Komitmen Ciptakan Inovasi Berkelanjutan, KAI Raih 14 Penghargaan di Ajang TKMPN XXVIII

Kompas.com - 09/12/2024, 14:58 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berhasil meraih 14 penghargaan dalam ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVIII Tahun 2024 yang diselenggarakan pada Senin (2/12/2024) sampai Jumat (6/12/2024) Desember 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center.

Ajang tersebut diadakan oleh PT Wahana Kendali Mutu (PT WKM) bekerja sama dengan Asosiasi Manajemen Mutu & Produktivitas Indonesia (AMMPI).

Adapun 14 penghargaan tersebut terbagi dalam empat penghargaan Diamond, lima Platinum, tiga Gold, satu Silver, dan satu Best Presentation. Tim KAI berkompetisi dengan 2.300 peserta yang terbagi dalam 635 tim dari 227 instansi, yang terdiri dari perusahaan, lembaga pendidikan, dan organisasi.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa penghargaan tersebut menunjukkan komitmen KAI dalam menciptakan inovasi berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan perusahaan yang lebih baik.

Baca juga: Pengelolaan Lahan dan Air Berkelanjutan Perlu Investasi Rp 4,8 Kuadriliun Per Tahun

Selain itu, kata dia, ajang TKMPN memberikan kesempatan bagi KAI untuk mengukur tingkat kematangan inovasi dan belajar dari praktik terbaik perusahaan lain di industri.

“Kami berharap penghargaan ini dapat menginspirasi seluruh unit kerja untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas kerja, serta mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan operasional bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Anne dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/12/2024).

Pada kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa TKMPN adalah wadah yang penting untuk mendemonstrasikan dan mempromosikan keberhasilan serta berbagi pengetahuan dalam peningkatan mutu dan produktivitas.

Ajang tersebut diikuti oleh berbagai perusahaan, baik badan usaha milik negeri (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), maupun perusahaan nasional lainnya, yang menggunakan pendekatan sistem manajemen dalam proyek dan kelompok inovasi mereka.

Baca juga: Dorong Inovasi dan Transformasi, Dirut KAI Diganjar 2 Penghargaan

“Pada ajang ini, penghargaan dibagi dalam lima kategori, yaitu Diamond (tertinggi), Platinum, Gold, Silver, dan Bronze (terendah),” imbuh Anne.

Perolehan penghargaan yang dicapai

Berikut adalah perolehan penghargaan yang dicapai oleh perwakilan Tim Inovator KAI pada ajang TKMPN XXVIII Tahun 2024.

1. Peraih Diamond

Kategori tersebut diraih oleh empat tim KAI, yaitu tim BAT–MAN Kantor Pusat KAI dengan inovasi Menjamin Kelancaran Perjalanan KRL dengan Battery Management System (BAT-MAN) Berbasis SCADA dan IoT di Daop 1 Jakarta Tahun 2024.

Kedua, tim 3 LOGIC 2.0 KAI Divre III Palembang dengan inovasi Meningkatkan Efisiensi Waktu Deteksi Rel Putus Menggunakan Alat Track Line Detector Berbasis Digital di Wilayah Divre III Palembang Tahun 2024.

Baca juga: PO Rosalia Indah Buka Rute dari Pati ke Palembang, Tiket Rp 645.000

Ketiga, CIRCUIT TEAM KAI Commuter dengan inovasi Meningkatkan Kualitas dan Efisiensi Waktu Proses Perawatan Relai untuk Menjaga Keandalan Sarana KRL dengan membuat alat CIRCUiT di Unit Sarana PT KCI Tahun 2024.

Keempat tim WISER KAI Wisata dengan inovasi Meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan Pelanggan melalui Pengembangan Pembayaran Multi Channel pada Aplikasi Smart Locker di Shower & Locker KAI Wisata Tahun 2024.

2. Peraih Platinum

Peraih kategori Platinum, di antaranya tim MP4 Kantor Pusat KAI dengan inovasi Meningkatkan Kehandalan Sistem Pintu Perlintasan Sebidang dengan Engineering Meja Panel Pelayanan Pintu Perlintasan di Seluruh Wilayah PT KAI (Persero).

