KOMPAS.com – Sebanyak 300 anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik antusias mengikuti Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada 24—25 April 2026.
Turnamen itu diselenggarakan PT Freeport Indonesia ( PTFI) sebagai bentuk dukungan pengembangan sepak bola usia dini di tingkat akar rumput.
“Seru dan senang, tetapi tadi sempat tegang karena ada adu penalti,” kata pemain SSB Mengare, Choirul Ashar (10), seusai pertandingan, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (28/4/2026).
Peraih Best Goalkeeper dalam FGT 2026 di Gresik itu mengatakan, sejak mengikuti turnamen, timnya semakin bersemangat berlatih dan lebih kompak saat bertanding.
Ashar dan teman-temannya juga mengaku senang karena mendapatkan sepatu sepak bola setelah mengikuti turnamen.
Baca juga: Freeport Grassroots Tournament 2025, Menyalakan Mimpi Anak-anak dari Gelora Joko Samudro Gresik
FGT merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan PTFI bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak 2024.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB kategori U-12 ambil bagian. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh PT Garuda Sepak Bola Indonesia.
Berbeda dari tahun sebelumnya, FGT 2026 menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang lebih merata bagi setiap SSB dalam membina serta menampilkan pemain muda.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi PTFI yang konsisten mendukung kemajuan sepak bola Indonesia.
“Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” ujarnya.
Baca juga: Momen Wapres Gibran Cetak Hattrick Bersama Anak-anak SSB di Stadion Pendidikan Wamena
Sementara itu, Vice President External Affairs Smelter PTFI, Erika Silva, mengaku bersyukur FGT 2026 di Gresik mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Hal itu terlihat dari antusiasme orangtua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak bertanding di lapangan.
“Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika.
Selain kompetisi, FGT 2026 juga membagikan 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 pasang sepatu untuk SSB di Timika, dan 300 pasang sepatu untuk SSB di Jayapura.
Baca juga: Soccer Challenge 2026, Angin Segar Sepak Bola Putri di Samarinda
Pelatih SSB Serdadu Sidowungu, Kecamatan Menganti, Muhammad Ashori mengatakan, kehadiran FGT di Gresik adalah sebuah apresiasi yang luar biasa terhadap anak-anak.
Menurut dia, peserta mendapat kesempatan bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro, fasilitas memadai, serta jersey dan sepatu sepak bola gratis dari PTFI.
Ashori menilai FGT menjadi salah satu wadah pembibitan talenta muda. Menurutnya, kemajuan sepak bola daerah maupun nasional harus dimulai dari level grassroots.
“Hal ini mendasar sekali. Dari sini kemudian muncul bibit-bibit dan talenta yang kelak kemudian hari bertanding sepak bola profesional," kata Ashori.
Legenda tim nasional sepak bola Indonesia Evan Dimas yang turut hadir dalam FGT mengatakan, keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi.
Menurut dia, sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga mental dan attitude yang dibangun sejak dini.
Baca juga: Kartini di Balik Peluit, Kisah Hariyati di Dunia Sepak Bola
“Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri. Bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan Dimas.
Adapun FGT berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga.
Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper.
Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga.
Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper.
Baca juga: Ronaldo Terharu Lihat Antusiasme Penggemar Sepak Bola Indonesia