SPAM Jatiluhur Tahap I Beroperasi, PAM Jaya Siap Perluas Cakupan 100 Persen Layanan Air pada 2030

Kompas.com - 19/12/2024, 15:46 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) pun terus mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur. 

Peningkatan suplai air ke Jakarta dari SPAM untuk memenuhi permintaan air bersih yang terus meningkat di Jakarta.

Kemudian, sesuai dengan amanat yang tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Nomor 7 Tahun 2022, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya ( PAM JAYA) ditugaskan untuk melakukan percepatan peningkatan cakupan layanan air minum di DKI Jakarta.

PAM JAYA melakukan berbagai langkah strategis yang bertujuan meningkatkan layanan air dan mencapai cakupan 100 persen layanan air perpipaan di Jakarta pada 2030. 

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengaku sangat bangga dengan langkah besar yang dicapai melalui operasional SPAM Jatiluhur Tahap I. 

Baca juga: Prabowo Ingin Swasembada SDA, PAM Jaya Kerja Sama dengan Lemhanas Terkait Air Bersih Jakarta

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan air bersih yang terjangkau dan andal bagi seluruh warga Jakarta,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (19/12/2024). 

Dia meyakini, dengan tambahan suplai air dari SPAM Jatiluhur, target cakupan 100 persen layanan air pada tahun 2030 dapat tercapai.

“Ini akan sekaligus mendukung pembangunan Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya. 

Proyek tersebut adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang lebih luas dan bertujuan mengatasi kebutuhan infrastruktur kritis di Indonesia. 

Penyelesaian SPAM Jatiluhur Tahap I menjadi langkah besar menuju tujuan PAM JAYA untuk memberikan cakupan 100 prsen layanan air perpipaan di Jakarta. 

Pada 2030, PAM JAYA menargetkan setiap warga Jakarta memiliki akses terhadap layanan air bersih yang terjangkau dan andal. 

Baca juga: Dukung Penurunan Stunting, PAM Jaya Bantu 231 Balita dengan Masalah Gizi di Jakarta Timur

Suplai tambahan dari SPAM Jatiluhur Tahap I akan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah ada. 

Jaringan itu juga memperluas akses air bersih ke daerah-daerah yang kurang terlayani sehingga turut berkontribusi pada Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan. 

Seiring dengan pertumbuhan Jakarta, memastikan suplai air yang memadai dan berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting bagi kesejahteraan penduduk  dan pembangunan kota secara keseluruhan. 

Dalam masa awal operasional SPAM Jatiluhur Tahap I, pelanggan di beberapa wilayah mungkin akan mengalami air keruh karena proses pengurasan sistem perpipaan yang masih berlangsung. 

Untuk itu, PAM JAYA mengimbau para pelanggan agar membuka kran air selama beberapa saat hingga air yang keluar jernih dan siap digunakan. 

Baca juga: Akui Ada Kebocoran Pipa Air Baku, PAM Jaya Beri Kompensasi Warga yang Terdampak

PAM JAYA berkomitmen untuk segera menstabilkan kualitas air seiring dengan penyesuaian operasional jaringan distribusi yang baru. 

Sambungan rumah baru

Pada 2028, sistem tesebut akan menyediakan suplai air bersih sebanyak 4.000 liter per detik untuk DKI Jakarta, yang akan mendukung sekitar 300.000 sambungan rumah baru. 

Infrastruktur vital itu akan memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang semakin meningkat di ibu kota. 

Hari tersebut menandai Tanggal Operasi Komersial (TOK) dari SPAM Jatiluhur Tahap I, sebuah tonggak penting dalam upaya nasional untuk meningkatkan infrastruktur penyediaan air. 

Tahap I SPAM Jatiluhur yang sudah beroperasi itu akan menyalurkan air bersih sebanyak 520 liter per detik dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi ke DKI Jakarta.

Baca juga: Dengan Proyek Strategis, PAM Jaya Percepat Cakupan Layanan Air Bersih di Jakarta

Suplai tambahan tersebut akan melayani sekitar 27.000 sambungan rumah baru di wilayah timur dan utara Jakarta, memberikan akses air bersih yang sangat dibutuhkan bagi komunitas komunitas yang sedang berkembang. 

Infrastruktur Strategis Penyimpanan dan Distribusi Air Sebagai bagian dari  proyek SPAM Jatiluhur Tahap I, dua fasilitas penyimpanan air besar telah dibangun untuk memastikan distribusi suplai air bersih yang efisien.  

Distribution Center (DC) Cilincing 2, yang berlokasi di Jakarta Utara, memiliki kapasitas sebesar 20 juta liter dan akan mendistribusikan 345 liter air per detik.  

Fasilitas itu akan melayani wilayah Kelurahan Cilincing, Marunda, Rorotan, dan Kali Baru, membawa air bersih yang sangat dibutuhkan ke daerah-daerah yang kurang terlayani. 

Di Jakarta Timur, Distribution Center Pondok Kopi dengan kapasitas  penyimpanan 5 juta liter akan menyalurkan 175 liter air per detik ke sejumlah wilayah.

Beberapa wilayah itu, seperti Kelurahan Pondok Kopi, Pondok Kelapa, Pondok Bambu, Duren Sawit, Klender, Malaka Jaya, Malaka Sari, Cakung Barat, Cakung Timur, Pulo Gebang, dan Ujung Menteng. 

Baca juga: PAM Jaya Raih 4 Penghargaan di Best Indonesian Contact Center 2024

Jaringan distribusi itu akan secara signifikan meningkatkan akses air bersih bagi puluhan ribu penduduk di wilayah tersebut. 

Perluasan pipa

Pemasangan sambungan baru gratis yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), PAM JAYA menawarkan pemasangan sambungan baru secara gratis bagi pelanggan baru. 

Warga di area yang telah ditentukan tidak akan dikenakan biaya pemasangan sambungan air. 

Namun, mereka diharuskan membayar Uang Jaminan Langganan (UJL) sebagai deposit. 

UJL itu akan dikembalikan sepenuhnya jika pelanggan memutuskan untuk berhenti berlangganan layanan air PAM JAYA.

Dengan begitu, inisiatif itu memberikan solusi yang terjangkau dan fleksibel bagi pelanggan baru. 

Perluasan Jaringan Pipa di Jakarta Timur untuk mendukung suplai air dari  SPAM Jatiluhur Tahap I.

Baca juga: Pipa Milik BUMN Bocor dan Berdampak terhadap 1 Juta Warga Jakarta, PAM Jaya Lakukan Perbaikan

PAM JAYA juga sedang melakukan perluasan besar besaran jaringan pipa air bersih di Jakarta Timur. 

Perluasan itu akan mencakup sepuluh wilayah utama, termasuk Kelurahan Cipinang Besar Utara, Cipinang  Besar Selatan, Cipinang Muara, Duren Sawit, Pulogebang, Klender, serta sebagian wilayah Cipinang, Pondok Bambu, Jatinegara Kaum, dan Penggilingan.  

Perbaikan infrastruktur tersebut akan memungkinkan warga di wilayah tersebut untuk mendapatkan akses yang lebih andal terhadap air bersih melalui jaringan perpipaan. 

Terkini Lainnya
PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM Jaya
Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

PAM Jaya
PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM Jaya
Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

PAM Jaya
Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

PAM Jaya
Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

PAM Jaya
Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

PAM Jaya
Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

PAM Jaya
Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

PAM Jaya
Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

PAM Jaya
Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

PAM Jaya
Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

PAM Jaya
Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

PAM Jaya
Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

PAM Jaya
PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM Jaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com