Dukung Penurunan Stunting, PAM Jaya Bantu 231 Balita dengan Masalah Gizi di Jakarta Timur

Kompas.com - 26/09/2024, 11:07 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum (PAM) Jaya menegaskan komitmen dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Terkait hal itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menyampaikan, air bersih perpipaan memiliki peran krusial dalam menurunkan angka stunting

Hingga saat ini, cakupan pelayanan air perpipaan PAM Jaya baru mencapai 68,28 persen untuk melayani 938.036 pelanggan dengan jaringan pipa sepanjang 12.172 kilometer (km). 

Target perusahaan adalah mencapai cakupan 100 persen pada 2030, yang memerlukan peningkatan jumlah pelanggan menjadi sekitar 2 juta, produksi air hingga 32.950 liter per detik, dan jaringan pipa sepanjang 19.234 km. 

Arief juga menekankan pentingnya kolaborasi multi pihak untuk mencapai  tujuan tersebut. 

Oleh karenanya, PAM Jaya melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait penanganan stunting, khususnya di Jakarta Timur. 

Baca juga: Dengan Proyek Strategis, PAM Jaya Percepat Cakupan Layanan Air Bersih di Jakarta

Kerja sama itu dilakukan melalui Dharma Wanita PAM Jaya dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP  PKK) Kota Administrasi Jakarta Timur.

Upaya itu juga sejalan dengan peningkatan layanan air bersih perpipaan di Daerah Khusus Jakarta (DKJ).  

Dalam upaya di Jakarta Timur, PAM Jaya akan berfokus melakukan intervensi pada 231 balita yang mengalami masalah gizi, termasuk kategori underweight, gizi kurang, dan gizi buruk. 

Target bantuan PAM Jaya pada 2024 mencakup 1.000 balita stunting di seluruh wilayah DKJ dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Hingga kini, perusahaan telah berhasil melampaui target tersebut. 

Kolaborasi itu menunjukkan komitmen PAM Jaya untuk terus mendukung  pemenuhan hak warga Jakarta atas akses air bersih, yang juga berdampak  langsung pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Adapun kondisi stunting di Jakarta Timur, seperti di banyak wilayah lain, menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk PAM Jaya. 

Baca juga: Dosen UP: Peningkatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Jadi Cara Pengurangan Stunting

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu lama, yang berdampak pada pertumbuhan anak, terutama tinggi badan yang berada di bawah standar. 

Terkini Lainnya
PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM Jaya
Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

PAM Jaya
PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM Jaya
Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

PAM Jaya
Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

PAM Jaya
Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

Hadapi Cuaca Ekstrem, PAM JAYA Sebar 100 Water Purifier Siap Minum di Fasum Jakarta

PAM Jaya
Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Lewat Difabel Empowering, PAM JAYA Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas

PAM Jaya
Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

Perluas Akses Air Bersih, PAM JAYA Gratiskan Sambungan Baru untuk Warga Jakarta

PAM Jaya
Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

Jakarta Institute: DPRD DKI Jangan Ragu Setujui IPO PAM Jaya

PAM Jaya
Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

Pengamat: IPO PAM Jaya Bukan Ancaman, Justru Perkuat Hak Akses Air Bersih

PAM Jaya
Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

Perkuat Layanan Publik, PAM JAYA Teken Kerja Sama dengan Perseroda PITS

PAM Jaya
Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

Wujudkan Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan, PAM JAYA Resmikan IPA Pesanggrahan

PAM Jaya
Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

Kebocoran Air di Jalan Jatiwaringin Pondokgede Bekasi, PAM JAYA Minta Maaf dan Pastikan Kondisi Sudah Aman

PAM Jaya
Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

Peduli Kesehatan Anak, PAM JAYA Gelar Khitanan Massal 2025 untuk 1.280 Anak di Jakarta

PAM Jaya
PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM JAYA Minta Maaf atas Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pastikan Pengerjaan Proyek Cepat dan Aman

PAM Jaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com