbau menampung air sebelum pekerjaan dimulai atau selama pasokan terganggu.
Untuk menjaga kenyamanan pelanggan, PAM JAYA juga menyiapkan layanan mobil tangki air gratis bagi pelanggan rumah tangga serta untuk kondisi darurat, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.
Layanan tersebut dapat diakses melalui Contact Center PAM JAYA di 1500 223.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menegaskan, langkah itu merupakan bagian dari kesiapsiagaan perusahaan dalam menjaga kontinuitas dan kualitas pelayanan publik.
“Kami selalu berupaya agar setiap pekerjaan yang berdampak pada pelanggan dapat dikelola dengan baik, terukur dan terkoordinasi,” katanya dalam siaran pers, Rabu (29/10/2025).
Baca juga: Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas
Selain berfokus pada peningkatan layanan, PAM JAYA melakukan koordinasi secara berkala dengan berbagai pihak guna menjaga kestabilan dan keandalan sistem distribusi air bagi warga Jakarta.
“Seluruh langkah ini kami lakukan untuk memastikan pasokan air tetap andal, serta pelanggan tetap mendapatkan layanan terbaik selama proses berlangsung,” ujar Arief.
Sebagai bentuk pelayanan tambahan, delapan Kantor Area Bisnis (AB) PAM JAYA juga akan beroperasi pada Sabtu (1/11/2025) dan Minggu (2/11/2025) pukul 08.00–17.00 WIB.
Pembukaan kantor itu untuk membantu pelanggan yang membutuhkan informasi dan layanan langsung, di antaranya AB Senen, AB Klender, AB Pulomas, AB Gudang Air, AB Kelapa Gading, AB Dewa Ruci, AB Yos Sudarso, dan AB Sunter.
Melalui koordinasi dan kesiapan tim di lapangan, PAM JAYA memastikan seluruh langkah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan layanan air perpipaan yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi warga Jakarta.
Baca juga: Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta
Sebagai informasi, wilayah yang terdampak penghentian operasi sementara, meliputi sebagian area di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, yaitu Kelurahan Gunung Sahari Utara, Pasar Baru, Gunung Sahari Selatan, Harapan Mulya, dan Kebon Kosong.
Kemudian, Kemayoran, Serdang, Sumur Batu, Utan Panjang, Cempaka Baru, Galur, Johar Baru, Kampung Rawa, Tanah Tinggi, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Timur, Rawasari, Bungur, Kenari, Kramat, Kwitang, Paseban, Senen, dan Bali Mester.
Wilayah lainnya adalah Cipinang, Jati, Jatinegara Kaum, Pisangan Timur, Rawamangun, Kayu Manis, Kebon Manggis, Pal Meriam, Kayu Putih, Pulo Gadung, Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Penggilingan, Rawa Terate, dan Ujung Menteng.
Berikutnya adalah Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua, Rorotan, Kebon Bawang, Koja Selatan, Koja Utara, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Pademangan Timur, dan Sunter Jaya.
Baca juga: Jakarta Krisis Air Bersih, PAM Jaya Diminta Percepat Transformasi