Kedua, tim KOMPETEN KAI Daop 2 Bandung dengan inovasi Meningkatkan Kompetensi Pekerja Operasional dengan Mobile Learning Kompeten di PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Baca juga: Pimpinan Komisi II Duga Tingkat Partisipasi Pilkada Rendah karena Kandidat Tak Kompeten

Ketiga, tim SMG KAI Divre III Palembang dengan inovasi Menurunkan Waktu Identifikasi Masalah Gangguan Genset dari 180 menjadi 38 Menit dengan menggunakan alat Smart Monitoring Generator Berbasis IoT di Wilayah Divre III Palembang Tahun 2024.

Keempat, tim ESS TOOLS Balai Yasa Yogyakarta KAI dengan inovasi Eliminasi 5 Kali Kerja Ulang pada Perawatan Engine Speed Sensor Governor Elektrik Medha dengan ESS Tool di Golongan Diesel.

Kelima, tim SIIMAK Balai Yasa Surabaya Gubeng KAI dengan inovasi Meningkatkan Efektivitas Implementasi Keselamatan melalui Sistem Informasi Manajemen Keselamatan Kerja dan Lingkungan di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng.

Baca juga: Plt RS UPT Vertikal Surabaya Sebut Stroke Penyebab Nomor 1 Disabilitas, Mulai Dialami Anak Muda

3. Peraih Gold

Peraih kategori Gold, yaitu tim DEPMA KAI Daop 5 Purwokerto dengan inovasi Meningkatkan Efektivitas dan Optimalisasi Uji Laik Pengereman dengan Alat Pendeteksi Tekanan Udara BCMS DEPMA (Brake Cylinder Monitoring System) pada Sarana Gerbong UPT Depo Gerbong Maos Tahun 2024.

Kedua, RAIL CART TEAM KAI Divre III Palembang dengan inovasi Efektivitas Rail Cart with GPS & 360° View sebagai Alat Bantu dan Monitoring Petugas Pemeriksa Jalur.

Ketiga, tim I.N.T.R.O Balai Yasa Yogyakarta KAI dengan inovasi Optimalisasi Sistem pada Proses Revisi Intercooler dengan membuat Intercooler Turning Tool di Golongan Diesel Balai Yasa Yogyakarta.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini 9 Desember 2024 dan Besok : Sore Ini Hujan Ringan

Untuk kategori Silver diraih oleh TEAM SR RMU KAI Services dengan inovasi Kemudahan Pengisian Air ke dalam Water Boiler Tahun 2024.

Terakhir, peraih Best Presentation adalah Aep Saepudin dari Tim KOMPETEN KAI Daop 2 Bandung dengan judul presentasi Meningkatkan Kompetensi Pekerja Operasional dengan Mobile Learning Kompeten di PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Terkini Lainnya
Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Berbagi Kehangatan Selama Ramadhan, LRT Jabodebek Siapkan 3.150 Paket Takjil untuk Pengguna

Kereta Api Indonesia
Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Jalur Rel Jadi Andalan Distribusi, KAI Angkut 42.405 Ton Barang pada Awal 2026

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

Kereta Api Indonesia
Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Hampir 8 Jam Pemulihan, Lintas Rawabuaya–Batuceper Kembali Dibuka Bertahap

Kereta Api Indonesia
Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Imbas Insiden di Poris–Batu Ceper, Layanan KA Bandara Dihentikan Sementara

Kereta Api Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Petani dan Pedagang Jadi Andalan 11.428 Pengguna di Jalur Merak

Kereta Api Indonesia
KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa

KAI Hadirkan Kereta Premium Bernuansa "Heritage", Siap Diuji Coba 2026

Kereta Api Indonesia
Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Menghidupkan Jalur Tertua Nusantara, Visi Strategis KAI dalam Reaktivasi Kedungjati–Tanggung

Kereta Api Indonesia
KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 437 Juta Penumpang pada 2030, KAI Perkuat Sarana dan Prasarana

Kereta Api Indonesia
Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Lintas Selatan

Kereta Api Indonesia
Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Angkutan Lebaran 2026, KAI Siapkan Kapasitas dan Dukung Diskon Tarif 30 Persen

Kereta Api Indonesia
Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Amankan Jalur Utara, KAI Gelar Inspeksi Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia
Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Bukan Sekadar Murah, Kereta Api Bersubsidi Jadi Tulang Punggung Mobilitas Masyarakat

Kereta Api Indonesia
KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

KAI Operasikan Stasiun Jatake, Akses Transportasi Wilayah Barat Kian Luas

Kereta Api Indonesia
Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Angkut 47 Juta Penumpang dengan Emisi Terkendali, KAI Buktikan Kereta Api Lebih Ramah Lingkungan

Kereta Api Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com