Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

Kompas.com - 18/08/2022, 13:08 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Industri Pertambangan di Indonesia MIND ID memiliki mandat untuk mengelola sumber daya mineral dan batu bara di Indonesia dengan menjalankan operasional pertambangan sesuai prinsip good mining practice.

MIND ID juga memiliki mandat untuk mempertahankan produktivitas kinerja serta mengedepankan sinergi dan kolaborasi. Hal itu tercermin dari salah satu anggota MIND ID, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) ( Inalum).

Inalum mencatatkan kinerja positif pada semester I-2022 dengan revenue yang meningkat 34,4 persen year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain nilai revenue, aset perusahaan juga meningkat hingga hingga 8,2 persen yoy dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Operasi dan Portofolio PT Inalum, Danny Praditya menyebutkan, pihaknya berhasil membuktikan kinerja positif walaupun pasar aluminium menghadapi tantangan global akibat pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.

Baca juga: MIND ID Kerja Sama dengan Kementerian BUMN Gelar Employee Volunteering

Dengan pencapaian tersebut, Inalum optimistis kinerja pada 2022 lebih baik dari tahun sebelumnya.

Danny mengatakan, Inalum terbukti mampu untuk agile dalam menghadapi tantangan. Kinerja positif, baik dari sisi revenue maupun produksi, membuktikan Inalum sanggup menjawab tantangan-tantangan di pasar aluminium domestik dan global.

“Tentu kita masih harus bekerja keras sampai akhir tahun 2022, namun kami optimistis kinerja tahun ini akan positif dari tahun sebelumnya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (18/8/2022).

Danny menyebutkan, pihaknya juga optimistis bisa mempertahankan hasil positif hingga pertengahan 2022.

“Ke depan, kami berharap bisa mempercepat beberapa aksi korporasi strategis perusahaan dalam rangka sinergitas industri aluminium dari hulu ke hilir agar manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya oleh perusahaan, tetapi juga masyarakat dan Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Bendera Merah Putih Berkibar Tandai Peresmian Museum Batu Bara MIND ID di Tanjung Enim

Ilustrasi pekerja di  PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum).
DOK. Humas MIND ID Ilustrasi pekerja di PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum).

Adapun revenue Inalum pada semester I-2022 tidak hanya naik sebesar 34,4 persen dari tahun sebelumnya (yoy), tapi juga lebih tinggi 28,7 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Inalum 2022.

Kenaikan tersebut dipengaruhi harga jual aluminium yang lebih tinggi 27 persen dari perkiraan RKAP.

Hal itu membuat net income perusahaan mencapai lebih tinggi 29,8 persen dari tahun sebelumnya (yoy) atau lebih tinggi dari perkiraan awal tahun.

Sementara itu, aset perusahaan pun meningkat sebagai hasil dari peningkatan revenue dan peningkatan aset tetap akibat revaluasi.

Pertumbuhan itu juga terjadi seiring dengan dilakukannya beberapa aksi strategis perusahaan dalam pengembangan bisnis perusahaan.

Baca juga: Striving for Equality, Nilai Kesetaraan ASEAN Para Games 2022 Sejalan dengan Sustainable Pathway MIND ID

Kinerja positif juga terbukti dalam volume produksi. Inalum memproduksi 114,654 metrik ton aluminium, lebih tinggi dari target RKAP semester I sebesar 113.055 metrik ton.

Dalam kinerja penjualan, perusahaan berhasil membukukan penjualan sebesar 121.967 metrik ton dimana lebih dari 70 persen dijual untuk pemenuhan kebutuhan pasar domestik.

Saat ini, sebagai satu-satunya Grup MIND ID penghasil aluminium, Inalum sedang melakukan beberapa aksi korporasi strategis, antara lain Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung, Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, dan Pembangunan Aluminium Remelt IAA.

Proyek strategis tersebut diharapkan bisa membuat Inalum mampu memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang masih memiliki potensi besar di Indonesia dan Regional.

Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Inalum menghadirkan anak usaha perusahaan bernama Indonesia Aluminium Alloy (IAA), sebagai sumbangsih untuk hilirisasi aluminium.

Baca juga: Sama-sama Ingin Selamatkan Danau Toba, Taman Simalem Resort Dukung Inalum

Pada 2022, IAA melakukan soft commissioning project revamping fasilitas remelt dan pembuatan billet.

Kehadiran IAA diharapkan akan menambah kapasitas produksi billet sampai 50.000 metrik ton per tahun dan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Selain itu, Inalum juga mengedepankan kolaborasi serta sinergi dengan BUMN lain, seperti PLN dalam rangka menciptakan ketersediaan energi.

Sebagai informasi, MIND ID adalah BUMN holding industri pertambangan Indonesia yang beranggotakan PT Antam Tbk, PT Bukit Asam, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.

Baca juga: Pemerintah Restui Pemisahan Inalum dan Mind ID, Ini Target Realisasinya

Terkini Lainnya
Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Kilas Pertambangan
HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

Kilas Pertambangan
Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Kilas Pertambangan
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com