Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

Kompas.com - 24/10/2025, 18:28 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perusahaan Air Minum Daerah (PAM) JAYA menyerahkan bantuan 100 unit water purifier ke berbagai fasilitas umum dan sosial, seperti rumah ibadah, puskesmas dan sekolah.

Langkah itu merupakan bentuk nyata upaya PAM JAYA dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda Jakarta.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, inisiatif tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan dan kepedulian perusahaan dalam menjaga ketahanan layanan publik di tengah perubahan iklim.

“PAM JAYA terus berkomitmen menghadirkan layanan air yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (24/10/2025).

Arief menyebutkan, melalui pemasangan water purifier di fasilitas umum, PAM JAYA ingin memastikan warga Jakarta dapat dengan mudah menikmati air siap minum yang berkualitas di berbagai titik aktivitas mereka. 

Baca juga: Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

“Ini adalah salah satu bukti nyata kepedulian PAM JAYA terhadap warga Jakarta,” ungkapnya.

Adapun water purifier PAM JAYA merupakan inovasi teknologi canggih yang mampu mengolah air perpipaan menjadi air siap minum secara higienis dan efisien. 

Hingga kini, PAM JAYA telah memasang 155 unit water purifier di titik-titik strategis, seperti halte TransJakarta, Balai Kota DKI Jakarta, sekolah, dan instansi pemerintahan.  

Penambahan 100 unit baru pada 2025 menjadi bagian dari sinergi PAM JAYA dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat ketahanan air perkotaan dalam hal air siap minum serta mendukung pengurangan limbah plastik sekali pakai. 

Penyerahan simbolis dilakukan PAM JAYA kepada Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Rahman Syukron Ma'mun di Masjid Ponpes Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca juga: DPRD DKI Dorong PAM Jaya Terapkan Tarif Air Bersih Berbasis Zonasi

Insiatif itu juga menjadi bentuk kontribusi PAM JAYA dalam memastikan akses air siap minum yang aman, sehat, dan berkualitas bagi warga Jakarta.

Program itu pun menjadi bagian dari langkah strategis PAM JAYA dalam mencapai target 100 persen cakupan layanan air perpipaan pada 2029. 

Upaya peningkatan akses air berkualitas tidak hanya dilakukan melalui pembangunan jaringan dan sambungan baru, tetapi juga lewat peningkatan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan warga. 

PAM JAYA menempatkan pelanggan dan masyarakat Jakarta sebagai prioritas utama dalam setiap inovasi dan programnya.

Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat layanan air perpipaan yang merata, modern dan berkelanjutan.

Baca juga: PAM Jaya Cari Peserta Magang Bidang Administrasi, Pendaftaran Lewat Barcode

Terkini Lainnya
PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM Jaya
Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

PAM Jaya
PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM Jaya
Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

PAM Jaya
Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

PAM Jaya
Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

PAM Jaya
Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

PAM Jaya
Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

PAM Jaya
Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

PAM Jaya
Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

PAM Jaya
Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

PAM Jaya
Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

PAM Jaya
Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

PAM Jaya
Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

PAM Jaya
PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM Jaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com