PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang

Kompas.com - 12/05/2026, 17:17 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Freeport Indonesia ( PTFI) di Papua Tengah disebut mengalami berbagai perubahan, mulai dari bertambahnya lapangan kerja hingga meningkatnya akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Perubahan tersebut dirasakan di sejumlah distrik, seperti Mimika Timur, Kuala Kencana, dan Tembagapura. Semakin banyak anak muda Papua kini bekerja di berbagai bidang operasional PTFI, baik melalui program pelatihan maupun penerima beasiswa perusahaan.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, tenaga kerja asal Papua kini mengisi posisi yang semakin beragam, mulai dari bidang teknis hingga manajerial.

“Kami melihat kemajuan yang membanggakan. Ini adalah hasil investasi jangka panjang pada pendidikan dan pelatihan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: 2 Pelaku Penyerangan Area Tambang PTFI Mile 50 Tembagapura Ditangkap, Perannya Diungkap

Berdasarkan data PTFI, proporsi tenaga kerja asli Papua saat ini mencapai 40,9 persen dan terus meningkat setiap tahun.

Tumbuhnya usaha lokal 

Di Timika, sejumlah pelaku usaha lokal mengaku kerja sama dengan PTFI membantu pengembangan usaha mereka.

Berbagai sektor usaha, seperti jasa transportasi, katering, pertanian, hingga perbengkelan, disebut merasakan dampak berganda dari aktivitas ekonomi perusahaan.

Salah satu pelaku usaha asal Papua, Grasella Kunong, mengatakan pendapatan usahanya meningkat setelah mengikuti program local business empowerment dari PTFI.

“Sekarang kami bisa mempekerjakan lebih banyak orang kampung dan usaha kami bisa mengirimkan pasokan secara rutin,” ujarnya.

Baca juga: Penyerangan di Mile 50, PTFI Tutup Akses Jalan Utama Menuju Tembagapura Papua

Selama satu dekade terakhir, PTFI telah bermitra dengan lebih dari 400 pengusaha lokal untuk mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang lebih mandiri di Papua Tengah.

Di bidang pendidikan, PTFI mendukung pembangunan fasilitas belajar mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah.

Setiap tahun, ribuan pelajar menerima bantuan perlengkapan sekolah dan dukungan pendidikan lainnya. Program beasiswa juga membantu banyak anak Papua melanjutkan pendidikan ke luar daerah.

Sementara di bidang kesehatan, berbagai program seperti penanganan malaria, peningkatan gizi anak, dan penguatan fasilitas kesehatan di sejumlah kampung disebut turut dirasakan warga.

 

“Kesehatan dan pendidikan merupakan fondasi utama bagi masa depan Papua. Karena itu, kami menjalankan program sosial secara jangka panjang dan berkelanjutan,” kata Tony.

Baca juga: Saham ANTM Turun 14 Persen dalam 3 Bulan, Pasar Cermati Efek Gangguan Pasokan PTFI

Infrastruktur dan pembangunan jangka panjang

PTFI juga menyebut sejumlah wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau kini memiliki akses jalan yang lebih baik melalui kerja sama pembangunan dengan pemangku kepentingan setempat.

Selain itu, akses terhadap listrik, air bersih, dan transportasi logistik disebut mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Infrastruktur tersebut tidak hanya mendukung aktivitas pertambangan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

PTFI menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan Papua Tengah, tidak hanya melalui kegiatan tambang, tetapi juga lewat pembangunan fondasi ekonomi jangka panjang.

Tony mengatakan, perusahaan ingin Papua Tengah memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan, bahkan setelah masa operasional tambang berakhir.

Baca juga: Perhatikan Kesehatan Mata dan Pendidikan di Nabire, Gubernur Papua Tengah Apresiasi Bakti Sosial PTFI

"Kami ingin masyarakat merasakan manfaat jangka panjang dari setiap investasi yang dilakukan hari ini,” tuturnya.

Saat ini, berbagai program PTFI difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan ekonomi desa, pelestarian lingkungan, serta pengembangan usaha lokal berbasis potensi daerah.

Terkini Lainnya
Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Kilas Pertambangan
HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

Kilas Pertambangan
Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Kilas Pertambangan
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com