Antam Ikut Bebersih Ciliwung

Kompas.com - 26/06/2019, 18:23 WIB
Kurniasih Budi

Editor


KOMPAS.com - PT Aneka Tambang Tbk ( Antam) ikut mendukung pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia ( MURI) “Bebersih Ciliwung” pada 23 Juni 2019 lalu.

Pemecahan rekor tersebut diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan melibatkan 8.305 orang.

Ribuan orang membersihkan sampah serentak pada 36 titik lokasi di 33 Kecamatan sepanjang 39,6 kilometer (km) Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dari hulu ke hilir.

Aksi bersih sungai dimulai dari Kecamatan Cisarua, Bogor hingga Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Permukiman di Pasar Minggu

Kegiatan itu diikuti oleh pegawai KLHK, pemerintah daerah, masyarakat di sepanjang DAS Ciliwung, Komunitas Peduli Ciliwung, lembaga pendidikan dan Pramuka, serta perusahaan.

Piagam MURI diberikan kepada Siti Nurbaya bersama dengan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan MR Karliansyah, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Mantan Menteri LHK Kabinet Pembangunan zaman Orde Baru Sarwono Kusuma Atmaja.

Dalam keterangan resminya, Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan gerakan komunitas Ciliwung sudah berorientasi ke depan dan mengadopsi adaptasi serta mitigasi perubahan iklim dan sistem tanggap darurat bencana alam.

“Sudah sejak lama masyarakat sudah banyak berinteraksi dengan sungai Ciliwung yang sangat intensif dan saya bergembira saat ini kita bersama-sama melaksanakan kegiatan ini,” kata Siti Nurbaya.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ikut mendukung pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Bebersih Ciliwung, Minggu (23/6/2019)Dok. Humas Kementan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ikut mendukung pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Bebersih Ciliwung, Minggu (23/6/2019)

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, aktivitas dan komunitas merupakan hal penting.

“Dan konsep ekoriparian adalah konsep yang paling tepat bersama masyarakat dalam menjaga Ciliwung,” ujar dia.

Direktur Operasi dan Produksi Antam, Hartono, mengatakan Antam mendukung kegiatan pelestarian lingkungan di Daerah Aliran Sungai Ciliwung sebagai implementasi dari kepedulian perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan.

“Kami terus berkomitmen dan berperan aktif dalam mewujudkan inovasi di bidang lingkungan, khususnya di sekitar wilayah operasi Perusahaan,” kata Hartono dalam pernyataan tertulis, Rabu (26/6/2019).

Sebelumnya, Antam melalui UBP Emas dan UBPP Logam Mulia berpartisipasi juga pada inisiasi Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah dan Ekoriparian Teluk Jambe Citarum pada 2017 dan awal 2019 lalu.

Terkini Lainnya
Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Freeport-Serikat Pekerja Teken PKB Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Keselamatan

Kilas Pertambangan
HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

HUT Ke-59 Freeport: Refleksi untuk Bangkitkan Operasi Aman dan Berkelanjutan

Kilas Pertambangan
Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Karyawan Freeport Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Kilas Pertambangan
Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains-Kemitraan Uncen, Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

Kilas Pertambangan
Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Freeport Raih GeoInnovation Award 2025 dari Esri Indonesia

Kilas Pertambangan
PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

PTBA dan UGM Hadirkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Suburkan Tanah

Kilas Pertambangan
HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

HUT Ke-80 RI, Freeport Wujudkan Pertambangan Tembaga Terintegrasi Terbesar di Dunia

Kilas Pertambangan
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Kilas Pertambangan
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Kilas Pertambangan
Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Perkuat Transisi Energi, PTBA Operasikan PLTS Timah Industri di Kawasan Industri Cilegon

Kilas Pertambangan
PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

PTBA Perkuat Ekonomi Lokal melalui 5 Program Padat Karya Unggulan

Kilas Pertambangan
Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Lewat Program PMT, PTBA Bantu Anak di Muara Enim Pulih dari TBC dan Gizi Buruk

Kilas Pertambangan
Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Freeport Kampanyekan Connecting U, Edukasi soal Pentingnya Tembaga bagi Kehidupan 

Kilas Pertambangan
Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, Bukit Asam Raih 2 Proper Emas 2024

Kilas Pertambangan
FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Kilas Pertambangan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com