Kuliah Umum dan Kerja Sama Strategis Uncen-Freeport Indonesia Dorong Pendidikan Inklusif di Papua

Kompas.com - 06/04/2026, 16:16 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Rektor Universitas Cenderawasih ( Uncen) Oscar Oswald O Wambrauw dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia ( PTFI) Tony Wenas meresmikan kesepakatan penting bagi kedua belah pihak.

Keduanya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua, di Jayapura, Rabu (11/3/2026). 

Oscar mengatakan, penandatanganan kerja sama itu merupakan langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis Uncen dengan PTFI. 

“Ini merupakan kelanjutan dari  perjalanan kolaborasi panjang yang telah terjalin dengan baik, termasuk momentum bersejarah serah terima Gedung Sains dan Kemitraan Uncen pada Desember 2025 lalu,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (6/4/2026).

Hal itu disampaikan Oscar dalam sambutannya di Auditorium Tembagapura, Gedung Sains dan Kemitraan Uncen. 

Baca juga: Freeport Bidik Peningkatan Produksi, Grasberg Block Cave Siap Produksi Lagi

Dia mengatakan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan kunci dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Oleh karena itu, sinergi antara Uncen dan PTFI bukan sekadar kerja sama kelembagaan, tetapi merupakan komitmen nyata untuk membangun masa depan  Papua melalui pendidikan. 

Sementara itu, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, kerja sama antara perusahaan dengan universitas atau institusi pendidikan sangat penting untuk memadukan antara supply and demand requirement. 

“Freeport membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni untuk menjalankan pertambangan, Uncen akan mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengorbankan kurikulum yang sudah ada atau standar nasional yang ada,” jelasnya.

Tony mengatakan, PTFI dan Uncen memiliki sejarah hubungan yang erat sekali. Banyak kerja sama yang telah dilakukan, mulai dari penelitian mengenai Singing Dog di Grasberg, penelitian sosial antropologi, penelitian kepemilikan adat suku Amungme, dan kerja sama dalam bentuk pengajaran.  

Baca juga: Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

“Hari ini kami bangga dan senang sekali. Pertama, kami menandatangani MoU PTFI dengan Uncen yang akan memayungi berbagai kerja sama di bidang pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi, peningkatan kapasitas SDM, dan program kolaboratif lainnya,” katanya.

Kedua, MoU antara PTFI, Uncen, dan Arizona State University diteken untuk meningkatkan kualitas pendidikan menuju akreditasi yang lebih tinggi lagi. 

Ketiga, penandatanganan PKS antara PTFI dan Uncen untuk program Praktisi Mengajar dengan kegiatan, antara lain pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, dan pendidikan karakter.  

Dalam kunjungannya yang kelima di kampus Uncen itu, Tony turut mengisi kuliah umum di Auditorium Tembagapura, Gedung Sains dan Kemitraan Uncen.

Para mahasiswa dari berbagai program studi yang hadir pun memberikan sambutan hangat dan antusiasme dalam menyimak kuliah Tony. 

Baca juga: Produksi Emas dan Tembaga Freeport Anjlok akibat Gangguan Tambang GBC

Dalam kuliah itu, mahasiswa mendapatkan paparan komprehensif mengenai sejarah PTFI dan operasional pertambangan dari hulu ke hilir, wawasan tentang kebutuhan industri terhadap SDM unggul, peluang karier bagi tenaga kerja Papua, serta kontribusi PTFI bagi pembangunan Papua dan Indonesia melalui berbagai program investasi sosial. 

Sesi tersebut juga menjadi ruang interaksi aktif antara mahasiswa dan Presiden Direktur PTFI dalam menggali wawasan praktis dunia industri.  

Untuk diketahui, saat ini sebanyak 332 alumni Uncen bekerja sebagai tenaga kerja profesional di PTFI.

Penerima manfaat beasiswa Uncen dari Freeport berjumlah 255 orang, dengan 51 orang merupakan mahasiswa aktif. Jumlah ini diharapkan terus meningkat. 

Pemberian berbagai program manfaat itu pun mencerminkan dampak nyata sinergi industri dan akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. 

Baca juga: Bahlil Bertemu Gubernur Papua, Bahas Jatah 10 Persen Saham Freeport

Terkini Lainnya
Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Kilas Pertambangan
HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

Kilas Pertambangan
Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Kilas Pertambangan
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com