Perkuat Saluran Penjualan Emas, Antam Hadir di 15 Butik, Pameran, hingga E-commerce

Kompas.com - 05/06/2023, 15:14 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Aneka Tambang Tbk ( Antam) memperkuat saluran penjualan produk logam mulia di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan guna mewujudkan komitmen untuk fokus pada pasar domestik dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.

Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, Antam sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Industri Pertambangan MIND ID, terus berusaha menjangkau lebih banyak masyarakat untuk berinvestasi produk-produk logam mulia.

“Saat ini, masyarakat sudah bisa melakukan transaksi pembelian logam mulia Antam melalui berbagai macam saluran baik secara daring maupun luring,” katanya dalam siaran pers, Senin (5/6/2023).

Faisal mengataan, pembelian secara daring dapat dilakukan melalui website logammulia.com maupun saluran e-commerce resmi perusahaan.

Dia menjelaskan, Antam berupaya menjangkau lebih banyak pelanggan produk-produk logam mulia dalam negeri dengan cara yang lebih praktis, gampang, dan aman melalui pengembangan layanan penjualan berbasis daring.

Baca juga: Stagnan, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1,05 Juta Per Gram

Faisal juga menyebutkan, masyarakat yang ingin bertransaksi langsung dapat melakukannya di jaringan Butik Emas Logam Mulia Antam yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia.

“Saat ini kami memiliki 15 Butik Emas Logam Mulia yang lokasinya tersebar di kota-kota besar Indonesia. Terbaru, kami hadir di Pekanbaru sejak 3 April 2023,” jelasnya.

Saat ini, Butik Emas Logam Mulia Antam hadir di kota Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Balikpapan, Makassar, Medan, Palembang, Pekanbaru, dan Tangerang.

Antam juga secara aktif melakukan penguatan pasar emas melalui berbagai kegiatan pameran yang dilakukan di lokasi-lokasi strategis.

Faisal mengatakan, pelaksanaan kegiatan pameran merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan produk logam mulia Antam dengan masyarakat yang ingin melakukan investasi emas.

Baca juga: Eks Petinggi PT Antam Didakwa Rugikan Keuangan Negara Rp 100,8 Miliar terkait Pengelolaan Emas

“Hal ini juga untuk menjawab tingginya demand masyarakat yang tertarik dengan investasi safe haven ini,” jelasnya.

Perlu diketahui, Antam merupakan salah satu produsen logam mulia yang banyak diminati masyarakat. Perusahaan ini bahkan menjadi satu-satunya entitas pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Per triwulan I-2023, penjualan logam mulia Antam mengalami peningkatan 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Berkat tingginya minat masyarakat dalam berinvestasi emas, Antam berhasil mencatatkan penjualan emas sebesar 7,22 ton atau naik 10 persen pada triwulan I-2023. Dengan kinerja ini, kami optimistis dapat merealisasikan target penjualan emas tahun ini," tutur Faisal.

Baca juga: Naik Rp 8.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Terkini Lainnya
Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Kilas Pertambangan
HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

Kilas Pertambangan
Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Kilas Pertambangan
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com