Mudah dan Aman, Ini Cara Beli Emas Berkualitas di Antam 

Kompas.com - 10/11/2023, 18:15 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Di tengah naiknya harga emas dunia, investasi emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang dapat dipilih para investor. 

Pasalnya, emas memiliki sifat lindung nilai yang dapat digunakan masyarakat untuk berinvestasi jangka panjang, termasuk jangka menengah. 

Meskipun investasi emas dapat melindungi nilai, sebagai masyarakat terkadang khawatir berinvestasi karena faktor keamanan.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Aneka Tambang Tbk ( Antam), Syarif Faisal Alkadrie mengimbau masyarakat berhati-hati dalam melakukan investasi emas. 

Investasi emas memang tidak dapat menghindari risiko, seperti kasus penipuan atau beberapa skema ponzi dengan iming-iming harga murah. Hal inilah yang harus diperhatikan masyarakat agar dapat berinvestasi emas secara aman,” katanya dalam siaran pers, Jumat (10/11/2023).  

Baca juga: Dinilai Berjasa Kembangkan Sektor Energi, Antam Terima 3 Penghargaan Dharma Karya ESDM 2023

Lebih lanjut, Faisal mengatakan, masyarakat dapat menghindari kekhawatiran tersebut dengan memilih produk emas yang dikeluarkan Antam. 

“Salah satu cara investasi emas secara aman yang dapat dilakukan adalah dengan membeli produk emas Antam secara langsung, baik secara offline maupun online,” ujarnya. 

Dia memaparkan, produk emas Antam dapat diperoleh melalui pembelian secara langsung di butik-butik emas milik Antam.

Masyarakat juga dapat menghadiri berbagai kegiatan pameran yang sering dilakukan Antam di berbagai lokasi publik. 

“Hal ini sebagai salah satu upaya kami untuk menjangkau konsumen yang ingin melakukan investasi emas Antam secara aman,” kata Faisal. 

Baca juga: Antam Sabet 14 Penghargaan pada Ajang Good Mining Practice Award 2023

Guna menjamin keamanan dan keaslian produk, pembelian produk emas Antam dapat dilakukan secara langsung di jaringan Butik Emas Logam Mulia Antam yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia. 

“Saat ini kami memiliki 15 Butik Emas Logam Mulia yang siap membantu masyarakat yang akan melakukan transaksi emas Antam,” tambah Faisal. 

Pembelian secara online juga dapat dilakukan melalui laman logammulia.com dan platform e-commerce resmi perusahaan yang didukung pengiriman barang secara langsung ke lokasi pembeli. 

“Transaksi daring ini dilakukan agar memberikan opsi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan produk emas Antam,” ujarnya. 

Faisal juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati atas segala modus penipuan yang mengatasnamakan Antam. 

“Kami berharap masyarakat dapat lebih teliti dan jangan cepat percaya dengan iming-iming yang mencurigakan,” pintanya. 

Baca juga: Berpartisipasi dalam Program BUMN, Antam Kirim 11 Mitranya ke Festival Pasar Senggol Turkiye 2023

Dia juga meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan secara rutin melalui saluran komunikasi resmi Antam.

Informasi mengenai produk emas Antam dapat dilihat melalui laman logammulia.com, media sosial di Instagram @antamlogammulia, dan email infolm@ antam.com.

Masyarakat juga dapat menghubungi call center 0804-1-888-888 dan Layanan Pelanggan ALMIRA ( ANTAM LM Virtual Assistant) di nomor 0811-1002-002 (chat only). 

Terkini Lainnya
Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Kilas Pertambangan
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Dukung Hilirisasi Energi, Bukit Asam Kembangkan Artificial Graphite untuk Bahan Baku Baterai

Kilas Pertambangan
Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Bulan K3 Nasional, Bukit Asam Tegaskan Komitmen pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com