Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kompas.com - 06/03/2026, 13:59 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan, Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) menghadirkan program pembagian takjil gratis bagi pengguna yang masih beraktivitas di kereta atau stasiun menjelang waktu buka puasa.

Pelaksana Harian Manager of Public Relations LRT Jabodebek Bramantya Candrika mengatakan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih hangat bagi para pengguna selama Ramadhan.

“Ramadhan menjadi momen yang baik untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi para pengguna sekaligus menambah kenyamanan perjalanan selama bulan Ramadhan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: Ramadhan: Saat Mulia untuk Berbagi, Bertumbuh, dan Memberi Dampak

Secara keseluruhan, LRT Jabodebek menyiapkan 3.150 paket takjil berisi pisang dan teh untuk menemani perjalanan para pengguna.

Program pembagian takjil tersebut berlangsung mulai dari 5-13 Maret 2026. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap di 14 stasiun dengan tingkat mobilitas tinggi.

Berikut jadwal lokasi pembagian takjil LRT Jabodebek selama tujuh hari:

  • 5 Maret 2026: Stasiun Jatimulya dan Cawang
  • 6 Maret 2026: Stasiun Kuningan dan Setia Budi
  • 9 Maret 2026: Stasiun Bekasi Barat dan Rasuna Said
  • 10 Maret 2026: Stasiun TMII dan Harjamukti
  • 11 Maret 2026: Stasiun Jatibening Baru dan Pancoran
  • 12 Maret 2026: Stasiun Cikunir 1 dan Cikoko
  • 13 Maret 2026: Stasiun Dukuh Atas dan Halim

Baca juga: Berburu Takjil di Benhil, Merayakan Kebersamaan lewat Kuliner Unik Berbagai Daerah

Ketentuan berbuka di dalam kereta

Selama Ramadhan, LRT Jabodebek menerapkan kebijakan khusus, yaitu pemberian keleluasaan bagi pengguna untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan saat berada di dalam kereta, terhitung sejak waktu maghrib hingga pukul 19.00 WIB.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu pengguna yang masih berada dalam perjalanan untuk berbuka tepat waktu tanpa harus terburu-buru turun di stasiun tertentu.

Meski demikian, LRT Jabodebek mengimbau para pengguna untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya pada tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan demi menjaga kebersihan fasilitas dan kenyamanan bersama.

Melalui program pembagian takjil dan kebijakan berbuka selama Ramadhan, LRT Jabodebek berharap dapat menambah kenyamanan perjalanan sekaligus mempererat kedekatan antara layanan transportasi publik dengan masyarakat.

Baca juga: Penumpang Bisa Buka Puasa di LRT Jabodebek, Simak Aturan Lengkapnya!

Terkini Lainnya
KAI Perkuat Kereta PSO, Buka Akses Ekonomi bagi Petani hingga Pedagang

KAI Perkuat Kereta PSO, Buka Akses Ekonomi bagi Petani hingga Pedagang

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan 39 Trainset Stainless Steel New Generation di Berbagai Relasi Kereta Api

KAI Operasikan 39 Trainset Stainless Steel New Generation di Berbagai Relasi Kereta Api

Kereta Api Indonesia
KA Cikuray Terus Tumbuh, Hubungkan Garut dan Jakarta dengan Tarif Terjangkau

KA Cikuray Terus Tumbuh, Hubungkan Garut dan Jakarta dengan Tarif Terjangkau

Kereta Api Indonesia
KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

KAI Catat 146.399 Pergerakan Pelanggan di Stasiun Blitar, Diprediksi Naik Selama Libur Idul Adha

Kereta Api Indonesia
Penumpang Terus Naik, KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Kereta 12 Rangkaian

Penumpang Terus Naik, KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Kereta 12 Rangkaian

Kereta Api Indonesia
Respons Lonjakan Angkutan Retail, KAI Perkuat Pengembangan Layanan Kereta Barang

Respons Lonjakan Angkutan Retail, KAI Perkuat Pengembangan Layanan Kereta Barang

Kereta Api Indonesia
KAI Targetkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan di 1.638 Perlintasan

KAI Targetkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan di 1.638 Perlintasan

Kereta Api Indonesia
KAI Tanggung Pendidikan Anak dari Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Tanggung Pendidikan Anak dari Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kereta Api Indonesia
KAI Dampingi Korban Insiden Bekasi Timur, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Trauma Healing

KAI Dampingi Korban Insiden Bekasi Timur, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Trauma Healing

Kereta Api Indonesia
Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi, KRL Bekasi–Cikarang Kembali Layani Penumpang

Stasiun Bekasi Timur Resmi Beroperasi, KRL Bekasi–Cikarang Kembali Layani Penumpang

Kereta Api Indonesia
KAI Sampaikan Duka, 7 Orang Tewas dalam Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

KAI Sampaikan Duka, 7 Orang Tewas dalam Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Kereta Api Indonesia
Angkutan Barang KAI Naik 74,2 Persen, Penguatan Logistik Berbasis Rel Didorong

Angkutan Barang KAI Naik 74,2 Persen, Penguatan Logistik Berbasis Rel Didorong

Kereta Api Indonesia
500 Juta Perjalanan per Tahun, KAI Perkuat Sistem Keselamatan demi Jaga Kepercayaan Publik

500 Juta Perjalanan per Tahun, KAI Perkuat Sistem Keselamatan demi Jaga Kepercayaan Publik

Kereta Api Indonesia
KAI Tambah Fasilitas Ramah Perempuan, dari Kursi Khusus hingga 120 Ruang Laktasi

KAI Tambah Fasilitas Ramah Perempuan, dari Kursi Khusus hingga 120 Ruang Laktasi

Kereta Api Indonesia
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Hadirkan Layanan Gerbong Datar dari Banyuwangi ke Sumatera Selatan 

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Hadirkan Layanan Gerbong Datar dari Banyuwangi ke Sumatera Selatan 

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com