Wakili Papua, Empat Siswa PFA Binaan Freeport Ikut Seleksi Timnas U-16

Kompas.com - 19/02/2024, 10:28 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memanggil empat siswa dari Papua Football Academy (PFA) untuk mengikuti Seleksi Tim Nasional Indonesia U-16 Putra di Jakarta mulai Minggu (18/2/2024) hingga Rabu (21/2/2024).

Head Coach PFA Ardiles Rumbiak menyatakan bahwa keempat siswa tersebut merupakan perwakilan dari Papua yang mengikuti seleksi Timnas U-16 Putra Indonesia.

“Mereka mewakili seluruh Papua mengikuti seleksi Timnas U-16 Putra Indonesia. Pemanggilan seleksi para siswa PFA ini merupakan sinyal positif untuk sepak bola Papua,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (19/2/2024).

Salah satu siswa Papua Football Academy (PFA) yang mengikuti Seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 Putra Indonesia di Jakarta, Samuel Cundrad.
DOK. PTFI Salah satu siswa Papua Football Academy (PFA) yang mengikuti Seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 Putra Indonesia di Jakarta, Samuel Cundrad.

Pernyataan tersebut disampaikan Ardiles saat melepas siswa PFA yang akan berangkat seleksi di Jakarta, Minggu (18/2/2024).

Baca juga: Erling Haaland Jadi Pemain Terbaik PFA 2023

Keempat siswa yang dipanggil adalah Valentino Santo, Samuel Cundrad, Yulius Pigai, dan Marthquin Gustavo. Pemanggilan mereka didasarkan pada surat resmi yang dikirimkan oleh PSSI kepada PFA, Senin (12/2/2024).

Seleksi tersebut dilakukan sehubungan dengan keikutsertaan Timnas U-16 Putra Indonesia dalam Turnamen ASEAN U-16 Boys’ Championship 2024 dan AFC U17 Asian Cup 2025 Qualifiers.

Ardiles menyatakan bahwa keikutsertaan siswa PFA dalam seleksi Timnas U-16 merupakan sebuah kebanggaan bagi PFA dan Papua.

“Mereka menunjukkan bahwa ketekunan, disiplin, semangat pantang menyerah dan sportivitas mampu mengantar anak-anak Papua berkompetisi di tingkat nasional,” imbuhnya.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Luhut Jadi Ketua Pengarah Pengembangan Industri Gim Nasional

Ardiles mengungkapkan bahwa pemanggilan tersebut bermula saat siswa PFA berkompetisi dalam Piala Soeratin 2024 di Yogyakarta pada awal Februari 2024.

Saat itu, para siswa PFA sedang berlatih dan disaksikan langsung oleh Asisten Pelatih Timnas U-16. Kemampuan siswa PFA yang terlihat dalam kompetisi tersebut mungkin menjadi pertimbangan bagi pemanggilan keempat siswa tersebut.

“Mereka (Asisten Pelatih Timnas U-16) melihat kemampuan anak-anak PFA bisa bersaing di level U-16. Hal ini mungkin yang menjadi pertimbangan memanggil empat pemain PFA,” tutur Ardiles.

Salah satu siswa Papua Football Academy (PFA) yang mengikuti Seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 Putra Indonesia di Jakarta, Marthquin Yoku.
DOK. PTFI Salah satu siswa Papua Football Academy (PFA) yang mengikuti Seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 Putra Indonesia di Jakarta, Marthquin Yoku.

Ia menyatakan bahwa pemanggilan tersebut merupakan sebuah momen bersejarah.

Baca juga: Kaleidoskop 2023: Momen Bersejarah Indonesia Vs Argentina Tanpa Messi

Dalam waktu dua tahun sejak berdiri pada 2022, siswa-siswa PFA telah menunjukkan perkembangan yang pesat dalam teknik dan taktik bermain sepak bola, serta dalam kepribadian mereka.

Salah satu siswa PFA, Yulius Pigai mengaku bangga dan antusias atas kesempatan mengikuti seleksi U-16.

"Senang, tidak menyangka, bangga juga karena bisa mewakili PFA ikut seleksi," ucap Yulius.

PFA merupakan salah satu program investasi sosial dari PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk anak-anak Papua, dengan tujuan mencetak pemain sepak bola unggulan yang dapat membawa nama Indonesia ke tingkat internasional.

Baca juga: 2 Siswa MTsN 1 Banda Aceh Gapai Medali Emas di Ajang Internasional AISEEF 2024

Siswa-siswa yang diterima di PFA akan mendapatkan beasiswa selama dua tahun untuk mengikuti pendidikan sepak bola di Mimika Sports Complex (MSC) Timika, Papua Tengah, yang dibangun oleh PTFI.

Salah satu siswa Papua Football Academy (PFA) yang mengikuti Seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 Putra Indonesia di Jakarta, Valentino Santo Wagiu.DOK. PTFI Salah satu siswa Papua Football Academy (PFA) yang mengikuti Seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 Putra Indonesia di Jakarta, Valentino Santo Wagiu.

Dalam waktu dekat, siswa-siswa PFA akan mengikuti turnamen sepak bola U-15 di Selangor, Malaysia. Ini akan menjadi pengalaman pertama bagi mereka bermain di luar negeri.

"Kami berharap berbagai kompetisi nasional dan internasional yang diikuti, memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak Papua. Sekaligus juga membuka cakrawala berpikir mereka untuk berani bermimpi dan berjuang mewujudkannya,” ujar Ardiles.

Terkini Lainnya
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Kilas Pertambangan
Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Kilas Pertambangan
Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia

Riset FEB UB: Kemitraan Jadi Fondasi Keberhasilan Hilirisasi Mineral di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com