Malam Puncak HUT Ke-80 KAI, 8 Dekade Jadi Simbol Kematangan, Ketahanan dan Komitmen

Kompas.com - 30/09/2025, 12:16 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero), Bobby Rasyidin menegaskan bahwa delapan dekade KAI menjadi simbol kematangan, ketahanan, dan komitmen yang terus dijaga.

Hal tersebut dikatakan Bobby Rasyidin dalam acara Malam Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 KAI dengan tema Semakin Melayani di Stasiun BNI City Jakarta, Senin (29/9/2025). Acara ini digelar sehari setelah KAI resmi memasuki usia ke-80 pada 28 September 2025.

Momentum perayaan HUT itu menghadirkan refleksi perjalanan delapan dekade KAI sejak pengambilalihan kantor pusat perkeretaapian di Bandung pada 1945 hingga menjadi perusahaan transportasi modern yang setiap hari melayani jutaan pelanggan.

“Pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dari seluruh pihak, seperti stakeholder, mitra strategis, regulator, pemerintah, dan pelanggan setia. Kolaborasi yang kokoh adalah lokomotif yang mendorong KAI untuk terus bergerak maju," kata Bobby.

"Anda semua adalah bagian integral dari transformasi KAI, menjadi penggerak perjalanan, penggerak harapan, dan kemakmuran Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (29/9/2025).

Baca juga: Rayakan HUT Ke-80, KAI Luncurkan E-Sport Center Pertama di Stasiun Gambir

Bobby menambahkan, bagi KAI, usia ke-80 adalah pijakan untuk masa depan. Apalagi transformasi di KAI telah membawa perusahaan ini ke era baru, dan membuat KAI tidak boleh berhenti berinovasi.

Maka dari itu, kata Bobby, dengan semangat Semakin Melayani, KAI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat aspek keselamatan, dan menghadirkan inovasi berkelanjutan.

"Malam ini kita rayakan hasil kerja keras dan sinergi bersama, bukti bahwa kolaborasi dapat menggerakkan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju,” tegasnya.

Bobby menegaskan bahwa KAI adalah operator transportasi yang berkomitmen untuk tumbuh menjadi world class operator.

Ia mengatakan bahwa perjalanan KAI telah mendorong perusahaan untuk melakukan transformasi  berkelanjutan. Hal ini agar standar layanan kereta api Indonesia memiliki standar internasional.

"KAI ingin menempatkan perkeretaapian Indonesia sebagai tulang punggung konektivitas nasional, penggerak pertumbuhan ekonomi, dan simbol daya saing di kancah global,” ujarnya.

 

Baca juga: HUT Ke-80 KAI, Dirut Bobby Rasyidin: Semakin Melayani untuk Bangsa

Komitmen KAI tersebut turut diperkuat dengan capaian positif indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) yang terus meningkat sejak 2020. Pada Semester I-2025, CSI KAI mencapai 4,52 dari skala 5, tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Pada kesempatan yang sama, Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyat akan bahwa ren CSI konsisten naik dari 4,20 (tahun 2020), 4,34 (tahun 2021), 4,39 (tahun 2022), 4,44 (tahun 2023), hingga 4,50 (tahun2024).

“Skor ini adalah apresiasi dari pelanggan atas konsistensi KAI dalam ketepatan waktu, kebersihan, kenyamanan, serta inovasi digital,” jelas Anne.

Capaian positif itu juga tercermin pada kinerja operasional. Sepanjang 2024, KAI Group melayani 464,14 juta pelanggan dengan tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) 99,77 persen untuk keberangkatan dan 96,05 persen untuk kedatangan. Angka ini menjadi standar baru dalam industri transportasi publik di Indonesia.

Dalam aspek layanan ramah pelanggan, KAI terus menambah loket difabel, guiding block, serta akses kursi roda di stasiun besar.

Baca juga: Cuma Sejam! War Tiket Kereta Rp 80.000 dan Diskon 20 Persen Spesial Ulang Tahun KAI

Di ranah digital, KAI menghadirkan face recognition boarding gate untuk efisiensi antrean, water station guna mengurangi limbah plastik, dan fitur carbon footprint pada aplikasi Access by KAI.

Pada malam puncak HUT ke-80 ekarin, KAI juga meluncurkan fitur terbaru, yakni carbon calculating yang dapat diakses melalui laman https://sustainability.kai.id.

Dari sisi keselamatan, KAI mengoperasikan Command Center terintegrasi, memperluas jangkauan CCTV analitik, dan menegakkan standar operasional ketat.

KAI juga menerima penyerahan sertifikat rail license dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan atas kompetensi sumber daya manusia (SDM) perkeretaapian yang memenuhi standar nasional.

Anne menegaskan bahwa suara pelanggan tetap menjadi pusat perhatian perusahaan. Oleh karena itu, setiap masukan melalui media sosial, call center, maupun interaksi langsung selalu KAI tindak lanjuti.

"Fasilitas sederhana, seperti toilet bersih hingga ruang tunggu ramah keluarga kami pandang sama pentingnya dengan inovasi digital,” ujar Anne.

Baca juga: 11 Lowongan Kerja KAI Properti bagi D4-S1, Ditutup 30 September 2025

Malam Puncak HUT ke-80 KAI menjadi simbol bahwa pelanggan dan stakeholder adalah keluarga besar KAI. Dengan semangat Semakin Melayani, KAI akan terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan layanan transportasi modern, ramah, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com